Breaking News
light_mode

Waspada Campak-Rubela! KLB Terjadi di 12 Daerah di Sumatera Utara

  • account_circle karim saputra
  • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
  • print Cetak

Jakarta, Battik Post Penyakit campak dan rubela kembali merebak di Provinsi Sumatera Utara. Dinas Kesehatan Sumut mencatat sebanyak 1.191 kasus suspek campak-rubela sejak Januari hingga Juli 2025. Dari jumlah itu, 362 kasus terkonfirmasi positif campak dan 10 kasus positif rubela.

“Data ini kami himpun dari Januari sampai Juli 2025. Total ada 362 kasus campak dan 10 rubela,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Faisal Hasrimy melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Novita Saragih, Minggu (3/8/2025).

12 Daerah Alami KLB Campak

Sebanyak 12 kabupaten/kota di Sumatera Utara melaporkan kejadian luar biasa (KLB) campak. Rinciannya:

  • Medan: 159 kasus
  • Deli Serdang: 101
  • Tebing Tinggi: 16
  • Tapanuli Selatan: 9
  • Dairi & Padanglawas: masing-masing 7
  • Tapanuli Tengah: 6
  • Samosir: 4
  • Padanglawas Utara & Mandailing Natal: masing-masing 3
  • Binjai & Pematang Siantar: masing-masing 2

Dinkes Sumut Lakukan Respons Cepat

Menanggapi lonjakan kasus, Dinkes Sumut telah mengambil sejumlah langkah, antara lain:

  • Penyelidikan epidemiologi dan pelacakan kontak erat
  • Koordinasi lintas sektor dengan Dinkes kabupaten/kota, sekolah, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat
  • Survei cepat komunitas terkait cakupan imunisasi
  • Penyusunan mikroplanning untuk pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI)

Cakupan Imunisasi Masih Rendah

Capaian Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) di Sumut hingga 31 Juli 2025 baru menyentuh 38,66% dari target 58%, membuat provinsi ini berada di peringkat 5 nasional. Hasil penyelidikan menunjukkan 56% pasien campak tidak pernah menerima vaksin MR.

“Meskipun sudah divaksin, anak tetap bisa terkena campak. Namun gejalanya lebih ringan. Ini bisa terjadi karena berbagai faktor seperti daya tahan tubuh yang rendah atau paparan virus yang sangat tinggi,” jelas Novita.

Tantangan: Hoaks dan Minimnya Edukasi

Novita menyebut tantangan terbesar dalam pengendalian campak adalah kurangnya informasi dan banyaknya hoaks tentang vaksinasi. Padahal, Puskesmas dan rumah sakit memiliki peran penting dalam mendeteksi dan menangani kasus.

“Puskesmas berperan dalam surveilans aktif, deteksi awal, dan penanganan ringan. Rumah sakit menangani komplikasi. Fasilitas kesehatan swasta juga harus dilibatkan,” tambahnya.

Pekan Imunisasi Nasional (PENARI) Digelar

Untuk mempercepat cakupan vaksinasi, Dinkes Sumut menggelar program Imunisasi Kejar dan Pekan Imunisasi Nasional (PENARI) pada 4–9 Agustus 2025.

“PENARI ditujukan untuk mengejar ketertinggalan vaksinasi anak yang belum menerima imunisasi sesuai jadwal,” ujar Novita.

Imunisasi Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Dinkes Sumut menegaskan bahwa keberhasilan program imunisasi tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan dukungan kolektif dari:

  • Pemerintah daerah
  • Tokoh masyarakat dan agama
  • Tenaga kesehatan
  • Lembaga pendidikan
  • Organisasi kemasyarakatan
  • Media massa

Organisasi seperti PKK dan ormas juga didorong aktif dalam edukasi serta pemantauan imunisasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

“Media sangat penting dalam meluruskan informasi salah dan meningkatkan kesadaran masyarakat,” tutup Novita.(Karim Saputra)

 

