Usai Aksi 500 Driver Online, ADOL Tunggu Respons Maxim Pusat
- account_circle orba battik
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Aliansi Driver Online Lampung atau ADOL menggelar aksi pada Rabu, 7 Oktober 2026, di Bandar Lampung. Sekitar 500 driver menyampaikan aspirasi hingga kantor Maxim Lampung dan kini menunggu respons pusat.
ADOL Sampaikan Aspirasi Driver Online
Bandar Lampung, Battikpost.site — Aksi berlangsung sejak pukul 11.00 WIB hingga sore hari. Ratusan driver online bergerak dari kawasan Tugu Adipura menuju kantor Maxim Lampung.
Para peserta menyampaikan sejumlah tuntutan dalam aksi tersebut. Mereka menyoroti kondisi kerja serta penghasilan pengemudi transportasi daring di Lampung.
Koordinator Lapangan ADOL, Miftahul Huda, SE, MM, mengajak seluruh peserta menjaga ketertiban selama aksi. Ia juga meminta para driver menjaga situasi tetap kondusif.
“Kami mengajak seluruh rekan ojol untuk menyampaikan aspirasi dengan tertib dan tetap menjaga situasi agar kondusif,” tegas Miftahul Huda, SE, MM.
Setelah menyampaikan orasi, perwakilan ADOL melanjutkan agenda dengan audiensi bersama pihak Maxim Lampung. Pertemuan tersebut membahas tuntutan yang sebelumnya disampaikan para driver online.
Maxim Lampung Sampaikan Tuntutan ke Kantor Pusat
Perwakilan Maxim Lampung, Anggi, menyampaikan sikap manajemen dalam audiensi tersebut. Ia menyatakan pihaknya akan meneruskan seluruh tuntutan ADOL kepada kantor pusat Maxim.
Manajemen Maxim Lampung juga menyampaikan batas waktu pemberian jawaban. Pihak Maxim menjanjikan respons paling lambat tujuh hari atau satu minggu.
Perwakilan Penanggung Jawab atau PJ Aksi ADOL akan menerima jawaban tersebut. ADOL kemudian akan menyampaikan perkembangan respons itu kepada para driver online.
Koordinator sekaligus PJ Aksi ADOL, Miftahul Huda, SE, MM, mengatakan pihaknya kini menunggu respons resmi. ADOL berharap Maxim pusat memberikan jawaban sesuai batas waktu yang telah disampaikan.
ADOL Tunggu Respons Maxim Pusat
ADOL menempatkan hasil audiensi sebagai bagian dari proses perjuangan para driver online. Organisasi tersebut memilih jalur komunikasi untuk memperoleh kepastian atas tuntutan yang mereka sampaikan.
Selain menunggu jawaban Maxim, ADOL juga menyiapkan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung. Koordinasi tersebut akan melibatkan Dinas Perhubungan Provinsi Lampung.
ADOL juga berupaya meminta audiensi dengan Gubernur Lampung. Pertemuan itu bertujuan menyampaikan langsung aspirasi para pengemudi transportasi daring.
Koordinasi dengan Aparat Tetap Berjalan
ADOL juga melanjutkan koordinasi dengan Polda Lampung dan Polresta Bandar Lampung. Koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ketertiban selama proses penyampaian aspirasi.
Para pengurus ADOL menilai dialog dengan pihak terkait tetap penting. Mereka ingin menyelesaikan persoalan melalui komunikasi dan penyampaian aspirasi secara terukur.
Langkah tersebut juga menjadi tindak lanjut setelah aksi yang melibatkan sekitar 500 driver online. ADOL kini menunggu keputusan dari pihak Maxim pusat sebelum menentukan langkah berikutnya.
Baca Juga Berita Populer
Batas Waktu Jawaban Tujuh Hari
Manajemen Maxim Lampung telah menyampaikan batas waktu jawaban kepada perwakilan ADOL. Pihaknya menjanjikan respons maksimal tujuh hari sejak audiensi berlangsung.
Karena itu, ADOL akan menunggu perkembangan tersebut sambil menjalankan koordinasi dengan sejumlah pihak. Organisasi driver online itu juga tetap membuka ruang dialog dengan pihak terkait.
ADOL tunggu respons Maxim pusat sesuai batas waktu yang disampaikan manajemen Maxim Lampung. Hasil jawaban tersebut akan menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan agenda selanjutnya.
ADOL menegaskan perjuangan para driver online tetap berjalan melalui jalur aspirasi dan dialog. Organisasi tersebut juga mendorong penyelesaian persoalan secara tertib dan kondusif.
Aksi 7 Oktober 2026 menjadi salah satu bentuk penyampaian aspirasi para driver online di Lampung. Setelah aksi berakhir, perhatian ADOL kini tertuju pada respons resmi dari Maxim pusat.
- Penulis: orba battik




