Breaking News
light_mode

Eks Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona Ditahan Kejati Lampung Terkait Dugaan Korupsi Proyek SPAM 2022

  • account_circle orba battik
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • print Cetak

Mantan Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kabupaten Pesawaran Tahun Anggaran 2022. Penetapan status tersangka dilakukan penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung setelah pemeriksaan intensif selama sembilan jam, pada Senin malam (27/10/2025).


Dendi Ramadhona Resmi Ditahan Usai Pemeriksaan

Bandar Lampung, Battikpost.site — Usai menjalani pemeriksaan panjang di Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Lampung, Dendi Ramadhona keluar dari ruang penyidik sekitar pukul 20.00 WIB dengan mengenakan rompi oranye khas tahanan korupsi. Ia langsung digiring ke mobil tahanan dan dibawa ke Rumah Tahanan (Rutan) untuk menjalani masa penahanan sementara.

Dendi merupakan mantan Bupati Pesawaran dua periode, yang baru saja menyelesaikan masa jabatannya. Penetapan dirinya sebagai tersangka menambah daftar panjang mantan kepala daerah di Lampung yang terseret kasus korupsi proyek infrastruktur.


Empat Tersangka Lain dalam Kasus SPAM Pesawaran

Selain Dendi, empat orang lainnya juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek SPAM ini. Mereka adalah:

  • Zainal Fikri, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pesawaran;
  • Syahril, kontraktor pelaksana proyek;
  • Adal, rekanan proyek; dan
  • Saril, pihak lain yang turut terlibat dalam proses pengadaan dan pelaksanaan proyek.

Kelima tersangka tersebut diduga memiliki peran berbeda dalam praktik penyimpangan dana proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2022 senilai Rp8 miliar.


Dendi Sempat Mangkir dari Panggilan Kejati

Sebelum akhirnya ditahan, Dendi sempat mangkir dari panggilan keempat penyidik Kejati Lampung pada pekan sebelumnya. Namun pada Senin pagi, ia hadir memenuhi panggilan pemeriksaan. Pemeriksaan tersebut juga diikuti oleh Syahril, kontraktor pemenang tender proyek SPAM yang sebelumnya absen dengan alasan sakit.

Menurut sumber internal Kejati, pemeriksaan dilakukan untuk mendalami mekanisme lelang proyek, pelaksanaan kegiatan di lapangan, dan penggunaan anggaran. Dari hasil sementara, penyidik menduga adanya rekayasa administrasi dan mark-up pekerjaan yang menyebabkan kerugian keuangan negara.


Proyek SPAM Bernilai Rp8 Miliar Diduga Sarat Penyimpangan

Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) ini merupakan salah satu program prioritas Pemkab Pesawaran untuk memperluas akses air bersih di wilayah perdesaan. Namun, pelaksanaannya diduga tidak sesuai spesifikasi dan terjadi penyimpangan sejak tahap perencanaan hingga pelaporan.

Dugaan korupsi dalam proyek bernilai Rp8 miliar ini kini tengah didalami penyidik Kejati Lampung. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, terdapat indikasi penggelembungan harga material, pekerjaan fiktif, serta keterlibatan pejabat daerah dalam pengaturan tender proyek.


Kejati Lampung Dalami Peran dan Aliran Dana

Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Lampung, Ricky Ramadhan, membenarkan adanya pemeriksaan intensif terhadap sejumlah pihak.

Yang diperiksa hari ini ada tiga orang, di antaranya Kepala Dinas PUPR Pesawaran, Zainal Fikri, serta dua orang lainnya yang masih kami dalami perannya,” ujar Ricky kepada wartawan, Senin malam.

Ricky menambahkan, penyidik masih mendalami aliran dana serta peran masing-masing pihak dalam pengadaan dan pelaksanaan proyek SPAM tersebut. Meski belum ada pernyataan resmi terkait total kerugian keuangan negara, Kejati memastikan penyidikan akan terus berlanjut hingga tuntas.


Reaksi Publik dan Imbas Politik

Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyeret nama mantan kepala daerah yang dikenal dekat dengan sejumlah tokoh politik di Lampung. Sejumlah aktivis antikorupsi menilai, penetapan tersangka terhadap Dendi menjadi peringatan bagi pejabat publik agar transparan dan akuntabel dalam mengelola anggaran daerah.

Kasus seperti ini menunjukkan bahwa praktik korupsi proyek masih marak terjadi, terutama pada sektor infrastruktur. Kami mendesak agar Kejati menindak tegas siapa pun yang terlibat tanpa pandang bulu,” ujar salah satu pegiat antikorupsi di Bandar Lampung.

Selain itu, proses hukum terhadap Dendi juga dinilai dapat mempengaruhi dinamika politik lokal, mengingat ia merupakan salah satu figur populer di Pesawaran yang disebut-sebut masih memiliki pengaruh kuat di tingkat daerah.


