Breaking News
light_mode

7 Jam Diperiksa KPK soal Dugaan Korupsi DJKA, Bupati Pati Sudewo Tegaskan Uang dari Pendapatan DPR

  • account_circle karim saputra
  • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
  • print Cetak

JAKARTA, BattikPost Site – Bupati Pati, Sudewo, menjalani pemeriksaan maraton selama hampir tujuh jam oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemeriksaan tersebut terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di wilayah Jawa Tengah yang ditangani Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan pada periode 2019–2022.

Sudewo hadir di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (27/8/2025) pagi, dan baru meninggalkan ruang pemeriksaan sekitar pukul 16.33 WIB. Mengenakan kemeja putih sederhana, mantan Anggota Komisi V DPR RI itu tampak tenang saat keluar dari gedung antirasuah.

Diperiksa sebagai Saksi

Kepada wartawan, Sudewo mengaku bahwa dirinya dipanggil dalam kapasitas sebagai saksi. Ia menyebut telah memberikan keterangan dengan apa adanya terkait sejumlah pertanyaan yang diajukan penyidik.

“Saya diperiksa sebagai saksi. Semua pertanyaan saya jawab dengan jujur. Terkait uang yang dipersoalkan, itu adalah pendapatan saya sewaktu masih menjadi anggota DPR RI,” ujar Sudewo.

Pernyataan itu sekaligus menepis dugaan bahwa dana yang ditemukan penyidik berkaitan dengan praktik suap atau gratifikasi dalam proyek DJKA. Menurutnya, sumber dana jelas berasal dari penghasilannya saat menjabat sebagai legislator.

Kasus Korupsi DJKA Mengemuka

Kasus dugaan korupsi DJKA mencuat sejak 2022, ketika KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dan menemukan bukti adanya praktik suap terkait pengadaan proyek pembangunan serta pemeliharaan jalur kereta api. Nilai proyek tersebut mencapai triliunan rupiah dan tersebar di berbagai wilayah, termasuk Jawa Tengah.

KPK menduga adanya permainan antara pejabat DJKA, kontraktor, dan pihak swasta dalam pengaturan pemenang tender. Sejumlah nama pejabat Kementerian Perhubungan serta pengusaha telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Meski begitu, penyidikan masih terus berlanjut. KPK masih menelusuri aliran dana, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang turut menikmati hasil tindak pidana korupsi tersebut.

Peran Sudewo dalam Pusaran Kasus

Sebagai mantan Anggota Komisi V DPR RI, Sudewo dianggap mengetahui seluk-beluk proyek infrastruktur transportasi, termasuk kereta api. Hubungan kedinasan itulah yang kemudian membuat namanya disebut dalam pemeriksaan. Namun, ia menegaskan tidak terlibat dalam praktik korupsi yang disangkakan.

“Saya dimintai keterangan sebatas apa yang saya tahu. Tidak ada keterlibatan saya dalam urusan proyek itu. Kalau soal uang, itu murni dari gaji dan pendapatan resmi saya di DPR,” tambahnya.

Sudewo yang kini menjabat Bupati Pati sejak 2024 menilai kehadirannya di KPK adalah bentuk tanggung jawab moral sekaligus dukungan terhadap upaya pemberantasan korupsi. Ia menekankan bahwa tidak ada yang perlu ditutupi.

KPK Terus Dalami Aliran Dana

Plt Juru Bicara KPK menyebut pihaknya masih akan memanggil sejumlah saksi lainnya untuk memperkuat pembuktian perkara. KPK menegaskan bahwa setiap saksi diminta kooperatif dan memberikan keterangan sesuai fakta yang diketahuinya.

“Penyidik masih mendalami asal-usul serta penggunaan dana yang ditemukan dalam perkara ini. Kami meminta semua pihak untuk terbuka agar proses hukum berjalan efektif,” kata juru bicara KPK dalam keterangan tertulis.

Publik Menanti Kejelasan Kasus

Kasus dugaan korupsi DJKA menjadi sorotan publik karena berkaitan dengan proyek infrastruktur vital yang menggunakan anggaran besar. Masyarakat menuntut adanya transparansi serta kepastian hukum agar kerugian negara dapat dipulihkan dan praktik korupsi di sektor transportasi tidak terulang kembali.

Bagi Sudewo, pemeriksaan kali ini bukan hanya soal klarifikasi, tetapi juga ujian integritas di tengah jabatannya sebagai kepala daerah. Meski ia berupaya menjelaskan bahwa uang yang dipermasalahkan berasal dari pendapatan sah di DPR, publik tetap menanti hasil penyelidikan lebih lanjut dari KPK.