  • Penulis: karim saputra

Rekomendasi Untuk Anda

  • BMKG Tegaskan Cuaca Panas Indonesia Bukan Gelombang Panas

    BMKG Tegaskan Cuaca Panas Indonesia Bukan Gelombang Panas

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    BMKG menegaskan cuaca panas Indonesia yang terjadi belakangan ini bukan gelombang panas. Peningkatan suhu udara masih tergolong normal akibat posisi matahari di ekuator, minimnya awan, serta faktor lingkungan perkotaan. Penjelasan BMKG tentang Cuaca Panas Indonesia Jakarta, Battikpost.site — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menanggapi fenomena cuaca panas yang terasa menyengat di sejumlah wilayah. Lembaga […]

  • Proyek Revitalisasi SDN 2 Mulyosari Diduga Tak Sesuai Aturan Swakelola

    Proyek Revitalisasi SDN 2 Mulyosari Diduga Tak Sesuai Aturan Swakelola

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di SDN 2 Mulyosari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Lampung Selatan, diduga tidak mengikuti mekanisme swakelola sesuai ketentuan. Proyek senilai Rp1.017.310.274 dari APBN Tahun Anggaran 2025 itu kini menuai sorotan publik karena banyak kejanggalan dalam pelaksanaannya. Lampung Selatan, Battikpost.site — Tim media melakukan penelusuran langsung ke lokasi proyek revitalisasi SDN 2 Mulyosari. […]

  • Kasus Korupsi Laptop Rp 9,9 T, Nadiem Makarim Bantah dan Tegaskan Integritas

    Kasus Korupsi Laptop Rp 9,9 T, Nadiem Makarim Bantah dan Tegaskan Integritas

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Nadiem Makarim Ditetapkan Tersangka Kasus Laptop Jakarta, Battikpost.site — Kejaksaan Agung menetapkan Nadiem Makarim, mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop chromebook senilai Rp 9,9 triliun. Kejaksaan menemukan bukti yang cukup dan langsung mengambil tindakan hukum terhadapnya. Pada Kamis (4/9/2025) sore, Nadiem mengenakan rompi tahanan merah muda dan […]

  • Jokowi Bantah Kirim Utusan ke PDIP: “Saya Diam, Tapi Ada Batasnya”

    Jokowi Bantah Kirim Utusan ke PDIP: “Saya Diam, Tapi Ada Batasnya”

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Jakarta – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), menepis tudingan bahwa dirinya mengirim utusan untuk meminta Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) agar tidak memecatnya. Jokowi menegaskan bahwa tidak ada kepentingan di balik isu tersebut. “Nggak ada (utusan), ya harusnya disebutkan siapa, biar jelas. Siapa? Siapa?” kata Jokowi saat ditemui di kediamannya di Sumber, […]

  • Pemprov Lampung Dorong Pupuk Organik Cair Tingkatkan Kualitas Pangan

    Pemprov Lampung Dorong Pupuk Organik Cair Tingkatkan Kualitas Pangan

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Pemprov Lampung Pupuk Organik Cair untuk Program Bergizi Lampung Tengah, Battikpost.site – Pemprov Lampung mendorong pemanfaatan pupuk organik cair (POC) untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas bahan pangan lokal. Upaya ini mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah dijalankan di seluruh wilayah Provinsi Lampung. Program MBG membutuhkan pasokan bahan pangan sehat dan aman bagi […]

  • KKPMP Kota Serang Tetapkan Calon Ketua GOMPR dan GPO: Dede Fauzianto dan Ade Afriandi

    KKPMP Kota Serang Tetapkan Calon Ketua GOMPR dan GPO: Dede Fauzianto dan Ade Afriandi

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Serang — Kesatuan Komando Pembela Merah Putih (KKPMP) Kota Serang terus memperkuat struktur organisasinya. Dua sosok baru akan memimpin sayap organisasi GOMPR dan GPO, dan pelantikannya berlangsung pada 12 April 2025. Kesatuan Komando Pembela Merah Putih (KKPMP) Markas Daerah Kota Serang mengambil langkah strategis dalam penguatan internal organisasi. KKPMP Kota Serang menunjuk dua pemimpin […]

expand_less