Breaking News
light_mode

Kevin Diks Berbagi Kisah Pahit dalam Karier Sepak Bola, Dari Fiorentina ke FC Copenhagen

  • account_circle een1978
  • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
  • print Cetak

Kevin Diks, bek asal Indonesia yang kini memperkuat FC Copenhagen, baru-baru ini mengungkapkan kisah perjalanan karier sepak bolanya yang penuh tantangan. Diks menceritakan pengalaman pahitnya selama bermain di Serie A bersama Fiorentina dan Empoli yang membentuk jalannya menuju kesuksesan saat ini.

Karier Menjanjikan yang Tak Sesuai Harapan di Fiorentina

Kevin Diks bergabung dengan Fiorentina pada musim panas 2016 dengan biaya transfer yang cukup besar, yakni 2,9 juta euro (sekitar Rp50 miliar). Namun, kariernya di Serie A tidak berjalan mulus. Meskipun dipinjamkan ke beberapa klub, seperti Vitesse, Feyenoord, Empoli, dan Aarhus GF, Diks kesulitan untuk mendapatkan waktu bermain reguler.

Selama empat tahun di Fiorentina, Diks hanya tampil dua kali di Serie A, yakni saat melawan Cagliari dan Napoli pada musim 2016/17. Kondisi ini membuat Diks merasa terasing, terutama karena kurangnya dukungan dari klub.

Pahitnya Pengalaman di Empoli: Cedera dan Kehilangan Kepercayaan

Setelah dipinjamkan ke Empoli, Diks menghadapi tantangan besar lainnya. Meski sempat merasa pulih dari cedera, ia tetap kesulitan untuk menembus skuad utama. Diks mengungkapkan bahwa ia tidak mendapatkan perawatan medis yang memadai, bahkan merasa diabaikan oleh klub. Perasaan tidak dihargai ini semakin diperburuk dengan ketidakpastian gaji dan fasilitas yang buruk.

Pada titik tertentu, Diks merasa sangat frustrasi dan memutuskan untuk mengambil langkah berani dengan pergi ke Belgia. Di sana, ia menjalani rehabilitasi dengan fisioterapisnya sendiri, meski semua biaya ditanggung pribadi. Langkah mandiri ini menunjukkan betapa besar perjuangan Diks untuk melanjutkan karier profesionalnya.

Membangun Kembali Semangat di FC Copenhagen

Setelah melewati banyak rintangan, Kevin Diks akhirnya menemukan kembali gairahnya di dunia sepak bola bersama FC Copenhagen. Kini, Diks telah kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya dan menjadi pemain penting di tim. Pengalaman pahit yang dialaminya di Italia memberikan pelajaran berharga tentang ketahanan mental dan pentingnya keberanian dalam menghadapi tantangan.

  • Penulis: een1978

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Bandar Lampung Resmikan JPO Siger Milenial, Tingkatkan Keamanan Pejalan Kaki

    Wali Kota Bandar Lampung Resmikan JPO Siger Milenial, Tingkatkan Keamanan Pejalan Kaki

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Bandar Lampung,Battik Media, – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, meresmikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Siger Milenial pada Jumat (14/2). JPO yang menghubungkan Masjid Agung Al Furqon dengan gedung parkir Pemerintah Kota Bandar Lampung ini dibangun dengan tujuan meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi pejalan kaki di kawasan tersebut. Peresmian ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, […]

  • Proyek Barrier TNWK Rp839 Miliar Disorot, Anggaran Diminta Transparan

    Proyek Barrier TNWK Rp839 Miliar Disorot, Anggaran Diminta Transparan

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    Proyek barrier TNWK senilai Rp839 miliar mendapat sorotan dari JMSI Lampung. Pembangunan pagar, tanggul, dan jalan beton sepanjang 138 kilometer berlangsung di kawasan Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur. Proyek Barrier TNWK Membentang 138 Kilometer Lampung Timur, Battikpost.site — Pemerintah Pusat mengalokasikan anggaran sekitar Rp839 miliar untuk pembangunan barrier di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), […]

  • Muhammad Natsir: Menteri dengan Kemeja Penuh Tambalan, Simbol Kesederhanaan Sejati

    Muhammad Natsir: Menteri dengan Kemeja Penuh Tambalan, Simbol Kesederhanaan Sejati

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle een1978
    • 0Komentar

    Battikpost, – Dalam sejarah Indonesia, banyak tokoh yang dikenal karena kepemimpinan dan perjuangannya. Namun, hanya sedikit yang tetap dikenang karena kesederhanaan dan integritas mereka. Salah satu di antaranya adalah Muhammad Natsir, mantan Perdana Menteri Indonesia yang dikenal bukan hanya karena kepiawaiannya dalam politik, tetapi juga karena gaya hidupnya yang bersahaja—termasuk kemeja penuh tambalan yang ia […]

  • Proyek Jalan di Lampung Selatan Diduga Bermasalah, Uji Core Drill Tanpa Pengawas

    Proyek Jalan di Lampung Selatan Diduga Bermasalah, Uji Core Drill Tanpa Pengawas

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Uji Core Drill Tanpa Pendampingan Teknis Lampung Selatan,Battikpost.site — Warga menyoroti lemahnya pengawasan proyek setelah pelaksanaan uji core drill tidak disertai pendampingan dari petugas teknis Dinas PUPR. Padahal, SNI 03-1737-1989 mewajibkan pengawasan langsung sebagai kontrol mutu setiap proyek jalan. Seorang petugas dari Coredril Saburai mengaku heran karena tidak ada pejabat dinas saat pengujian dilakukan. “Kami […]

  • Petani Lampung Beralih ke Jagung, Pemprov Dorong Swasembada

    Petani Lampung Beralih ke Jagung, Pemprov Dorong Swasembada

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Petani Lampung beralih ke jagung sebagai langkah mendukung program Swasembada Pangan 2025. Pemerintah Provinsi Lampung bersama Polda Lampung mempercepat migrasi dari singkong ke jagung demi meningkatkan kesejahteraan petani dan menjaga ketahanan pangan daerah. Pemprov dan Polda Lampung Perkuat Kolaborasi Lampung Selatan, Battikpost.site – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika serta […]

  • Fajar/Fikri Berpeluang Jadi Ganda Permanen, Ini Syarat dari Pelatih PBSI

    Fajar/Fikri Berpeluang Jadi Ganda Permanen, Ini Syarat dari Pelatih PBSI

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

      Jakarta, Battik Post – Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri membuka peluang besar untuk menjadi pasangan permanen di sektor ganda putra Pelatnas PBSI. Namun, peluang itu masih tergantung pada konsistensi penampilan mereka dalam beberapa turnamen mendatang. Pelatih kepala ganda putra Pelatnas, Antonius Budi Ariantho, menegaskan bahwa keputusan final belum akan diambil dalam waktu dekat. […]

expand_less