Putra Lampung Juara Lomba Adzan Nasional Rebut Piala DPP Golkar
- account_circle orba battik
- calendar_month 0 menit yang lalu
- visibility 1
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Putra Lampung meraih Juara 1 dalam Lomba Adzan Tingkat Nasional yang diselenggarakan Pimpinan Pusat Angkatan Muda Majelis Dakwah Islamiyah. Kegiatan ini memperebutkan Piala Bergilir DPP Partai Golkar dan menjadi bagian dari Festival Ramadhan 1447 Hijriah di Jakarta.
Lomba Adzan Nasional Warnai Festival Ramadhan 1447 H
Jakarta, Battikpost.site – Pimpinan Pusat Angkatan Muda Majelis Dakwah Islamiyah menggelar Lomba Adzan Tingkat Nasional dalam rangka Festival Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Peserta menampilkan kemampuan terbaik saat mengumandangkan adzan. Mereka memperlihatkan kualitas suara, ketepatan tajwid, serta penghayatan makna adzan. Penilaian juri menitikberatkan pada tartil, kemerduan suara, dan penguasaan teknik adzan.
Panitia menggelar kegiatan ini untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap syiar Islam. Panitia juga mendorong lahirnya muadzin muda yang memiliki kualitas baik. Ajang ini sekaligus menjadi ruang pembinaan bagi generasi muda dalam memahami peran adzan.
Festival Ramadhan 1447 Hijriah menghadirkan berbagai kegiatan keagamaan. Lomba adzan menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian acara tersebut.
Daftar Pemenang Lomba Adzan Tingkat Nasional
Dewan juri melakukan penilaian secara ketat dan objektif. Setiap peserta tampil secara bergantian di hadapan juri dan penonton.
Hasil penilaian menetapkan tiga peserta terbaik sebagai pemenang. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Berikut daftar pemenang Lomba Adzan Tingkat Nasional:
Juara 1: Wahyu Wardana dari Provinsi Lampung
Juara 2: Dzakwan Dzakiy dari Provinsi Maluku
Juara 3: Reza Hafid Hariyadi dari Jakarta
Wahyu Wardana berhasil meraih peringkat pertama setelah menunjukkan kemampuan adzan yang kuat. Ia tampil dengan suara merdu dan penghayatan yang mendalam.
Dzakwan Dzakiy menempati posisi kedua dengan penampilan yang stabil dan teknik yang baik. Sementara itu, Reza Hafid Hariyadi meraih posisi ketiga melalui penampilan yang konsisten dan penuh penghayatan.
Hadiah Umroh untuk Para Pemenang
Panitia memberikan penghargaan kepada para pemenang lomba. Mereka menerima trofi serta berbagai bentuk apresiasi.
Panitia juga memberikan hadiah umroh kepada para juara. Hadiah tersebut menjadi bentuk penghargaan atas prestasi peserta dalam mengumandangkan syiar Islam melalui adzan.
Penghargaan ini diharapkan mampu memotivasi generasi muda. Panitia ingin mendorong anak muda untuk terus mencintai masjid dan aktif dalam kegiatan keagamaan.
Selain itu, panitia juga berharap para pemenang dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya. Kehadiran muadzin muda yang berkualitas menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat.
AMMDI Dorong Pembinaan Muadzin Muda
Sekretaris Jenderal DPP AMMDI Agus Effendi menilai kegiatan ini memiliki nilai pembinaan. Ia menegaskan bahwa lomba tidak hanya berfungsi sebagai ajang kompetisi.
Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda. Peserta dapat memahami makna adzan sebagai panggilan suci umat Islam untuk melaksanakan ibadah.
Agus Effendi menyampaikan harapan agar generasi muda semakin dekat dengan masjid. Ia juga berharap mereka mampu mengambil peran dalam syiar Islam.
“Melalui lomba adzan ini, kami berharap generasi muda semakin mencintai masjid dan mampu menjadi bagian dari syiar Islam di tengah masyarakat,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan komitmen AMMDI dalam pembinaan generasi muda. Organisasi tersebut berupaya memperkuat dakwah Islam melalui berbagai program keagamaan.
Festival Ramadhan Hadirkan Beragam Kegiatan
PP AMMDI menyusun Festival Ramadhan sebagai rangkaian kegiatan yang bernilai edukatif dan sosial. Panitia tidak hanya menggelar lomba adzan dalam festival tersebut.
Panitia juga mengadakan pelatihan muadzin bagi generasi muda. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan teknis peserta dalam mengumandangkan adzan.
Selain itu, panitia menyelenggarakan kegiatan sosial melalui program AMMDI Berbagi. Program tersebut menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan selama bulan Ramadhan.
Kegiatan sosial menjadi bagian penting dalam rangkaian Festival Ramadhan. Panitia ingin menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat luas.
Harapan PP AMMDI untuk Generasi Muda
Ketua Umum PP AMMDI Safrin Hi. Yusuf menyampaikan harapan besar terhadap kegiatan ini. Ia menilai Festival Ramadhan dapat memperkuat kebersamaan umat Islam.
Safrin Hi. Yusuf Ketum PP AMMDI dalam sambutan nya menyapmaikan Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PP AMMDI berharap Festival Ramadhan 1447 H dapat menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat dakwah Islam, serta mendorong generasi muda untuk lebih aktif dalam kegiatan keagamaan dan memakmurkan masjid.
Ia juga berharap kegiatan ini dapat berlangsung secara berkelanjutan. Menurutnya, lomba adzan nasional dapat menjadi agenda rutin yang memberikan dampak positif bagi generasi muda.
Selai itu juga, Ketua Umum PP AMMDI berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan dalam rangka memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kualitas dakwah, serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap adzan dan kehidupan masjid.
PP AMMDI berharap festival ini mampu membangun semangat keislaman di kalangan generasi muda. Melalui kegiatan tersebut, generasi muda diharapkan semakin aktif memakmurkan masjid dan menjaga syiar Islam di tengah masyarakat.
- Penulis: orba battik

