Breaking News
light_mode

“Enrique Maluku: Orang Indonesia Pertama yang Mengelilingi Dunia”

  • account_circle een1978
  • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
  • print Cetak

Battik Media, Dalam sejarah dunia, nama Ferdinand Magellan sering disebut sebagai orang pertama yang mengelilingi bumi. Namun, ada satu sosok yang sering luput dari perhatian yaitu Enrique Maluku. Pria asal Ambon ini sebenarnya telah menyelesaikan perjalanan mengelilingi dunia lebih dulu dibandingkan Magellan.

Jejak Enrique: Dari Ambon ke Dunia

Enrique lahir di Ambon dan sejak kecil sudah akrab dengan laut. Pada usia 10 tahun, ia sudah bekerja di kapal dagang yang mengangkut pala dari Banda Neira dan cengkeh dari Ambon. Perjalanan dagang ini membawanya berkelana ke berbagai wilayah Nusantara, termasuk Palembang, Jawa, dan Bugis. Di sana, ia menguasai berbagai bahasa setempat.

Petualangannya berlanjut ke Malaka, pusat perdagangan yang telah dikuasai Portugis. Di sinilah ia bertemu Ferdinand Magellan, seorang pelaut Portugis yang melihat potensi besar dalam diri Enrique. Magellan merekrutnya sebagai penerjemah dan asisten pribadi, mengingat Enrique menguasai bahasa Melayu, Portugis, dan Spanyol, keterampilan yang sangat berharga untuk ekspedisi ke Timur.

Bersama Magellan Menuju Rute Baru

Magellan awalnya mengusulkan misi pelayaran ke Maluku melalui jalur barat kepada Raja Manuel I dari Portugis, tetapi ditolak. Ia pun beralih ke Spanyol dan meyakinkan Raja Charles I untuk mendukung ekspedisinya. Dalam pertemuan itu, Enrique menjadi kunci penting karena pengetahuannya tentang kepulauan Nusantara.

Akhirnya, pada 10 Agustus 1519, lima kapal berangkat dari Spanyol. Mereka melintasi Samudra Atlantik, menyusuri pantai Amerika Selatan, dan menemukan Selat Magellan yang membuka jalan ke Samudra Pasifik. Setelah perjalanan panjang, mereka tiba di Filipina pada 7 April 1521.

Enrique: Orang Pertama yang Mengelilingi Dunia?

Saat tiba di Cebu, Enrique sebenarnya telah menyelesaikan perjalanan mengelilingi dunia. Ia berangkat dari Nusantara, melintasi samudra dan benua, lalu kembali ke wilayah yang bahasanya masih bisa ia mengerti. Artinya, Enrique telah melengkapi satu putaran penuh sebelum Magellan, yang tewas dalam pertempuran di Mactan pada 27 April 1521.

Setelah kematian Magellan, Enrique menghilang dari catatan sejarah. Ada yang menyebut ia dibunuh dalam intrik politik, ada pula yang percaya ia berhasil melarikan diri dan kembali ke Nusantara.

Peninggalan Enrique dalam Sejarah

Kisah Enrique didokumentasikan oleh Antonio Pigafetta, salah satu dari sedikit awak kapal yang selamat dalam ekspedisi Magellan. Catatan Pigafetta menunjukkan banyak kosakata Melayu, membuktikan betapa pentingnya peran Enrique dalam perjalanan ini.

Sejarawan Maximilianus Transylvanus juga mencatat kisah ini dalam bukunya De Moluccis Insulis (1523). Sayangnya, sejarah lebih banyak mengenang Magellan dan mengabaikan Enrique, meskipun ia adalah pelaut pertama yang benar-benar mengelilingi dunia.

Mengangkat Kembali Nama Enrique Maluku

Hari ini, semakin banyak sejarawan yang mulai mengakui bahwa Enrique Maluku layak disebut sebagai orang pertama yang mengelilingi bumi. Perjalanannya membuktikan bahwa pelaut Nusantara memiliki peran besar dalam sejarah dunia. Enrique bukan hanya seorang penerjemah, tetapi juga seorang petualang sejati yang jejaknya patut dikenang.

