Kecelakaan Fuso dan Motor di Imam Bonjol Berakhir Damai
- account_circle Karim Saputra
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Kecelakaan Fuso dan Motor di Imam Bonjol terjadi di depan Gang Blora, Kecamatan Langkapura, Bandar Lampung. Bhabinkamtibmas Kelurahan Kemiling Raya memediasi kedua pihak, Selasa 21 Juli 2026. Musyawarah berlangsung kondusif hingga pengemudi truk dan korban sepakat menyelesaikan perkara secara kekeluargaan.
Bhabinkamtibmas Tangani Kecelakaan di Jalan Imam Bonjol
Bandar Lampung, Battikpost.site – Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk Fuso dan sepeda motor terjadi di Jalan Imam Bonjol. Lokasi kejadian berada di depan Gang Blora, Kecamatan Langkapura, Bandar Lampung, Selasa 21Juli 2026.
Aparat kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan warga. Bhabinkamtibmas Kelurahan Kemiling Raya memfasilitasi mediasi hingga kedua pihak mencapai kesepakatan damai.
Baca Juga Terbaru
Berdasarkan informasi di lapangan, Romli mengendarai sepeda motor Honda BeAT hitam bernomor polisi BE 2472 ACY. Saat itu, Romli membonceng anaknya, Yanti.
Pada waktu yang sama, Suyanto mengemudikan truk Fuso bernomor polisi BE 8358 ADU. Kedua kendaraan kemudian terlibat kecelakaan di ruas jalan tersebut.
Saksi mata bernama Agus menjelaskan kronologi kejadian. Truk Fuso melaju di Jalan Imam Bonjol menuju lokasi kejadian.
Saat melintas di depan Gang Blora, bagian belakang bak truk mengenai sepeda motor. Benturan itu membuat pengendara kehilangan keseimbangan lalu terjatuh ke sisi jalan.
“Korban langsung terjatuh setelah motor terserempet bagian belakang truk. Kami yang berada di lokasi langsung memberikan pertolongan,” ujar Agus.
Warga sekitar segera membantu korban setelah kecelakaan terjadi. Mereka memastikan korban memperoleh pertolongan secepat mungkin.
Mediasi Berlangsung Kondusif
Truk Fuso sempat melanjutkan perjalanan setelah insiden berlangsung. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Kemiling Raya, Aiptu Gufron, langsung merespons laporan tersebut. Ia mengejar truk Fuso dan menghentikannya untuk meminta keterangan pengemudi.
Proses penghentian sempat memicu adu argumen. Namun, Aiptu Gufron segera menenangkan situasi dengan memberikan penjelasan kepada seluruh pihak.
Pendekatan persuasif membuat suasana kembali kondusif. Pengemudi truk akhirnya bersedia menemui korban untuk bermusyawarah.
Aiptu Gufron memfasilitasi proses mediasi antara kedua belah pihak. Musyawarah berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan.
Korban dan pengemudi truk akhirnya mencapai kesepakatan bersama. Mereka memilih menyelesaikan persoalan tanpa melanjutkan ke proses hukum.
Keputusan tersebut mengakhiri perselisihan yang sempat muncul setelah kecelakaan. Kedua pihak menerima hasil musyawarah dengan baik.
Warga Apresiasi Langkah Kepolisian
Warga sekitar memberikan apresiasi atas tindakan cepat kepolisian. Mereka menilai kehadiran Bhabinkamtibmas membantu menjaga keamanan dan ketertiban.
Masyarakat juga menilai mediasi mampu meredam potensi konflik. Pendekatan tersebut menghadirkan solusi yang mengedepankan musyawarah.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan. Setiap pengendara perlu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.
Pengemudi kendaraan besar harus memperhatikan area titik buta. Mereka juga perlu memastikan kondisi sekitar sebelum bermanuver.
Pengendara sepeda motor juga perlu menjaga jarak aman. Langkah tersebut dapat mengurangi risiko kecelakaan saat berada di dekat kendaraan bertonase besar.
Kecelakaan Fuso dan Motor di Imam Bonjol menjadi pelajaran penting bagi semua pengguna jalan. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan sikap saling menghormati di jalan dapat membantu menekan angka kecelakaan serta menjaga keselamatan bersama.
- Penulis: Karim Saputra