Hingga kini, KPK belum mengumumkan adanya penetapan tersangka baru dalam kasus DJKA. Namun, pemeriksaan terhadap pejabat daerah seperti Sudewo menunjukkan bahwa penyidikan mengarah pada jejaring yang lebih luas dari sekadar pejabat Kemenhub. (Karim).

  • Penulis: karim saputra

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorgu Bawa MU Menang 1-0 atas Newcastle di Liga Inggris

    Dorgu Bawa MU Menang 1-0 atas Newcastle di Liga Inggris

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Iyan
    • 0Komentar

    Dorgu Bawa MU Menang di Old Trafford Jakarta, Battikpost.site – Dorgu bawa MU menang kembali menjadi sorotan setelah Manchester United menundukkan Newcastle United dengan skor tipis 1-0 pada pekan ke-18 Liga Inggris. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Old Trafford, Manchester, Jumat (26/12/2025) waktu setempat. Manchester United langsung menekan sejak awal laga. Oleh karena itu, kedua tim […]

  • Aspirasi Petani Singkong Lampung Didengar, Presiden Instruksikan Lartas Impor Tapioka

    Aspirasi Petani Singkong Lampung Didengar, Presiden Instruksikan Lartas Impor Tapioka

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Jakarta, Battikpost.site — Presiden Prabowo Subianto mendengar aspirasi petani singkong Lampung. Kepala Negara menginstruksikan larangan terbatas (Lartas) impor etanol dan tepung tapioka demi melindungi petani lokal serta memperkuat ketahanan pangan nasional. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan instruksi itu setelah ia memimpin Rapat Perlindungan dan Penyelesaian Permasalahan Petani Ubi Kayu dan Tebu di Auditorium Gedung […]

  • Klarifikasi dan Ralat Foto Berita

    Klarifikasi dan Ralat Foto Berita

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Bandar Lampung – Sehubungan dengan berita yang telah kami terbitkan sebelumnya berjudul “ [Peltu Lubis Serahkan Diri, Kopka Basar Diburu: Penembakan Kapolsek Negara Batin Jadi Sorotan] ” pada 18 Maret 2025, kami menginformasikan bahwa telah terjadi kekeliruan dalam penggunaan foto tersangka. Foto yang diunggah pada berita tersebut merupakan foto Dede Irawan, seorang oknum TNI […]

  • Gus Yahya Ingatkan Pesantren Utamakan Pengasuhan Santri

    Gus Yahya Ingatkan Pesantren Utamakan Pengasuhan Santri

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, mengingatkan pesantren agar mengutamakan pengasuhan santri dan menjaga nilai ruhaniyah pendidikan. Ia menyampaikan pesan itu saat memberikan arahan kepada pengurus Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama dalam doa bersama Harlah ke-72 RMI NU secara daring, Rabu (20/5/2026). Pesantren Dinilai Memikul Amanah Besar Jakarta, Battikpost.site […]

  • Waspada Campak-Rubela! KLB Terjadi di 12 Daerah di Sumatera Utara

    Waspada Campak-Rubela! KLB Terjadi di 12 Daerah di Sumatera Utara

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

    Jakarta, Battik Post— Penyakit campak dan rubela kembali merebak di Provinsi Sumatera Utara. Dinas Kesehatan Sumut mencatat sebanyak 1.191 kasus suspek campak-rubela sejak Januari hingga Juli 2025. Dari jumlah itu, 362 kasus terkonfirmasi positif campak dan 10 kasus positif rubela. “Data ini kami himpun dari Januari sampai Juli 2025. Total ada 362 kasus campak dan […]

  • Sidang Dugaan Ijazah Palsu Supriyati Hadirkan Enam Saksi

    Sidang Dugaan Ijazah Palsu Supriyati Hadirkan Enam Saksi

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Kalianda, Battikpost.site — Sidang lanjutan kasus dugaan pemalsuan ijazah yang menjerat anggota DPRD Lampung Selatan dari Fraksi PDI Perjuangan, Supriyati, kembali digelar di Pengadilan Negeri Kalianda, Kamis (26/6/2025), dengan menghadirkan enam orang saksi kunci. Kasus dugaan ijazah palsu yang menyeret nama anggota DPRD Lampung Selatan, Supriyati, terus berlanjut. Sidang pada Kamis (26/6/2025) di Pengadilan Negeri […]

expand_less