Breaking News
light_mode

Polres Pringsewu Tangkap Delapan Pelaku Narkoba dalam Semalam

  • account_circle orba battik
  • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
  • print Cetak

Satuan Reserse Narkoba Polres Pringsewu kembali mengintensifkan penangkapan pelaku narkoba. Dalam satu malam, petugas berhasil menangkap delapan orang di tiga lokasi berbeda. Dua pelaku berperan sebagai pengedar, sementara enam lainnya sebagai pengguna.


Polres Pringsewu Gencarkan Penangkapan Pelaku Narkoba

PRINGSEWU, Battikpost.site – Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Pringsewu terus menggencarkan perang melawan peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Hasilnya, dalam satu malam, tim berhasil menangkap delapan pelaku tindak pidana narkotika di beberapa lokasi.

Dua pelaku, Oki Abriansyah (23), warga Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, dan Reyhan (19), warga Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah, diduga berperan sebagai pengedar. Enam lainnya, yakni M. Iqbal (22), Hendri Prasetyo (23), Revan Febriansyah (18), Hendrawanto (39), Fajar Ramdani (20), dan Suparmin (46), diduga sebagai pengguna. Seluruhnya merupakan warga Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu.

Penggerebekan Pertama di Pekon Kutawaringin

Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra melalui Kasat Narkoba AKP Chandra Dinata menjelaskan bahwa penangkapan para pelaku dilakukan di tiga lokasi berbeda.

Penggerebekan pertama terjadi pada Selasa (7/10) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB di sebuah rumah di Pekon Kutawaringin. Polisi mendapati tiga pelaku sedang berpesta sabu, yaitu M. Iqbal, Hendri Prasetyo, dan Revan Febriansyah. Sementara itu, seorang pelaku lain berinisial H berhasil melarikan diri saat petugas datang.

Dari lokasi ini, polisi menyita barang bukti berupa dua paket sabu sisa pakai, alat hisap sabu, beberapa butir pil heximer, serta tiga unit ponsel,” ujar AKP Candra pada Kamis (9/10/2025).

Penangkapan Pemasok Sabu di Adiluwih

Hasil pemeriksaan awal mengungkap identitas pemasok sabu bernama Oki Abriansyah. Petugas segera memburu Oki dan menangkapnya di wilayah Kecamatan Adiluwih. Dalam penangkapan itu, polisi juga mengamankan tiga pelaku lain, yaitu Hendrawanto, Fajar Ramdani, dan Suparmin.

Keempat pelaku tersebut mengakui bahwa mereka baru saja mengonsumsi sabu. Dari lokasi kedua ini, polisi mengamankan delapan paket sabu siap edar yang tersimpan dalam kotak rokok, satu unit ponsel, timbangan digital, serta uang tunai sebesar Rp200 ribu hasil penjualan sabu. Selain itu, polisi juga menyita dua bungkus plastik klip bekas pakai dan satu kotak berisi 100 pipet kaca.

Pengembangan Kasus Hingga Lampung Tengah

Tidak berhenti di situ, petugas terus melakukan pengembangan. Sekitar pukul 08.00 WIB, tim Satnarkoba kembali bergerak ke wilayah Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah, dan berhasil menangkap Reyhan.

Dari tangan pelaku, petugas menyita 61 butir pil heximer dan satu unit ponsel. Berdasarkan pemeriksaan awal, Reyhan diduga sempat menjual pil tersebut kepada Revan yang telah ditangkap sebelumnya.

Pelaku dan Barang Bukti Diamankan di Mapolres Pringsewu

Petugas membawa seluruh pelaku beserta barang bukti ke Mapolres Pringsewu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal hingga 12 tahun penjara,” pungkasnya.


Upaya Berkelanjutan Polres Pringsewu dalam Pemberantasan Narkoba

Kasus ini menambah daftar panjang penangkapan pelaku narkoba di wilayah Pringsewu. Kepolisian menegaskan komitmennya dalam memberantas penyalahgunaan narkotika, terutama di kalangan muda.

Satnarkoba terus meningkatkan patroli, pengawasan, dan operasi rutin di titik rawan. Langkah ini bertujuan menekan peredaran sabu, pil terlarang, dan obat-obatan yang disalahgunakan.

Selain melakukan penindakan, kepolisian juga aktif mengedukasi masyarakat agar menjauhi narkoba. Edukasi tersebut dilakukan melalui kegiatan penyuluhan di sekolah, tempat ibadah, dan lingkungan masyarakat.

Kepolisian berharap kerja sama masyarakat dapat memperkuat upaya pencegahan. Warga diimbau melapor jika mengetahui aktivitas mencurigakan terkait narkoba di sekitar tempat tinggal.