Kejati Belum Ungkap Nilai Kerugian Negara

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejati Lampung belum mengumumkan hasil perhitungan resmi kerugian negara dari proyek SPAM tersebut. Namun, sumber internal menyebutkan nilainya bisa mencapai miliaran rupiah, tergantung hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Sementara itu, penyidik juga tidak menutup kemungkinan akan adanya tersangka baru berdasarkan hasil pengembangan perkara.

Kami masih menunggu hasil analisis data dan dokumen tambahan,” kata Ricky menegaskan.

Kasus dugaan korupsi proyek SPAM Pesawaran ini menjadi perhatian luas karena melibatkan mantan kepala daerah dan pejabat aktif di lingkungan Pemkab Pesawaran. Kejati Lampung berkomitmen menuntaskan penyidikan secara profesional dan transparan demi menegakkan hukum dan mencegah praktik korupsi di wilayah Lampung. (**).

  • Penulis: orba battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bangunan di Atas Sungai Bandar Lampung Picu Kekhawatiran Banjir

    Bangunan di Atas Sungai Bandar Lampung Picu Kekhawatiran Banjir

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Keberadaan bangunan permanen yang diduga berdiri di atas aliran sungai di Bandar Lampung memicu kekhawatiran warga. Bangunan tersebut dinilai mempersempit aliran air dan berpotensi menimbulkan banjir saat curah hujan meningkat di wilayah itu. Bangunan Picu Kekhawatiran Warga Bandar Lampung, Battikpost.site — Warga di sekitar lokasi menyoroti keberadaan bangunan permanen yang berdiri di atas aliran sungai. […]

  • Program Pemutihan PKB Lampung Ditutup, Realisasi Tembus Rp213,29 Miliar

    Program Pemutihan PKB Lampung Ditutup, Realisasi Tembus Rp213,29 Miliar

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Battikpost.site – Pemerintah Provinsi Lampung melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi mengakhiri Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Tahun 2025. Program yang mulai bergulir pada 1 Mei 2025 ini sempat dua kali diperpanjang sebelum akhirnya ditutup pada 6 Desember 2025. Kepala Bapenda Lampung, Slamet Riadi, menjelaskan bahwa kebijakan pemutihan dilakukan dengan penghapusan seluruh […]

  • Sidang Dugaan Ijazah Palsu Supriyati Hadirkan Enam Saksi

    Sidang Dugaan Ijazah Palsu Supriyati Hadirkan Enam Saksi

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Kalianda, Battikpost.site — Sidang lanjutan kasus dugaan pemalsuan ijazah yang menjerat anggota DPRD Lampung Selatan dari Fraksi PDI Perjuangan, Supriyati, kembali digelar di Pengadilan Negeri Kalianda, Kamis (26/6/2025), dengan menghadirkan enam orang saksi kunci. Kasus dugaan ijazah palsu yang menyeret nama anggota DPRD Lampung Selatan, Supriyati, terus berlanjut. Sidang pada Kamis (26/6/2025) di Pengadilan Negeri […]

  • BBWS Mesuji Sekampung Klarifikasi Dugaan Pelanggaran Proyek Irigasi: “Seluruh Kegiatan Sesuai Mekanisme Swakelola Tipe I”

    BBWS Mesuji Sekampung Klarifikasi Dugaan Pelanggaran Proyek Irigasi: “Seluruh Kegiatan Sesuai Mekanisme Swakelola Tipe I”

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, Battikpost.site — Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung memberikan klarifikasi resmi atas pemberitaan yang menyebutkan adanya dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan proyek jaringan irigasi di Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan. BBWS menegaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, dalam kerangka Program Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 02 Tahun 2025 Tahap II, […]

  • 100 Penyuluh Pertanian Lampung Selatan Resmi Jadi Pegawai Kementan

    100 Penyuluh Pertanian Lampung Selatan Resmi Jadi Pegawai Kementan

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Iyan
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, Battikpost.site – 100 penyuluh pertanian Lampung Selatan resmi berstatus sebagai pegawai Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Kebijakan nasional ini mulai berlaku sejak 1 Januari 2026 dan bertujuan mempercepat swasembada pangan melalui penguatan peran penyuluh di tingkat desa. Penetapan status tersebut menyasar penyuluh pertanian lapangan yang selama ini bertugas di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan […]

  • Dzikir Lebih Utama dari Doa Saat Sakaratul Maut, Ini Kata Gus Baha

    Dzikir Lebih Utama dari Doa Saat Sakaratul Maut, Ini Kata Gus Baha

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Bandar Lampung – Menjelang sakaratul maut, banyak orang bertanya: mana yang lebih utama, berdoa atau berdzikir? Pertanyaan ini tak hanya datang dari kalangan awam, tapi juga dari umat yang sehari-hari tak lepas dari ibadah. Pada detik-detik terakhir kehidupan, memilih antara doa dan dzikir bukanlah perkara sepele. Ia menjadi bahan renungan yang dalam bagi setiap […]

expand_less