Sumber:
Buku Pengeliling Bumi Pertama adalah Orang Indonesia, Enrique Maluku (Helmi Yahya & Reinhard R. Tawas, 2014).(Red)

  • Penulis: een1978

Rekomendasi Untuk Anda

  • TVRI Lampung dan Pemprov Lampung Gelar Gerakan Pangan Murah

    TVRI Lampung dan Pemprov Lampung Gelar Gerakan Pangan Murah

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    TVRI Lampung Bersama Pemprov Lampung Gelar Gerakan Pangan Murah LAMPUNG SELATAN, Battikpost.site – Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Televisi Republik Indonesia (TVRI) Stasiun Lampung berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Gerakan Pangan Murah serentak di 32 titik TVRI Pusat dan Daerah. Salah satu pelaksanaan kegiatan ini berlangsung di Kantor TVRI Stasiun Lampung, Way Hui, Lampung Selatan, […]

  • Maxim Klarifikasi Kebijakan THR bagi Mitra Pengemudi

    Maxim Klarifikasi Kebijakan THR bagi Mitra Pengemudi

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Jakarta – Maxim Indonesia secara resmi menyatakan tidak akan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada mitra pengemudinya. Keputusan ini didasarkan pada status hukum kemitraan serta pertimbangan finansial perusahaan dalam menghadapi dinamika ekonomi saat ini. Spesialis Humas Maxim Indonesia, Yuan Ifdal Khoir, menjelaskan bahwa pemberian THR tidak memiliki dasar hukum dalam hubungan antara perusahaan dan […]

  • Paradoks Stok Beras: Klaim Surplus 9,3 Juta Ton, Harga di Pasar Justru Meroket

    Paradoks Stok Beras: Klaim Surplus 9,3 Juta Ton, Harga di Pasar Justru Meroket

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

      JAKARTA, BattikPost Site – Pasar beras di Indonesia tengah menghadapi anomali. Pemerintah mengklaim akan terjadi surplus beras nasional hingga 9,3 juta ton pada akhir 2025. Bahkan, di pertengahan tahun ini surplus tercatat sebesar 3,6 juta ton. Namun kenyataannya, harga beras di pasar justru melonjak tajam, sementara rak-rak di ritel modern banyak yang kosong. Stok […]

  • Mourinho Menangis Saat Kenang Jorge Costa: “Bagian dari Sejarah Saya Telah Berlalu”

    Mourinho Menangis Saat Kenang Jorge Costa: “Bagian dari Sejarah Saya Telah Berlalu”

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

    Berikut versi berita yang lebih mengalir, emosional, dan cocok untuk menarik minat pembaca, sekaligus mengoptimalkan SEO hijau: Mourinho Menangis Saat Kenang Jorge Costa: “Bagian dari Sejarah Saya Telah Berlalu” Istanbul Battik Post– Kabar duka datang dari dunia sepakbola. Mantan kapten FC Porto, Jorge Costa, meninggal dunia pada usia 53 tahun akibat serangan jantung. Kepergian sang […]

  • Realisasi Dana Desa Tiyuh Panca Marga 2025 Fokus Infrastruktur dan Pemberdayaan

    Realisasi Dana Desa Tiyuh Panca Marga 2025 Fokus Infrastruktur dan Pemberdayaan

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, Battikpost.site– Pemerintah Tiyuh Panca Marga, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Tulang Bawang Barat, merealisasikan Dana Desa 2025 dengan fokus pada pembangunan infrastruktur serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kepalo Tiyuh Panca Marga, Asmadi, menegaskan bahwa dana desa tahun ini pemerintah arahkan untuk pembangunan sarana umum, sanitasi, serta penguatan ekonomi tiyuh melalui Badan Usaha Milik Tiyuh […]

  • Pemprov Lampung Dorong Kolaborasi untuk Kebangkitan Ekonomi Kelautan dan Perikanan di Provinsi Lampung

    Pemprov Lampung Dorong Kolaborasi untuk Kebangkitan Ekonomi Kelautan dan Perikanan di Provinsi Lampung

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Bandar Lampung — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal dorong pemerintah menjadi kolaborator dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung. “Pemerintah harus sebagai kolaborator terhadap semua pihak yang bisa menyelesaikan masalah-masalah di provinsi kita. Bagaimana kita menggabungkan semua pihak swasta agar mampu mendorong pertumbuhan, mendorong peningkatan ekonomi kita termasuk di sektor kelautan dan perikanan,” ucap […]

expand_less