Dengan kerja sama antara aparat dan masyarakat, Polres Pringsewu menargetkan wilayahnya bebas dari penyalahgunaan narkotika. Upaya ini menjadi bagian dari langkah besar untuk menjaga generasi muda dari dampak buruk narkoba. (AR).

  • Penulis: orba battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Lampung Selatan Perketat Pengamanan IJTMA di Kota Baru

    Polres Lampung Selatan Perketat Pengamanan IJTMA di Kota Baru

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Polres Lampung Selatan memperketat pengamanan IJTMA di Kota Baru, Jati Agung, karena peserta dari berbagai daerah dan mancanegara terus berdatangan. Selain itu, jajaran kepolisian memeriksa lokasi, menambah personel, serta memastikan seluruh akses dan titik vital tetap aman. Kesiapan Menjelang Puncak IJTMA Lampung Selatan, Battikpost.site — Polres Lampung Selatan meningkatkan kesiagaan sejak Minggu pagi. Selain itu, […]

  • Aspirasi Petani Singkong Lampung Didengar, Presiden Instruksikan Lartas Impor Tapioka

    Aspirasi Petani Singkong Lampung Didengar, Presiden Instruksikan Lartas Impor Tapioka

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Jakarta, Battikpost.site — Presiden Prabowo Subianto mendengar aspirasi petani singkong Lampung. Kepala Negara menginstruksikan larangan terbatas (Lartas) impor etanol dan tepung tapioka demi melindungi petani lokal serta memperkuat ketahanan pangan nasional. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan instruksi itu setelah ia memimpin Rapat Perlindungan dan Penyelesaian Permasalahan Petani Ubi Kayu dan Tebu di Auditorium Gedung […]

  • Pendataan PPPK Paruh Waktu Jati Agung Disoal, Operator Dinas Diduga Beri Arahan Lisan Berisiko

    Pendataan PPPK Paruh Waktu Jati Agung Disoal, Operator Dinas Diduga Beri Arahan Lisan Berisiko

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Saran Lisan “Masukkan Saja” Picu Dugaan Maladministrasi Sistemik Lampung Selatan, Battikpost.site — Dugaan cacat administrasi dalam proses pendataan PPPK Paruh Waktu di Kecamatan Jati Agung kini mengarah pada peran operator Dinas Pendidikan. Sorotan tersebut muncul setelah Kepala SD Negeri Purwotani, Eka, mengakui bahwa keputusan memasukkan data seorang guru berinisial N ke dalam pendataan PPPK dilakukan […]

  • Korban Penipuan Mailindawati Masih Bayar Cicilan Bank, Titip Harapan pada Polisi

    Korban Penipuan Mailindawati Masih Bayar Cicilan Bank, Titip Harapan pada Polisi

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Perjuangan Korban Penipuan Lampung, Battikpost.site – Mailindawati, warga Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung, menjalani hidup penuh tekanan setelah penipuan bermodus kerja sama bisnis menimpa dirinya. Ia mengucurkan dana Rp1,45 miliar dari hasil pinjaman bank. Namun, dana itu hilang tanpa kembali. Sejak saat itu, ia menanggung cicilan bulanan tanpa henti. Meski menghadapi tekanan, Mailindawati tetap berdiri. […]

  • Jairo Riedewald Sulit Dinaturalisasi, PSSI Cari Alternatif Pemain

    Jairo Riedewald Sulit Dinaturalisasi, PSSI Cari Alternatif Pemain

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Jakarta – Proses naturalisasi gelandang Royal Antwerp FC, Jairo Riedewald, untuk memperkuat Timnas Indonesia menghadapi kendala besar. Regulasi FIFA terkait perpindahan federasi dan masalah administrasi menjadi hambatan utama. Riedewald diketahui pernah membela Timnas Belanda di laga resmi, sehingga membuat proses naturalisasinya semakin rumit. BACA JUGA : Empat Pemain Utama Australia Cedera Parah, Diperkirakan Absen […]

  • RSUDAM Lampung Tingkatkan Layanan Lewat 9 Program Unggulan

    RSUDAM Lampung Tingkatkan Layanan Lewat 9 Program Unggulan

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Battikpost.site — RSUD Abdul Moeloek (RSUDAM) terus berbenah meningkatkan mutu layanan kesehatan. Di bawah kepemimpinan dr. Imam Ghozali, rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Lampung ini menjalankan sembilan program unggulan berbasis kompetensi yang sejalan dengan prioritas Kementerian Kesehatan RI. Kepala RSUD Abdul Moeloek, dr. Imam Ghozali, menegaskan komitmennya dalam mentransformasi rumah sakit menjadi pusat […]

expand_less