Breaking News
light_mode

Tambang Diduga Ilegal Masih Beroperasi, Jalan dan Jembatan Warga Pagelaran Utara Ambrol

  • account_circle orba battik
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • print Cetak

Pringsewu, Battikpost.sitePraktik penambangan tanah yang diduga ilegal di Pekon Margosari Kecamatan Pagelaran Utara Kabupaten Pringsewu kembali menuai sorotan tajam.

Meski sebelumnya Pemerintah Kabupaten Pringsewu telah mengklaim melakukan penutupan tambang ilegal, fakta di lapangan menunjukkan aktivitas tersebut masih berlangsung hingga Sabtu (24/1/2026) dan menimbulkan dampak serius bagi infrastruktur desa.

Tim media menemukan bahwa aktivitas tambang tanah di Pekon Margosari masih beroperasi.

Kendaraan bermuatan tanah liat terus melintas dan menyebabkan kerusakan jalan desa serta ambrolnya jembatan penghubung antarwilayah yang selama ini menjadi akses vital warga.

Pernah Ditutup Pemkab, Tapi Tambang Tetap Jalan

Sebelumnya, sebagaimana diberitakan Inilampung.com, Pemkab Pringsewu melalui Satpol PP bersama Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian, Dinas PUPR, serta didukung aparat kepolisian dan TNI, menutup dua lokasi tambang ilegal di Pekon Giri Tunggal dan Pekon Margosari pada Kamis, 9 Oktober 2025.

Penutupan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut sidak Komisi III DPRD Pringsewu yang menemukan kerusakan serius berupa galian dalam hingga merusak saluran irigasi persawahan.

Bahkan, pemilik tambang disebut telah menandatangani surat pernyataan penghentian aktivitas.

Namun ironisnya, klaim penutupan itu kini dipertanyakan, karena aktivitas penambangan diduga ilegal justru masih berjalan dan dampaknya semakin dirasakan warga.

Jembatan Ambrol, Mobil Terpaksa Lewat Bawah Kali

Akibat intensitas kendaraan bermuatan tanah, jembatan penghubung antar desa kini tidak lagi bisa dilintasi kendaraan roda empat.

Warga terpaksa memutar atau bahkan melewati bawah jembatan melalui aliran kali, kondisi yang sangat berbahaya terutama saat musim hujan.

Topo, warga Pasar Kayu yang setiap hari melintasi jalur tersebut, mengungkapkan bahwa kerusakan jembatan semakin parah setelah dilalui truk bermuatan tanah.

Sebenarnya jembatan itu sudah agak rusak karena penyangganya amblas. Mobil muatan tanah itu sudah diingatkan supaya lewat jalan lain, tapi karena di sana macet, akhirnya lewat sini. Setelah sekitar lima kali melintas, bagian tengah jembatan akhirnya patah,” ujar Topo.

Ia menambahkan, kondisi saat ini sangat mengkhawatirkan bagi keselamatan warga.

Sekarang mobil lewat bawah jembatan. Kalau banjir, ya nggak bisa lewat sama sekali. Motor masih bisa, tapi harus pelan-pelan karena miring dan berbahaya. Sebenarnya ini mengerikan, tapi mau bagaimana lagi, keadaannya memang seperti ini,” tambahnya.

Warga Murka, Desak Pemerintah Bertindak Nyata

Kemarahan warga semakin memuncak. Mereka menilai pemerintah daerah gagal menghentikan tambang ilegal, meski sebelumnya telah menyatakan komitmen tegas menjaga lingkungan.

Salah satu warga bahkan menyampaikan protes keras yang ditujukan langsung kepada pimpinan daerah.

Yang merasa menjadi Bupati Pringsewu, tolong perhatikan ini. Ada aktivitas tambang ilegal yang katanya perataan sawah, tapi kenyataannya seperti ini. Jembatan warga sampai rusak. Anda dapat amanah dari rakyat untuk membela rakyat, mensejahterakan rakyat. Tolong benar-benar perhatikan rakyat,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa jalan dan jembatan tersebut merupakan urat nadi ekonomi masyarakat, khususnya sektor pertanian.

Jalan ini akses utama untuk mengeluarkan hasil pertanian, distribusi, dan mobilisasi warga. Sekarang terputus. Alternatifnya mobil lewat bawah kali, motor lewat jembatan yang miring. Itu sangat berbahaya. Jembatannya sudah miring, ini tinggal nunggu celaka saja,” tandasnya.

Ratusan Kendaraan Saat Kemarau, Masih Beroperasi Usai Hujan

Berdasarkan keterangan warga, saat musim kemarau lalu, jumlah kendaraan bermuatan tanah liat yang melintas bisa mencapai lebih dari 100 unit per hari.

Aktivitas tersebut diduga kuat berasal dari praktik tambang ilegal yang terus berlangsung tanpa pengawasan ketat.

Bahkan setelah hujan turun dan kondisi jalan rusak parah, setidaknya puluhan kendaraan bermuatan tanah masih terpantau melintas, menandakan aktivitas tambang belum benar-benar dihentikan.

