Breaking News
light_mode

Dana Desa Bandar Negeri Diduga Dikorupsi : Tanda Tangan Dipalsukan, Proyek Fiktif Terbongkar !

  • account_circle Editor
  • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
  • print Cetak

Lampung Timur, BATTIK MEDIA, Dugaan korupsi Dana Desa (DD) di Desa Bandar Negeri, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, mencuat, Jum’at (31/1/2025).

Warga setempat menuding anggaran desa tidak digunakan sebagaimana mestinya, bahkan ada indikasi pemalsuan tanda tangan dan proyek fiktif.

Pada tahun anggaran 2024, pembangunan fisik di tiap dusun tidak terealisasi. Pemdes Bandar Negeri hanya memusatkan pembangunan pada satu titik, yaitu penimbunan jalan dan pembangunan Talud Penahan Tanah (TPT) menuju Pantai Cemara Indah.

Hal ini menimbulkan kecurigaan karena pantai tersebut dikelola oleh investor, bukan oleh desa. Selain itu, di lokasi yang sama juga terdapat proyek toilet umum dari Perusahaan Gas Negara (PGN) serta pembangunan aspal hotmix.

  • Program Ketahanan Pangan Diduga Fiktif, Tanda Tangan Dipalsukan

Tidak hanya di tahun 2024, dugaan penyimpangan juga terjadi dalam program ketahanan pangan tahun 2023.

Pemdes Bandar Negeri mengalokasikan anggaran untuk 50 petani tambak, masing-masing mendapatkan 2.000 ekor bibit ikan bandeng. Namun, beberapa warga mengaku tidak pernah menerima bantuan tersebut, bahkan tanda tangan mereka dalam daftar penerima diduga dipalsukan.

Foto Ist : Tanda Tangan Warga Diduga Dipalsukan.

Seorang warga berinisial JK merasa kecewa setelah mengetahui namanya ada dalam daftar penerima bantuan, tetapi ia tidak pernah menerima bibit ikan bandeng yang dijanjikan.

” Benar itu NIK saya, tapi saya tidak pernah menerima 2.000 ekor bibit ikan bandeng. Apalagi tanda tangan saya dipalsukan. Saya akan menindaklanjuti ini,” ujar JK, dikutip dari newssantikorupsi.com.

Sumber lain yang enggan disebutkan namanya juga menyampaikan hal serupa.

” Saya tidak pernah menerima bantuan, tetapi nama saya ada di daftar dan tanda tangan saya dipalsukan. Kalau begini, bisa saja anggaran itu fiktif,” ungkapnya.

Mendengar kejadian ini, sekelompok petani yang masuk daftar penerima bantuan siap membuat pernyataan tertulis di atas materai bahwa mereka tidak pernah menerima bibit ikan bandeng tersebut.

  • Sekdes Mengeluh, Kades Menghilang

Sekretaris Desa (Sekdes) Bandar Negeri, Suryadi, membenarkan adanya program bantuan bibit ikan bandeng. Namun, ia tidak mengetahui secara pasti jumlah penerima dan bahkan tidak mengingat satu pun nama penerima bantuan.

” Saya ini heran dengan Pak Kades Triono. Setiap ada media dan LSM, saya yang disuruh hadapi. Kalau memang tidak salah, kenapa takut? Kita sebagai bawahan jadi serba salah,” keluhnya.

Saat hendak dikonfirmasi terkait dugaan korupsi ini, Kepala Desa Bandar Negeri, H. Triono, tidak berada di kediamannya dan sulit dihubungi.

  • Melanggar Undang-Undang Apa?

Jika dugaan korupsi ini terbukti, maka Kepala Desa Bandar Negeri dan pihak terkait bisa dijerat dengan beberapa pasal dalam peraturan perundang-undangan Indonesia:

1. UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

Pasal 2 Ayat (1): Setiap orang yang secara melawan hukum memperkaya diri sendiri atau orang lain yang merugikan keuangan negara dipidana penjara seumur hidup atau pidana paling singkat 4 tahun dan denda Rp 200 juta – Rp 1 miliar.

Pasal 3 : Penyalahgunaan wewenang yang merugikan keuangan negara dapat dipidana maksimal 20 tahun dan denda Rp 1 miliar.

2. Pasal 263 KUHP tentang Pemalsuan Dokumen

Jika terbukti memalsukan tanda tangan penerima bantuan, bisa dikenakan ancaman pidana maksimal 6 tahun penjara.

3. UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa

Pasal 72 dan Pasal 74: Mengatur penggunaan Dana Desa yang wajib transparan dan untuk kepentingan masyarakat. Jika digunakan untuk kepentingan pribadi atau pihak lain, bisa dikenakan sanksi hukum.

