Breaking News
light_mode

Keterlambatan Gaji Guru Honorer SMPN 28 Bandar Lampung

  • account_circle karim saputra
  • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
  • print Cetak

Kondisi Tenaga Kerja SMPN 28 Bandar Lampung

Bandar Lampung, Battikpost.site — Enam tenaga kerja di SMPN 28 Bandar Lampung menghadapi nasib memprihatinkan karena di duga tidak menerima gaji selama tiga bulan terakhir. Mereka terdiri dari satu satpam, seorang petugas kebersihan, serta beberapa guru honorer yang menjalankan peran penting dalam kegiatan belajar mengajar.

Informasi yang diterima menyebutkan, keenam pekerja itu berinisial Wn, Ri, Ti, Ir, Ic, dan Af. Kondisi ini menunjukkan betapa sulitnya kesejahteraan tenaga kerja non-ASN yang bergantung pada kebijakan sekolah.

Keterlambatan Gaji dan Penyebabnya

Kepala SMPN 28 Bandar Lampung, Astuti, mengonfirmasi adanya keterlambatan pembayaran gaji saat ditemui pada Kamis (4/9/2025). Ia menjelaskan bahwa sekolah mengandalkan dana komite untuk membayar honor tenaga kerja non-ASN. Namun, sejak larangan pungutan komite berlaku, sekolah tidak lagi memiliki sumber anggaran guna menutupi kebutuhan tersebut.

 “Kami tidak sanggup membayar karena selama ini mengandalkan uang komite. Sementara pemungutan komite sudah dilarang,” ujar Astuti.

Rencana Sementara Pihak Sekolah

Astuti menyampaikan, sebagai langkah darurat, ia berencana mengumpulkan wali murid untuk memberikan sumbangan sukarela. Ia akan menggunakan uang tersebut untuk membayar gaji satpam, petugas kebersihan, dan guru honorer.

 “Kalau tidak ada solusi, bagaimana mereka bisa bertahan? Saya akan meminta sumbangan wali murid agar pembayaran gaji bisa segera diberikan,” jelasnya.

Dampak Bagi Guru Honorer dan Pekerja Sekolah

Situasi ini menyoroti peliknya persoalan kesejahteraan guru honorer dan pekerja sekolah di Bandar Lampung. Mereka memegang peran penting dalam kelancaran aktivitas pendidikan, tetapi mereka justru harus menghadapi keterlambatan upah.

Sekolah tidak memiliki anggaran mandiri untuk membayar tenaga kerja non-ASN. Selain itu, kebijakan larangan pungutan komite membuat ruang gerak sekolah semakin terbatas. Akibatnya, pekerja honorer menanggung beban paling berat karena gaji mereka tidak cair tepat waktu.

Harapan Pekerja dan Solusi Pemerintah

Masyarakat berharap Dinas Pendidikan dan pemerintah daerah segera menanggapi persoalan ini. Jika pemerintah tidak bergerak cepat, masalah serupa bisa menimpa sekolah lain yang juga bergantung pada dana komite.

Para pekerja SMPN 28 Bandar Lampung pun terus berharap sekolah membayar hak mereka dalam waktu dekat.

 “Kami bekerja untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Kalau gaji telat tiga bulan, sangat berat buat kami,” ungkap salah satu pekerja.

Kasus SMPN 28 menggambarkan betapa sulitnya kehidupan guru honorer dan pekerja sekolah di tengah keterbatasan sistem pembiayaan pendidikan. (Karim).

  • Penulis: karim saputra

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Rendam Negeri Olok Gading, Warga Minta Solusi Cepat

    Banjir Rendam Negeri Olok Gading, Warga Minta Solusi Cepat

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Bandar Lampung — Banjir merendam Kampung Negeri Olok Gading, Kecamatan Teluk Betung Barat, Bandar Lampung, setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak pukul 11.00 WIB. Genangan air mencapai lutut warga dan masuk ke rumah-rumah. Warga meminta pemerintah segera bertindak mengatasi persoalan drainase yang sudah bertahun-tahun dikeluhkan. Hujan deras yang mengguyur sejak pukul 11 siang […]

  • Diduga Ada Pemotongan Dana PIP di MTs As-Salam, Wali Murid Minta Pemerintah Bertindak

    Diduga Ada Pemotongan Dana PIP di MTs As-Salam, Wali Murid Minta Pemerintah Bertindak

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Orang Tua Siswa Ungkap Dugaan Pemotongan Lampung Selatan, Battikpost.site – Dugaan pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di MTs As-Salam, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan, memicu keresahan para orang tua murid. Mereka menilai bantuan pendidikan dari pemerintah tidak diterima secara utuh oleh siswa penerima manfaat. Sejumlah wali murid menyampaikan bahwa pihak sekolah memotong dana […]

  • Gubernur Lampung Ajak Kolaborasi Jaga Kondusivitas Ramadan

    Gubernur Lampung Ajak Kolaborasi Jaga Kondusivitas Ramadan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Gubernur Lampung mengajak seluruh elemen daerah memperkuat kolaborasi demi menjaga kondusivitas Ramadan Lampung. Ajakan itu muncul dalam silaturahmi bersama Forkopimda, akademisi, tokoh agama, ormas, dan serikat buruh di Markas Polda Lampung, Lampung Selatan, Selasa. Silaturahmi Perkuat Sinergi Selama Ramadan Lampung, Battikpost.site — Rahmat Mirzani Djausal menghadiri kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama di Markas Kepolisian […]

  • MK Ketok Palu: SD hingga SMP Swasta dan Negeri Wajib Gratis

    MK Ketok Palu: SD hingga SMP Swasta dan Negeri Wajib Gratis

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) resmi mengubah arah kebijakan pendidikan nasional. Lewat putusan perkara Nomor 3/PUU-XXII/2024, MK mewajibkan pemerintah menanggung biaya pendidikan dasar 9 tahun tanpa membedakan sekolah negeri atau swasta. Putusan ini menjawab gugatan atas Pasal 34 ayat (2) UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas). Ketua MK Suhartoyo […]

  • Bhayangkara Presisi FC Resmi Bermarkas di Lampung untuk Liga 1 2025

    Bhayangkara Presisi FC Resmi Bermarkas di Lampung untuk Liga 1 2025

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Jakarta– Bhayangkara Presisi FC resmi memilih Provinsi Lampung sebagai markas barunya untuk mengarungi kompetisi Liga 1 musim 2025. Pengumuman ini disampaikan dalam acara peluncuran tim yang berlangsung di Jakarta pada Selasa, 22 April 2025. Kepindahan ini disambut antusias oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menyampaikan rasa bangga atas keputusan Bhayangkara […]

  • Kabar Baik untuk Emak-emak, Mentan Amran: Beras SPHP Rusak Bisa Ditukar ke Bulog

    Kabar Baik untuk Emak-emak, Mentan Amran: Beras SPHP Rusak Bisa Ditukar ke Bulog

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

    Jakarta, BattikPost Site – Kabar baik datang bagi para ibu rumah tangga yang kerap membeli beras subsidi atau Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan, masyarakat bisa menukarkan beras SPHP yang ditemukan rusak atau berkualitas buruk ke Perum Bulog, tanpa dipungut biaya. Amran menyampaikan hal tersebut dalam acara Gerakan […]

expand_less