Breaking News
light_mode

Pelayanan IGD RSUD Abdul Moeloek Dikeluhkan Lambat

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • print Cetak
Pelayanan IGD RSUD Abdul Moeloek kembali menuai keluhan dari masyarakat. Sejumlah pasien dan keluarga pasien mengaku menunggu berjam-jam untuk observasi, pemeriksaan lanjutan, hingga kepastian tindakan medis. Kondisi tersebut memicu perhatian publik karena dinilai melampaui standar pelayanan minimal rumah sakit.

Keluhan Pasien dan Keluarga di IGD

Bandar Lampung, Battikpost.site — RSUD Dr. H. Abdul Moeloek berperan sebagai rumah sakit rujukan utama di Provinsi Lampung. Rumah sakit tersebut mengusung motto “Bekerja dengan Hati, Melayani dengan Cinta, Bergerak Bersama, Berkembang Bersama”.

Namun, sejumlah warga mengaku mengalami pelayanan yang tidak sesuai dengan harapan. Mereka menilai proses penanganan lanjutan berlangsung terlalu lama setelah petugas memberikan tindakan awal.

Laporan yang diterima redaksi menunjukkan pasien memperoleh pemeriksaan awal ketika tiba di IGD. Setelah itu, pasien harus menunggu cukup lama untuk proses observasi, pemeriksaan penunjang, dan keputusan medis berikutnya.

Salah satu keluarga pasien mengaku mengalami kondisi tersebut ketika mendampingi kerabatnya menjalani perawatan di IGD RSUD Abdul Moeloek.

“Saya membawa kerabat yang sakit sejak pukul 10.30 pagi. Sampai pukul 16.30 sore hanya terpasang infus. Ketika ditanya, jawabannya selalu masih menunggu hasil. Kami sangat cemas karena kondisi pasien semakin lemah. Mottonya bagus, tetapi terasa hanya sebatas tulisan,” ujarnya, Rabu (24/6).

Keluarga pasien mengaku khawatir karena kondisi kesehatan pasien terus menurun selama menunggu kepastian tindakan medis. Mereka berharap rumah sakit memberikan informasi yang jelas kepada keluarga pasien.

Standar Pelayanan Minimal IGD

Pemerintah telah menetapkan standar pelayanan bagi instalasi gawat darurat melalui sejumlah regulasi. Ketentuan tersebut tercantum dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1204/Menkes/SK/X/2004, Nomor 586/Menkes/SK/IX/2009, Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit, dan Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS).

Aturan tersebut mengharuskan petugas melakukan triase atau pemeriksaan awal dalam waktu maksimal lima menit sejak pasien tiba di IGD.

Petugas medis juga wajib memberikan penanganan darurat awal dalam rentang 15 hingga 60 menit. Rentang waktu tersebut menyesuaikan tingkat kegawatan pasien.

Untuk pemeriksaan laboratorium pada kasus kritis, rumah sakit menargetkan hasil selesai dalam waktu maksimal 30 menit. Pemeriksaan radiologi darurat seperti rontgen dan USG memiliki target penyelesaian maksimal 60 menit.

Standar tersebut juga mengatur masa observasi pasien di ruang IGD. Pasien dengan kondisi gawat berat seharusnya menjalani observasi maksimal enam jam.

Pasien dengan kondisi gawat sedang memiliki batas observasi maksimal empat jam. Sementara pasien dengan keluhan ringan memiliki batas observasi maksimal dua jam.

Setelah masa observasi berakhir, rumah sakit harus menentukan tindak lanjut yang jelas. Tindak lanjut tersebut dapat berupa rawat inap, pemindahan ruang perawatan, rujukan ke fasilitas lain, atau izin pulang.

Apabila pasien menunggu lebih dari enam jam tanpa keputusan medis lanjutan, kondisi tersebut dapat dikategorikan melampaui standar pelayanan yang berlaku.

  • Pentingnya Respons Cepat di Ruang Gawat Darurat

Pelayanan gawat darurat memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan pasien. Setiap menit yang berlalu dapat memengaruhi kondisi kesehatan pasien.

Karena itu, kecepatan dan ketepatan pelayanan menjadi unsur utama dalam sistem penanganan kegawatdaruratan. Rumah sakit rujukan dituntut mampu memberikan pelayanan yang cepat, responsif, dan terukur.

Selain tenaga medis yang memadai, rumah sakit juga memerlukan sistem pelayanan yang efektif. Ketersediaan alat kesehatan dan sarana pendukung turut menentukan kualitas layanan kepada pasien.

Masyarakat Minta Evaluasi Menyeluruh

Keluhan yang muncul mendorong masyarakat meminta perhatian langsung dari Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Imam Ghozali.

Masyarakat berharap pimpinan rumah sakit melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi pelayanan di lapangan. Mereka juga meminta evaluasi terhadap sistem kerja dan alur pelayanan yang berjalan saat ini.

