Breaking News
light_mode

Tokoh Muda Unyi Lampung Tengah Ajak Publik Sikapi Polemik Angken Sewaghian Bijak

  • account_circle Orba Battik
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • print Cetak
Tokoh muda Unyi Lampung Tengah, Arif Sanjaya, mengajak masyarakat menyikapi Polemik Angken Sewaghian secara bijak. Ia menyampaikan pandangan tersebut setelah prosesi Angken Sewaghian kepada Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, memunculkan beragam tanggapan di Provinsi Lampung dan tingkat nasional.

Arif Sanjaya Tekankan Pentingnya Menjaga Tata Titi Adat

Lampung, Battikpost.site — Arif Sanjaya menyampaikan bahwa setiap orang memiliki kesempatan memperoleh gelar adat di Lampung. Namun, seluruh pihak wajib menjalankan proses tersebut sesuai tata cara, ketentuan, dan nilai adat yang berlaku dalam masyarakat Lampung, khususnya adat Lampung Pepadun.

Ia menjelaskan bahwa pemberian gelar adat harus mengikuti mekanisme yang telah diwariskan para leluhur. Setiap tahapan perlu menghormati aturan adat agar nilai budaya tetap terjaga.

Arif menilai proses pengangkatan atau pengakuan adat harus memperhatikan pihak yang memberikan pengangkatan. Kedudukan pihak tersebut dalam struktur kepenyimbangan adat juga menjadi bagian penting.

Menurutnya, kepatuhan terhadap tata titi adat akan menjaga keaslian tradisi. Langkah itu juga mencegah perubahan aturan adat akibat kepentingan tertentu.

Jangan sampai prosesi tata titi yang sudah dipakemkan oleh para leluhur secara perlahan bergeser dalam pelaksanaannya. Lampung merupakan daerah yang terbuka bagi siapa saja. Hal itu tercermin dalam falsafah Nemui Nyimah serta Bejuluk Beadek yang menjadi bagian dari nilai-nilai adat masyarakat Lampung,” ujar Arif.

Arif juga mengingatkan seluruh pihak agar menjaga kesakralan adat Lampung. Ia meminta masyarakat tidak mencampurkan prosesi adat dengan kepentingan pribadi maupun keuntungan tertentu.

Prosesi Tidak Mewakili Seluruh Kebuayan di Lampung

Arif menilai prosesi pengangkenan kepada Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, merupakan bentuk penghormatan dari sebagian kebuayan di Provinsi Lampung. Menurutnya, penghormatan tersebut menjadi hak kelompok adat yang melaksanakannya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa prosesi tersebut tidak mewakili seluruh marga maupun seluruh kebuayan yang berada di Tanah Lampung. Setiap kelompok adat memiliki kewenangan serta kedudukan masing-masing dalam menjalankan tradisi.

Ia berharap masyarakat memahami perbedaan tersebut agar tidak muncul kesimpulan yang keliru. Pemahaman yang utuh akan membantu menjaga keharmonisan antarkelompok adat.

Arif juga mengajak masyarakat menghormati keberagaman pandangan dalam lingkungan adat Lampung. Ia menilai dialog yang santun akan menghasilkan pemahaman yang lebih baik dibandingkan perdebatan berkepanjangan.

Polemik Angken Sewaghian Jadi Momentum Edukasi Budaya

Arif yang aktif melestarikan budaya Lampung berharap polemik yang berkembang tidak memengaruhi pemahaman generasi muda terhadap adat Lampung. Ia menginginkan masyarakat memperoleh penjelasan yang benar mengenai tata cara adat.

Menurutnya, perhatian publik terhadap persoalan tersebut membuka peluang memperkenalkan budaya Lampung kepada masyarakat yang lebih luas. Kesempatan itu perlu dimanfaatkan sebagai sarana edukasi mengenai mekanisme adat secara utuh.

Ia menilai penyampaian informasi yang benar akan mengurangi kesalahpahaman di tengah masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat memahami proses adat berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Sebagai bahan evaluasi, Arif menyampaikan beberapa hal perlu menjadi perhatian seluruh pihak. Evaluasi tersebut bertujuan menjaga pelaksanaan adat tetap sesuai dengan tata titi yang diwariskan para leluhur.

Menurut saya, penyelesaian di sesat dengan bersumpah di bawah Al-Qur’an sudah menjadi mekanisme yang umum dilaksanakan oleh masyarakat Lampung dalam prosesi Angken Sewaghian. Hal ini dapat menjadi salah satu solusi agar persoalan dapat diselesaikan sesuai dengan ketentuan adat yang berlaku,” pungkasnya.

