Breaking News
light_mode

SPMB Bandar Lampung Disorot, Calon Siswa Gagal Lolos Jalur Domisili

  • account_circle Admin
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

Pelaksanaan SPMB Bandar Lampung kembali menjadi sorotan. Sejumlah orang tua mempertanyakan proses verifikasi jalur domisili setelah beberapa calon siswa gagal lolos seleksi, meski tempat tinggal mereka berada sangat dekat dengan sekolah tujuan pada penerimaan tahun ajaran 2026.


Keluarga Pertanyakan Hasil Seleksi Jalur Domisili

Bandar Lampung, Battikpost.site — Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kota Bandar Lampung kembali memunculkan keluhan dari masyarakat. Salah satu keluarga mempertanyakan hasil seleksi jalur domisili di SMP Negeri 19 Bandar Lampung.

Calon siswa yang menjadi peserta seleksi diketahui tinggal sangat dekat dengan sekolah tersebut. Rumahnya berada tepat di seberang sekolah dengan jarak sekitar 20 meter.

Kondisi itu membuat pihak keluarga mempertanyakan proses verifikasi data domisili selama tahapan seleksi berlangsung.

Paman calon siswa, Feri, menjelaskan bahwa keponakannya sengaja menunda sekolah selama satu tahun. Keputusan itu mereka ambil setelah calon siswa gagal diterima pada tahun ajaran sebelumnya.

Ini, kita coba masuk lewat jalur domisili karena kan rumahnya memang dekat sama sekolahan,” kata Feri, Kamis (9/7/2026).

Feri menjelaskan bahwa keluarga kembali mendaftarkan keponakannya melalui jalur domisili pada SPMB tahun ini.

Namun, hasil seleksi kembali menunjukkan bahwa keponakannya tidak diterima di SMP Negeri 19 Bandar Lampung.

Tahun lalu dia daftar jalur afirmasi, tetapi datanya ditolak. Tahun ini daftar lagi lewat jalur domisili, hasilnya tetap tidak diterima,” ujarnya.

Verifikasi Data Menjadi Sorotan

Feri menilai persoalan utama tidak berkaitan dengan kuota penerimaan. Ia justru mempertanyakan mekanisme verifikasi data domisili yang digunakan selama proses seleksi.

Menurut Feri, terdapat perubahan data jarak salah satu peserta setelah proses verifikasi selesai.

Ia menyebut peserta tersebut semula memiliki jarak sekitar 1,7 kilometer dari sekolah. Setelah verifikasi, data jaraknya berubah menjadi sekitar 900 meter.

Di sisi lain, keponakannya yang tinggal sekitar 20 meter dari sekolah justru tidak lolos seleksi.

Feri meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung bersama DPRD melakukan pemeriksaan terhadap seluruh data peserta jalur domisili.

Kami tidak mempersoalkan kuota 40 persen atau daya tampung. Yang kami persoalkan adalah proses verifikasi data. Kalau dilakukan sesuai fakta, saya yakin persoalan seperti ini tidak akan terus terjadi,” katanya.

Feri berharap penundaan pengumuman hasil SPMB beberapa waktu lalu benar-benar disertai evaluasi menyeluruh terhadap data peserta.

Namun, setelah pemerintah mengumumkan kembali hasil seleksi, status keponakannya tetap tidak berubah.

Keluarga kemudian menyampaikan pengaduan beserta dokumen pendukung kepada pihak terkait.

Dalam waktu dekat, mereka berencana kembali mendatangi pihak sekolah untuk meminta evaluasi ulang terhadap hasil seleksi tersebut.

Orang Tua Lain Mengalami Keluhan Serupa

Keluhan terkait SPMB Bandar Lampung juga datang dari warga lainnya.

Heru, 39 tahun, mengaku anaknya tidak diterima melalui jalur domisili pada tiga sekolah negeri yang menjadi pilihannya.

Ketiga sekolah tersebut meliputi SMP Negeri 14 Bandar Lampung, SMP Negeri 2 Bandar Lampung, dan SMP Negeri 39 Bandar Lampung.

Heru mengatakan informasi pada laman SPMB menunjukkan seluruh sekolah pilihannya telah memenuhi kuota penerimaan.

Ia kemudian melaporkan persoalan tersebut kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung.

Petugas meminta Heru menyerahkan seluruh dokumen pendaftaran agar proses pendataan kembali dapat dilakukan.

Katanya akan diusahakan dicarikan sekolah, tapi kepastiannya masih menunggu informasi,” ujarnya.

Heru berharap pemerintah segera memberikan kepastian mengenai sekolah bagi anaknya.