  • Komitmen Tinggal Pernyataan?
  • Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar: di mana pengawasan lanjutan Pemkab
    Pringsewu?
  • Jika sebelumnya penutupan tambang ilegal
    telah dilakukan, mengapa aktivitas tersebut kembali berjalan dan justru merusak infrastruktur warga?

Warga berharap pemerintah tidak berhenti pada seremoni penertiban, tetapi hadir dengan tindakan nyata, penegakan hukum berkelanjutan, serta pemulihan fasilitas umum yang kini rusak parah.

Tim media battikpost.site akan terus memantau dan mengawal persoalan ini sebagai bentuk keberpihakan pada keselamatan dan hak hidup masyarakat. (Tim).

  • Penulis: orba battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Provinsi Lampung Dan DKI Jakarta Menandatangani MoU Strategis Untuk Adopsi Aplikasi JAKI Dan Penguatan Distribusi Pangan Antar Provinsi

    Pemerintah Provinsi Lampung Dan DKI Jakarta Menandatangani MoU Strategis Untuk Adopsi Aplikasi JAKI Dan Penguatan Distribusi Pangan Antar Provinsi

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, JAKARTA—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus berupaya meningkatkan dan memperluas pasar hasil pertanian dan peternakan ke Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta. Langkah ini sebagai upaya memperkuat posisi Lampung sebagai lumbung pangan nasional sekaligus meningkatkan pendapatan petani Langkah itu diwujudkan melalui penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) strategis antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta […]

  • Sertifikasi Halal Dorong UMKM Lampung Tembus Pasar Ekspor Global

    Sertifikasi Halal Dorong UMKM Lampung Tembus Pasar Ekspor Global

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Komitmen Pemprov Lampung Bandar Lampung,Batrik Post – Sertifikasi halal menjadi prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dalam mendorong produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu menembus pasar ekspor global. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan Gubernur menyampaikan komitmen tersebut saat membuka Rapat Koordinasi Fasilitasi Sertifikasi Halal di Hotel Novotel, Jumat (1/8/2025). Dalam sambutannya, Gubernur […]

  • Rehan/Gloria Melaju ke Final Orleans Masters 2025, Siap Rebut Gelar Juara

    Rehan/Gloria Melaju ke Final Orleans Masters 2025, Siap Rebut Gelar Juara

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle een1978
    • 0Komentar

     Battikpost, – Pasangan ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, sukses melangkah ke final Orleans Masters 2025 setelah menaklukkan lawan tangguh di babak semifinal. Kemenangan ini menjadi modal besar bagi mereka untuk merebut gelar juara dalam turnamen bulu tangkis BWF Super 300 tersebut. Kemenangan Dramatis di Semifinal Pada laga semifinal yang berlangsung di Palais […]

  • Ibu di Tanjungsenang Jadi Korban Begal Bersenjata Api

    Ibu di Tanjungsenang Jadi Korban Begal Bersenjata Api

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Battikpost.site — Teror begal bersenjata kembali menghantui warga Bandar Lampung. Seorang ibu rumah tangga bernama Mutiah menjadi korban keganasan dua pria bersenjata yang tak hanya merampas sepeda motornya, tetapi juga melukai fisiknya dan menebar ancaman tembakan. Insiden mencekam itu terjadi pada Minggu pagi (13/7/2025) sekitar pukul 08.00 WIB di Jalan Padat Karya, Gang […]

  • Dukungan Ormas PETIR Lampung dan Usulan SMK Negeri Panjang

    Dukungan Ormas PETIR Lampung dan Usulan SMK Negeri Panjang

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Prin Orba
    • 0Komentar

    Dukungan Ormas PETIR Lampung kepada Pemerintah Provinsi Lampung menguat dalam audiensi bersama Sekretaris Daerah, Marindo Kurniawan, Jumat (13/02/2026). Pertemuan itu memuat komitmen pengawalan program pro rakyat serta usulan pendirian SMK Negeri di Kecamatan Panjang. Audiensi Ormas PETIR Lampung Bersama Sekdaprov Bandar Lampung, Battikpost.site — Dewan Pimpinan Pusat Ormas PETIR Lampung menggelar audiensi di ruang kerja […]

  • Suhu Politik Memanas! 5.000 Massa Bersiap Geruduk KPU Pesawaran

    Suhu Politik Memanas! 5.000 Massa Bersiap Geruduk KPU Pesawaran

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost,Pesawaran — Ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat siap turun ke jalan dalam Aksi Damai Selamatkan Pesawaran pada Senin, 17 Maret 2025. Mereka akan mendatangi Kantor KPU Kabupaten Pesawaran dengan satu tuntutan tegas: tegakkan demokrasi, jalankan putusan Mahkamah Konstitusi! AMPP Mantapkan Aksi, Massa Bertambah Sabtu malam, 15 Maret 2025, Aliansi Masyarakat Penyelamat Pesawaran (AMPP) menggelar […]

expand_less