Breaking News
light_mode

Kejagung Tetapkan 4 Tersangka Korupsi Chromebook Rp1,9 T

  • account_circle karim saputra
  • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
  • print Cetak

Jakarta, Battik Post – Kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek menguak fakta baru. Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan empat tersangka dalam perkara yang menyeret dana negara hingga Rp9,3 triliun. Nilai kerugian mencapai Rp1,9 triliun.

Dirdik Jampidsus Abdul Qohar membeberkan bahwa pihaknya telah memeriksa 80 saksi dalam dua bulan terakhir. “Kami juga mengumpulkan dokumen fisik dan elektronik sebagai alat bukti,” ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (15/7/2025).

Kejagung juga memeriksa mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim selama sembilan jam untuk dimintai keterangan.

  • Skema Pengadaan Diduga Diatur dari Awal

Empat tersangka dalam kasus korupsi Chromebook itu adalah MUL (Mulyatsyah, eks Direktur SMP), SW (Sri Wahyuningsih, eks Direktur SD), IBA (Ibrahim Arief, konsultan teknologi), dan JT (Jurist Tan, eks Staf Khusus Menteri).

Menurut Kejagung, skema pengadaan mulai digagas sejak Agustus 2019, ketika Jurist Tan dan Nadiem Makarim membentuk grup WhatsApp khusus membahas digitalisasi pendidikan berbasis Chrome OS.

JS mengatur sejumlah pertemuan virtual dengan para pejabat teknis, termasuk IBA, SW, dan MUL. Ia juga menjalin komunikasi langsung dengan Google untuk membahas co-investment sebesar 30%.

  • Intervensi Teknologi Didorong Secara Terstruktur

Pada Mei 2020, Nadiem menginstruksikan agar seluruh pengadaan laptop pendidikan menggunakan Chrome OS, padahal proses pengadaan belum dimulai. IBA yang sudah berperan sebagai konsultan sejak awal, disebut mendorong sistem ini hingga memengaruhi tim teknis.

Kajian pertama yang tak menyebut Chrome OS ditolak. Kajian kedua akhirnya disesuaikan demi memenuhi arahan Nadiem.

“IBA tidak bersedia menandatangani kajian yang tak menyebut Chrome OS. Lalu dibuat kajian baru,” kata Kejagung.

SW pun menyusun petunjuk pelaksanaan (juklak) untuk mengarahkan pengadaan 2021–2022. Sementara MUL menindaklanjuti pengadaan ke penyedia tunggal, Bhineka, sesuai arahan.

  • Laptop Tak Terpakai, Negara Merugi Rp1,9 Triliun

Pengadaan 1 juta unit Chromebook dibiayai APBN dan Dana Alokasi Khusus (DAK) selama 2020–2022. Namun, perangkat justru menyulitkan guru dan siswa di lapangan.

“Akibat perbuatan tersebut, negara mengalami kerugian Rp1,9 triliun. Terhadap keempat tersangka, alat bukti sudah cukup,” tegas Abdul Qohar.

Para tersangka dijerat Pasal 2 atau 3 junto Pasal 18 UU Tipikor serta Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (Karim Saputra)

  • Penulis: karim saputra

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Lampung Timur Gelar Lat Pra Ops Ketupat Krakatau 2025 untuk Kesiapan Pengamanan Lebaran

    Polres Lampung Timur Gelar Lat Pra Ops Ketupat Krakatau 2025 untuk Kesiapan Pengamanan Lebaran

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost,Lampung Timur – Dalam rangka memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik Lebaran 2025, Polres Lampung Timur menggelar Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Ketupat Krakatau 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Lampung Timur, AKBP Benny Prasetya, dan berlangsung di Aula Tribrata Tunggal Panaluan Polres Lampung Timur pada Kamis (20/03/2025). Lat Pra Ops ini bertujuan […]

  • Timnas Indonesia Jadi Sorotan! Lebih dari 100 Negara Berebut Hak Siar Kualifikasi Piala Dunia 2026

    Timnas Indonesia Jadi Sorotan! Lebih dari 100 Negara Berebut Hak Siar Kualifikasi Piala Dunia 2026

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle een1978
    • 0Komentar

    Battikpost – Performa gemilang Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 semakin mencuri perhatian dunia. Tak tanggung-tanggung, lebih dari 100 negara dikabarkan ingin membeli hak siar untuk menyaksikan perjuangan skuad Garuda. Salah satu sosok yang turut terpukau adalah Alex Pastoor, pelatih asal Belanda. Ia menilai bahwa Timnas Indonesia memiliki peluang besar untuk bersaing, bahkan menghadapi […]

  • Warga Merbau Mataram Perbaiki Jembatan Rusak Dengan Dana Pribadi

    Warga Merbau Mataram Perbaiki Jembatan Rusak Dengan Dana Pribadi

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Warga Karang Raja Bergerak Perbaiki Jembatan Rusak Sejak 2017 Lampung Selatan, Battikpost.site — Warga Desa Karang Raja, Kecamatan Merbau Mataram, memperbaiki jembatan rusak parah secara mandiri menggunakan dana pribadi. Langkah ini memicu sorotan publik dan menjadi simbol kekecewaan terhadap Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang dinilai abai terhadap perbaikan infrastruktur penting. Kerusakan jembatan tersebut telah berlangsung […]

  • Pembangunan Jalan Desa Palas Pasemah Rampung, Warga Apresiasi Yuti Rama Yanti dan Pemkab Lampung Selatan

    Pembangunan Jalan Desa Palas Pasemah Rampung, Warga Apresiasi Yuti Rama Yanti dan Pemkab Lampung Selatan

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan merealisasikan pembangunan jalan sepanjang 745 meter di Desa Palas Pasemah, Kecamatan Palas. Pembangunan jalan ini menggunakan dana APBD Tahun 2025 dan mendapat apresiasi masyarakat atas perjuangan Yuti Rama Yanti bersama Pemkab Lampung Selatan. Pembangunan Jalan Desa Palas Pasemah Didanai APBD 2025 Lampung Selatan, Battikpost.site — Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus menunjukkan […]

  • Sinergi Kodim 0421 dan Lapas Narkotika Perkuat Keamanan serta Pembinaan

    Sinergi Kodim 0421 dan Lapas Narkotika Perkuat Keamanan serta Pembinaan

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Dandim 0421 Lampung Selatan, Letkol Kav Moch. Nuril Ambiyah, bersama jajarannya mengunjungi Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung. Kunjungan itu memperkuat sinergi antara TNI dan Lapas, khususnya dalam pengamanan dan pembinaan narapidana kasus narkotika. Sambutan Hangat Kepala Lapas Lampung, Battikpost.site — Kepala Lapas Narkotika Bandar Lampung, Ade Kusmanto, bersama jajaran pejabat struktural menyambut kedatangan rombongan […]

  • Beras Premium Langka di Ritel Modern, Aprindo: Ada Tekanan dan Penarikan Produk

    Beras Premium Langka di Ritel Modern, Aprindo: Ada Tekanan dan Penarikan Produk

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

    Jakarta  BattikPost  Site  – Stok beras premium di ritel modern mulai menipis. Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mengungkap, penyebabnya bukan hanya tingginya permintaan, tetapi juga penarikan produk akibat dugaan beras oplosan yang membuat para peritel merasa tertekan. Ketua Umum Aprindo, Solihin, mengatakan sebagian besar anggota ritel dipanggil polisi karena masih menjual beras premium bermerek yang […]

expand_less