Menurutnya, kepastian tersebut sangat penting agar anaknya tetap dapat melanjutkan pendidikan di sekolah negeri.

Ia juga mengaku khawatir terhadap biaya pendidikan apabila anaknya harus melanjutkan sekolah di lembaga pendidikan swasta.

Kondisi tersebut menambah perhatian masyarakat terhadap pelaksanaan SPMB tahun 2026 di Kota Bandar Lampung.

Sejumlah keluarga berharap proses verifikasi data berlangsung secara akurat, transparan, dan sesuai kondisi sebenarnya.

Mereka juga berharap pemerintah memberikan penjelasan terbuka mengenai mekanisme verifikasi agar tidak muncul perbedaan persepsi di tengah masyarakat.

Selain itu, masyarakat menilai evaluasi menyeluruh penting dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelaksanaan SPMB Bandar Lampung pada tahun-tahun berikutnya.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • PSIM Yogyakarta Bikin Kejutan, Tumbangkan Persebaya di Laga Perdana Super League

    PSIM Yogyakarta Bikin Kejutan, Tumbangkan Persebaya di Laga Perdana Super League

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

    Yogyakarta, Battik Post– PSIM Yogyakarta memulai perjalanan di Indonesia Super League 2025/2026 dengan cara sensasional. Tim promosi asal Kota Gudeg itu sukses menaklukkan tuan rumah Persebaya Surabaya 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (8/8/2025). Gol tunggal kemenangan Laskar Mataram dicetak Ezequiel Vidal melalui sundulan pada masa injury time. Hasil ini sekaligus menghapus keraguan publik terhadap […]

  • Pemkot Bandar Lampung Bagikan 1.000 Paket Beras untuk Driver Ojol

    Pemkot Bandar Lampung Bagikan 1.000 Paket Beras untuk Driver Ojol

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Bantuan ojol Bandar Lampung kembali disalurkan pemerintah daerah. Pemerintah Kota Bandar Lampung membagikan 1.000 paket beras dan hadiah umroh kepada pengemudi ojek online di Gedung Semergou, Rabu (11/3/2026). Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan untuk Driver Ojol Bandar Lampung, Battikpost.site — Pemerintah Kota Bandar Lampung menyalurkan bantuan kepada pengemudi ojek online di wilayah kota. Pemerintah daerah […]

  • Gaji ke-13 dan TPP ASN di Lampung Cair 10 Juni 2025, Total Rp118,7 Miliar

    Gaji ke-13 dan TPP ASN di Lampung Cair 10 Juni 2025, Total Rp118,7 Miliar

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Bandar Lampung | Battikpost.site – Pemerintah Provinsi Lampung mulai mencairkan Gaji ke-13 dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ke-13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai Selasa, 10 Juni 2025. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp118,7 miliar untuk 19.120 ASN. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2025 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dan […]

  • Pil KB di AS Terkait Risiko Serangan Asma pada Perempuan Muda

    Pil KB di AS Terkait Risiko Serangan Asma pada Perempuan Muda

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

    Jakarta, Battik Post– Hampir 9 juta perempuan di Amerika Serikat, termasuk 1 dari 5 perempuan muda, menggunakan pil kontrasepsi (pil KB) setiap hari. Namun, penelitian terbaru mengungkap bahwa jenis pil KB tertentu dapat meningkatkan risiko kesehatan, terutama serangan asma. Mengutip Medical Daily, Kamis (14/8), pil KB berbasis hormonal—khususnya yang mengandung progesteron—terkait dengan peningkatan risiko serangan […]

  • Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas Resmikan Masjid Al-Iman Tambahrejo

    Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas Resmikan Masjid Al-Iman Tambahrejo

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Peresmian Masjid Al-Iman di Pekon Tambahrejo Pringsewu, Battikpost.site – Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, meresmikan Masjid Al-Iman di Dusun IV, Pekon Tambahrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu. Acara peresmian berlangsung pada Sabtu (20/9/2025) malam dan menghadirkan suasana penuh khidmat. Bupati Riyanto memimpin rangkaian acara peresmian secara langsung. Ia menandatangani prasasti peresmian lalu menggunting pita sebagai tanda bahwa […]

  • Gubernur Mirza Dorong Sekolah Rakyat di Lampung Putus Rantai Kemiskinan

    Gubernur Mirza Dorong Sekolah Rakyat di Lampung Putus Rantai Kemiskinan

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mendorong pendirian Sekolah Rakyat (SR) di seluruh kabupaten dan kota. Program ini menjadi langkah strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan gratis dan terintegrasi bagi keluarga miskin ekstrem. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong berdirinya Sekolah Rakyat (SR) di Provinsi Lampung. […]

expand_less