Breaking News
light_mode

Korupsi Proyek Tol Terpeka Lampung: Negara Merugi Rp66 Miliar, Dua Pegawai Waskita Karya Jadi Tersangka

  • account_circle pimred
  • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
  • print Cetak

Battikpost, Bandar Lampung – Dugaan korupsi pada proyek strategis nasional kembali mencuat ke permukaan. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung menetapkan dua pegawai PT Waskita Karya sebagai tersangka dalam perkara korupsi pembangunan ruas tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Tol Terpeka). Nilai kerugian negara yang ditimbulkan mencapai Rp66 miliar.

Penetapan status hukum dilakukan pada Senin malam (21/4/2025) setelah tim penyidik memeriksa 47 saksi. Mereka yang dijerat adalah TG alias TWT, Kepala Bagian Akuntansi dan Keuangan Divisi 5 PT Waskita Karya, serta WM alias WDD, kasir di divisi yang sama.

Dalam pernyataan resmi, Asisten Pidana Khusus Kejati Lampung, Armen Wijaya, menjelaskan bahwa kedua tersangka diduga melakukan manipulasi laporan pertanggungjawaban proyek dengan menggunakan nama vendor fiktif maupun pihak ketiga yang identitasnya dipinjam. Praktik ini bertujuan mencairkan anggaran atas pekerjaan yang sejatinya tidak pernah terlaksana di lapangan.

Proyek yang bermasalah tersebut mencakup pembangunan jalan tol sepanjang 12 kilometer, dari KM 100+200 hingga KM 112+200, dengan total nilai kontrak sebesar Rp1,23 triliun. Pekerjaan konstruksi dimulai pada April 2017 dan diserahterimakan secara resmi pada November 2019, dalam kontrak kerja sama antara PT Waskita Karya dan PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC).

BACA JUGA:

Modus yang digunakan tidak hanya menunjukkan kecanggihan dalam rekayasa administratif, tetapi juga mengindikasikan lemahnya pengawasan terhadap tata kelola keuangan dalam proyek infrastruktur besar. Dokumen tagihan yang direkayasa menjadi alat untuk mencairkan dana publik dengan dalih pelaksanaan pekerjaan yang tak pernah ada.

Keduanya kini ditahan di Rumah Tahanan Way Hui selama 20 hari ke depan guna memperlancar proses penyidikan lanjutan. Dari hasil penyelidikan sementara, sejumlah saksi telah mengembalikan dana ke kas negara dengan total Rp2 miliar, termasuk Rp400 juta yang disetorkan baru-baru ini.

Kejati Lampung menegaskan bahwa penyidikan belum berhenti pada dua tersangka ini. Penelusuran aliran dana serta kemungkinan adanya aktor lain di balik rekayasa sistemik tersebut masih terus dilakukan.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa pembangunan fisik tanpa integritas dan transparansi hanya akan menambah daftar panjang proyek infrastruktur yang ternoda korupsi. Negara bukan sekadar dirugikan secara nominal, tetapi juga kehilangan kepercayaan publik terhadap tata kelola pembangunan.(**)

  • Penulis: pimred

Rekomendasi Untuk Anda

  • Truk Modifikasi Angkut Solar Subsidi di Sribawono

    Truk Modifikasi Angkut Solar Subsidi di Sribawono

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Warga Sribawono geram karena sebuah truk modifikasi diduga mengangkut solar subsidi dari SPBU Sri Menanti yang sudah tutup. Mereka memergoki aktivitas pengecoran pada Minggu malam dan hampir mengeroyok pelaku. Truk modifikasi solar subsidi itu memicu kemarahan warga karena kelangkaan BBM semakin parah. Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi Picu Kemarahan Warga Lampung Timur, Battikpost.site — Warga Sribawono, […]

  • Satu Anggota Polisi Jadi Tersangka Tragedi Sabung Ayam di Way Kanan

    Satu Anggota Polisi Jadi Tersangka Tragedi Sabung Ayam di Way Kanan

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Bandar Lampung – Polda Lampung menetapkan seorang anggota polisi sebagai tersangka dalam kasus perjudian sabung ayam yang berujung tragedi di Kampung Karang Manik, Negara Batin, Way Kanan. Tersangka adalah Kapri, anggota Polda Sumatera Selatan, yang diduga terlibat dalam praktik perjudian serta memiliki hubungan dengan pelaku utama penembakan yang menewaskan tiga anggota Polsek Negara Batin. […]

  • LSM Harimau Lampung Gelar Halal Bihalal Jaga Solidaritas

    LSM Harimau Lampung Gelar Halal Bihalal Jaga Solidaritas

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

    Battikpost, Bandar Lampung — Lembaga Swadaya Masyarakat Harapan Masyarakat Indonesia Maju (LSM–HARIMAU) Provinsi Lampung menggelar kegiatan Halal Bihalal di Kantor Sekretariatnya, Jalan Raden Imba Kesuma, Kelurahan Kemiling Raya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, pada Minggu, 13 April 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari tradisi tahunan umat Islam usai merayakan Idulfitri. Halal bihalal LSM-HARIMAU diselenggarakan berdasarkan […]

  • Genset Meledak Picu Kebakaran di Depan Indomaret Kemiling

    Genset Meledak Picu Kebakaran di Depan Indomaret Kemiling

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Battikpost.site —Kebakaran terjadi di depan minimarket Indomaret yang terletak di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Ganjaran, Kemiling, Lampung, pada Minggu malam (29/6/2025). Api dipicu oleh ledakan sebuah genset portabel yang sedang menyala di area depan toko. Suara ledakan keras membuat warga sekitar panik. Api langsung menyambar kardus, plastik, dan perlengkapan toko yang berada di […]

  • Kapolri Soal Polisi Terlibat Judi Sabung Ayam: “Tunggu Tim Bekerja”

    Kapolri Soal Polisi Terlibat Judi Sabung Ayam: “Tunggu Tim Bekerja”

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Jakarta, 21 Maret 2025 – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya buka suara terkait dugaan keterlibatan polisi dalam praktik judi sabung ayam yang mencuat setelah insiden penembakan di Way Kanan, Lampung. Ia meminta masyarakat untuk menunggu hasil investigasi sebelum menarik kesimpulan. “Di era media sosial dan AI seperti sekarang, lebih baik kita tunggu tim […]

  • Tangani KLB Campak, Khofifah Salurkan 9.825 Vaksin MR ke Sumenep

    Tangani KLB Campak, Khofifah Salurkan 9.825 Vaksin MR ke Sumenep

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

    Sumenep ,BattikPost Site – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bergerak cepat menangani Kasus Luar Biasa (KLB) Campak di Kabupaten Sumenep. Pada Sabtu (23/8/2025), Khofifah meninjau pasien campak di RSUD dr. Moh. Anwar sekaligus memastikan langkah terpadu dijalankan untuk menekan penyebaran penyakit yang telah menelan 17 korban jiwa. Rapat Teknis & Vaksinasi Simbolis Sebelumnya, Khofifah […]

expand_less