Warga menilai motto pelayanan rumah sakit harus tercermin dalam pelayanan nyata. Mereka berharap setiap pasien memperoleh penanganan yang cepat dan sesuai kebutuhan medis.

Menurut masyarakat, rumah sakit perlu memastikan seluruh prosedur berjalan efektif. Langkah tersebut penting untuk mengurangi waktu tunggu pasien dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Evaluasi juga perlu mencakup kecukupan tenaga medis, distribusi petugas, serta kesiapan fasilitas pendukung. Perbaikan pada berbagai aspek tersebut dinilai dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan rumah sakit.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen RSUD Dr. H. Abdul Moeloek belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan tersebut.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi. Langkah tersebut bertujuan menjaga prinsip keberimbangan informasi sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Lampung.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelatihan AI Dorong UMKM Lampung Naik Kelas

    Pelatihan AI Dorong UMKM Lampung Naik Kelas

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Dekranasda Provinsi Lampung bersama Bank Indonesia menggelar pelatihan AI bagi UMKM Lampung di Aula Permaisuri, Kamis (16/10/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence untuk promosi produk dan pengembangan usaha. Dekranasda Lampung Buka Pelatihan AI bagi UMKM Bandar Lampung, Battikpost.site — Ketua Dekranasda Provinsi Lampung diwakili oleh pengurus bidang Manajemen Usaha, […]

  • Pemerintah Dorong Sinergi Daerah Capai Target Penurunan Kemiskinan

    Pemerintah Dorong Sinergi Daerah Capai Target Penurunan Kemiskinan

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Pemerintah Tekankan Pentingnya Sinergi Daerah Bandar Lampung, Battikpost.site – Pemerintah mendorong sinergi antara pusat dan daerah untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan. Oleh karena itu, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara daring pada Senin (8/9/2025) dari Ruang Command Center Dinas Kominfotik Provinsi Lampung. Capaian Inflasi Nasional dan Dampaknya Pada kesempatan […]

  • Hasil Indonesia vs Argentina Voli FIVB U21 2025: Garuda Muda Tumbang Lewat Duel Ketat Full Set

    Hasil Indonesia vs Argentina Voli FIVB U21 2025: Garuda Muda Tumbang Lewat Duel Ketat Full Set

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

      Jiangmen, China BattikPost Site – Timnas Voli Indonesia U21 kembali harus menelan kekalahan tipis setelah dipaksa menyerah 2-3 dari Argentina dalam laga keempat Grup D FIVB U21 2025 Putra, Senin (25/8/2025). Kekalahan ini menjadi laga full set kedua yang dijalani Garuda Muda di turnamen tersebut. Hasil ini membuat Indonesia turun ke peringkat kelima klasemen […]

  • Proyek Tower PT ORLIE di Lampung Barat Tuai Sorotan

    Proyek Tower PT ORLIE di Lampung Barat Tuai Sorotan

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Proyek Tower PT ORLIE di Lampung Barat menjadi perhatian publik. Aktivitas pembangunan tetap berjalan saat izin belum terkonfirmasi. Tim media juga menemukan dugaan pelanggaran standar K3. DLH Lampung Barat menyebut perusahaan belum mengajukan izin. Proyek Tower PT ORLIE Jadi Perhatian Publik Lampung Barat, Battikpost.site — Pembangunan tower bersama yang dikelola grup PT ORLIE di Kabupaten […]

  • Forum Buay Bulan Bersatu Desak PTPN I Regional 7 Tanggapi Tuntutan Lahan

    Forum Buay Bulan Bersatu Desak PTPN I Regional 7 Tanggapi Tuntutan Lahan

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Buay Bulan Bersatu kembali mendatangi lokasi lahan di Kecamatan Tulangbawang Udik, Tulang Bawang Barat, Sabtu (1/8/2026). Massa menyampaikan tuntutan terkait status lahan, pelaksanaan CSR, program plasma, dan kesempatan kerja kepada PTPN I Regional 7 Unit Usaha Bunga Mayang. Forum Buay Bulan Bersatu Lanjutkan Perjuangan Masyarakat Tubaba, Battikpost.site — Forum […]

  • Sepeda Motor Mahasiswi di Bandar Lampung Raib di Depan Kafe, Rekaman CCTV Jadi Harapan

    Sepeda Motor Mahasiswi di Bandar Lampung Raib di Depan Kafe, Rekaman CCTV Jadi Harapan

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Bandar Lampung — Seorang mahasiswi bernama Nindi Halifatun Janah (18), warga Dusun Tegal Rejo, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan, menjadi korban pencurian sepeda motor di depan sebuah kafe kawasan Kemiling, Bandar Lampung. Peristiwa terjadi pada Senin malam, 2 Juni 2025 sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu, Nindi memarkir sepeda motor Honda Beat warna biru putih […]

expand_less