Arif berharap seluruh elemen masyarakat menjaga nilai persaudaraan dalam menyikapi perbedaan pandangan. Ia juga mengajak masyarakat menghormati adat, budaya, dan mekanisme yang telah menjadi pedoman masyarakat Lampung selama turun-temurun.

  • Penulis: Orba Battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Silaturahmi Perguruan Pencak Silat Lampung Meriahkan Tasyakuran dan Maulid Nabi

    Silaturahmi Perguruan Pencak Silat Lampung Meriahkan Tasyakuran dan Maulid Nabi

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, BattikPost Site  – Suasana penuh kebersamaan terasa dalam acara Tasyakuran Rumah Baru yang sekaligus dirangkai dengan silaturahmi perguruan pencak silat se-Provinsi Lampung. Acara yang digelar pada Minggu, 14 September 2025 ini juga menjadi momen memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh keluarga besar Partisan Siliwangi, sebuah wadah kebersamaan para […]

  • Satu Anggota Polisi Jadi Tersangka Tragedi Sabung Ayam di Way Kanan

    Satu Anggota Polisi Jadi Tersangka Tragedi Sabung Ayam di Way Kanan

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Bandar Lampung – Polda Lampung menetapkan seorang anggota polisi sebagai tersangka dalam kasus perjudian sabung ayam yang berujung tragedi di Kampung Karang Manik, Negara Batin, Way Kanan. Tersangka adalah Kapri, anggota Polda Sumatera Selatan, yang diduga terlibat dalam praktik perjudian serta memiliki hubungan dengan pelaku utama penembakan yang menewaskan tiga anggota Polsek Negara Batin. […]

  • Seminar Nasional Keayahan Pringsewu Dorong Peran Ayah Bangun Generasi Unggul

    Seminar Nasional Keayahan Pringsewu Dorong Peran Ayah Bangun Generasi Unggul

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Seminar Nasional Keayahan yang digelar Pemerintah Kabupaten Pringsewu dalam rangka Harganas ke-33 Tahun 2026 menegaskan pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah mendorong penguatan ketahanan keluarga untuk menciptakan generasi unggul, sehat, dan berdaya saing di era digital. Seminar Nasional Keayahan Perkuat Ketahanan Keluarga Pringsewu, Battikpost.site — Pemerintah Kabupaten Pringsewu menggelar Seminar Nasional […]

  • Waspada! Pagi Hari Jadi Waktu Rawan Serangan Stroke, Kenali Gejala dan Pemicunya

    Waspada! Pagi Hari Jadi Waktu Rawan Serangan Stroke, Kenali Gejala dan Pemicunya

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

    Jakarta, BattikPost  Site – Stroke merupakan salah satu kondisi medis darurat yang dapat mengancam nyawa jika tidak segera ditangani. Penyakit ini terjadi akibat terganggunya aliran darah ke otak, baik karena sumbatan (stroke iskemik) maupun pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Jika suplai oksigen terhenti meski hanya beberapa menit, kerusakan otak permanen bisa terjadi. Para ahli menegaskan […]

  • Proyek Jalan Rp92 Miliar di Sumsel Disomasi, BBPJN Diduga Gagal Desain

    Proyek Jalan Rp92 Miliar di Sumsel Disomasi, BBPJN Diduga Gagal Desain

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Palembang, Battikpost.site – Proyek jalan nasional senilai Rp92 miliar yang dikerjakan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan kembali menjadi sorotan publik. DPP Barisan Rakyat Anti Korupsi (BARAK) melayangkan somasi kedua karena menduga proyek tersebut cacat sejak tahap perencanaan dan tidak memenuhi standar teknis jalan bertonase berat. Sekjen DPP BARAK, Hariansyah, menegaskan bahwa BBPJN […]

  • Timnas U-20 Indonesia Bersiap Hadapi Piala Asia U-20 2025 di Shenzhen, China

    Timnas U-20 Indonesia Bersiap Hadapi Piala Asia U-20 2025 di Shenzhen, China

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle een1978
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Battik Media, – Timnas U-20 Indonesia telah tiba di Shenzhen, China, pada Minggu (9/2), untuk memulai perjuangannya di Piala Asia U-20 2025. Turnamen yang akan berlangsung dari 12 Februari hingga 1 Maret 2025 ini menjadi ajang bergengsi bagi skuad Garuda Muda yang diasuh oleh pelatih Indra Sjafri. Indonesia tergabung di Grup C bersama […]

expand_less