Dugaan korupsi Dana Desa Bandar Negeri ini semakin kuat dengan adanya bukti pemalsuan tanda tangan dan program yang tidak terealisasi.

Warga kini menuntut transparansi dan meminta aparat penegak hukum turun tangan untuk mengusut tuntas kasus ini. (Redaksi).

  • Penulis: Editor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Lampung dan Bakrie Amanah Sepakat Kelola Masjid Raya Al-Bakrie

    Pemprov Lampung dan Bakrie Amanah Sepakat Kelola Masjid Raya Al-Bakrie

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dan Bakrie Amanah menyepakati kerja sama untuk mengelola Masjid Raya Al-Bakrie. Kesepakatan tersebut muncul dalam rapat resmi di Ballroom Masjid Raya Al-Bakrie yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan. Sinergi Pemprov dan Bakrie Amanah Bandar Lampung, Battikpost.site — Dalam forum itu, Marindo menyampaikan apresiasi kepada keluarga Bakrie yang telah […]

  • Kebut Perbaikan Jalan Rusak, Gubernur Mirza Temui Menteri PUPR dan Wagub Jihan Ground Breaking di Lampung Tengah

    Kebut Perbaikan Jalan Rusak, Gubernur Mirza Temui Menteri PUPR dan Wagub Jihan Ground Breaking di Lampung Tengah

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Jakarta, 20 Maret 2025 — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal didampingi Ketua MPR RI Ahmad Muzani bertemu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Dody Hanggodo, di Jakarta, Rabu (19/3/2025). Pertemuan ini membahas percepatan perbaikan jalan rusak di Provinsi Lampung. Serta meminta dukungan lanjutan pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur jalan nasional, provinsi, dan […]

  • Polisi Survei Jalur Mudik Lampung Selatan Jelang Operasi Ketupat 2026

    Polisi Survei Jalur Mudik Lampung Selatan Jelang Operasi Ketupat 2026

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Polisi melakukan survei jalur mudik Lampung Selatan menjelang Operasi Ketupat 2026 pada 21 Februari 2026. Tim Satlantas Polres memeriksa lintas tengah, lintas timur, serta buffer zone. Kegiatan ini memetakan potensi kerawanan arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah. Persiapan Awal Operasi Ketupat 2026 Lampung Selatan, Battikpost.site — Jajaran Satuan Lalu Lintas Polres di Lampung Selatan memulai […]

  • Warga Merbau Mataram Perbaiki Jembatan Rusak Dengan Dana Pribadi

    Warga Merbau Mataram Perbaiki Jembatan Rusak Dengan Dana Pribadi

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Warga Karang Raja Bergerak Perbaiki Jembatan Rusak Sejak 2017 Lampung Selatan, Battikpost.site — Warga Desa Karang Raja, Kecamatan Merbau Mataram, memperbaiki jembatan rusak parah secara mandiri menggunakan dana pribadi. Langkah ini memicu sorotan publik dan menjadi simbol kekecewaan terhadap Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang dinilai abai terhadap perbaikan infrastruktur penting. Kerusakan jembatan tersebut telah berlangsung […]

  • Merawat Warisan Ulama: Haul Ke-7 KH Ahmad Shodiq Digelar di Pondok Darussalamah Lampung Timur

    Merawat Warisan Ulama: Haul Ke-7 KH Ahmad Shodiq Digelar di Pondok Darussalamah Lampung Timur

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Lampung Timur, — Pondok Pesantren Darussalamah Braja Dewa, Lampung Timur, siap menjadi pusat pelaksanaan Haul ke-7 Almarhum As-Syaikh Al-Mursyid Al-Maghfurlah KH. Ahmad Shodiq pada Senin, 28 April 2025 M / 29 Syawal 1446. Haul ini bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan ajang silaturahmi, memperkuat ukhuwah, serta memperdalam nilai spiritual dalam kehidupan jamaah dan masyarakat. Selain […]

  • Efisiensi Anggaran Retret Kepala Daerah, Ateng Sutisna Usulkan Kombinasi APBN-APBD

    Efisiensi Anggaran Retret Kepala Daerah, Ateng Sutisna Usulkan Kombinasi APBN-APBD

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Jakarta – Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS, Ateng Sutisna, menegaskan bahwa retret bagi kepala daerah terpilih periode 2025-2030 tetap perlu dilaksanakan. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk menyelaraskan visi pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah. Namun, Ateng menekankan bahwa anggaran retret harus dikelola dengan lebih efisien. Ia mengusulkan agar pendanaannya tidak hanya […]

expand_less