JMSI Lampung Ajak Tubaba Kembangkan Wisata Budaya Penggerak Ekonomi
- account_circle Orba Battik
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

JMSI Lampung mengajak Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat mengembangkan wisata budaya sebagai penggerak ekonomi daerah. Gagasan tersebut muncul dalam audiensi di Kantor Pemkab Tubaba, Selasa (21/7/2026), sebagai upaya memperkuat sektor pariwisata dan memperluas promosi potensi lokal.
JMSI Lampung Dorong Pengembangan Wisata Budaya
Tubaba, Battikpost.site — Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lampung mendorong Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat memperkuat pembangunan melalui sektor wisata budaya. Organisasi tersebut menyampaikan gagasan itu saat audiensi di Kantor Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Ketua JMSI Lampung Ahmad Novriwan memimpin rombongan dalam pertemuan tersebut. Sekretaris JMSI Lampung Anton Kurniawan, Suwardi Joyo, Prin Orba, Ketua JMSI Tubaba Edi Zulkarnain, Reki Sanjaya, Hadiansyah, dan Nurul Huda ikut menghadiri kegiatan itu.
Sekretaris Daerah Tulang Bawang Barat Iwan Mursalin menerima rombongan JMSI Lampung. Plt Asisten III Novian serta Kepala Bidang Media Dinas Kominfo Deswanto turut mendampingi pertemuan tersebut.
Ahmad Novriwan membagikan pengalamannya setelah mengunjungi sejumlah wilayah di Provinsi Yunnan, China. Ia mengunjungi Kunming, Pu’er, dan Xishuangbanna untuk melihat pengembangan sektor pariwisata.
Ia menjelaskan bahwa daerah-daerah tersebut menjaga budaya lokal secara konsisten. Pemerintah setempat juga mengembangkan budaya sebagai daya tarik utama bagi wisatawan.
Menurut Ahmad, Tulang Bawang Barat memiliki peluang yang sama. Daerah itu masih memiliki kampung-kampung tua yang mempertahankan adat dan tradisi masyarakat.
“Tubaba merupakan daerah yang sangat layak untuk mengembangkan destinasi wisata budaya. Kami melihat banyak kampung tua yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara profesional dan bernilai ekonomi,” ujar Ahmad Novriwan.
Ahmad menilai pengembangan wisata budaya mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Pengelolaan yang profesional juga dapat meningkatkan nilai destinasi wisata daerah.
Pengalaman dari Yunnan Jadi Inspirasi
Ahmad menjelaskan masyarakat di sejumlah wilayah Yunnan tetap menjaga tradisi leluhur. Mereka juga menghormati warisan budaya sebagai identitas daerah.
Pemerintah daerah kemudian mengemas kekayaan budaya tersebut menjadi produk wisata. Langkah itu berhasil menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Ia menilai Tubaba telah memiliki modal yang kuat. Berbagai destinasi dengan konsep budaya dan arsitektur khas sudah hadir di beberapa kawasan.
Menurutnya, promosi yang konsisten akan memperkuat daya tarik wisata daerah. Narasi yang baik juga mampu memperkenalkan identitas budaya kepada masyarakat luas.
“Kami pernah berkeliling di Tubaba beberapa tahun lalu. Selain budaya yang masih lestari, terdapat banyak destinasi yang dibangun dengan konsep budaya dan memiliki cerita yang kuat. Jika terus diangkat melalui narasi yang baik, kami optimistis hal itu akan menjadi daya tarik wisatawan untuk datang ke Tubaba,” katanya.
JMSI Lampung juga menilai promosi digital memiliki peran penting. Media dapat memperluas jangkauan informasi mengenai potensi wisata budaya Tubaba.
Selain membahas pariwisata, Ahmad menyampaikan rencana peringatan Hari Ulang Tahun JMSI. Agenda tersebut akan berlangsung bersamaan dengan Hari Pers Nasional (HPN) 2027.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Sinergi pemerintah dan media dinilai akan memperkuat penyelenggaraan agenda nasional itu.
Pemkab Tubaba Sambut Positif Usulan JMSI Lampung
Sekretaris Daerah Tulang Bawang Barat Iwan Mursalin menyambut baik kunjungan pengurus JMSI Lampung. Ia mengapresiasi berbagai masukan yang disampaikan dalam audiensi tersebut.
Iwan menjelaskan pemerintah telah merancang berbagai konsep pengembangan destinasi wisata sejak awal berdirinya Kabupaten Tulang Bawang Barat. Namun, keterbatasan anggaran membuat beberapa program belum terlaksana secara maksimal.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat ikut menjaga dan merawat potensi wisata daerah. Dukungan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam pengembangan sektor pariwisata.
Iwan juga mengajak insan pers memperluas promosi destinasi wisata Tubaba. Peran media dinilai mampu meningkatkan minat masyarakat untuk berkunjung.
“Media memiliki peran strategis dalam menyampaikan capaian pembangunan serta berbagai kebijakan pemerintah kepada masyarakat. Oleh karena itu, komunikasi yang baik dan sinergi antara pemerintah daerah dengan media sangat diperlukan guna membangun transparansi sekaligus meningkatkan kepercayaan publik,” ujar Iwan.
Iwan berharap JMSI terus menjadi mitra pemerintah daerah. Ia juga berharap organisasi tersebut menyebarluaskan informasi yang akurat, berimbang, dan konstruktif.
Menurutnya, kerja sama pemerintah dengan media akan memperkuat promosi wisata budaya Tulang Bawang Barat. Sinergi itu juga akan mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Audiensi tersebut memperkuat hubungan antara Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat dan JMSI Lampung. Kedua pihak berkomitmen mendukung pembangunan daerah melalui pengembangan wisata budaya, promosi potensi lokal, serta penyebarluasan informasi yang berkualitas kepada masyarakat.
- Penulis: Orba Battik




