Breaking News
light_mode

Pelayanan IGD RSUD Abdul Moeloek Dikeluhkan Lambat

  • account_circle Admin
  • calendar_month 2 menit yang lalu
  • print Cetak
Pelayanan IGD RSUD Abdul Moeloek kembali menuai keluhan dari masyarakat. Sejumlah pasien dan keluarga pasien mengaku menunggu berjam-jam untuk observasi, pemeriksaan lanjutan, hingga kepastian tindakan medis. Kondisi tersebut memicu perhatian publik karena dinilai melampaui standar pelayanan minimal rumah sakit.

Keluhan Pasien dan Keluarga di IGD

Bandar Lampung, Battikpost.site — RSUD Dr. H. Abdul Moeloek berperan sebagai rumah sakit rujukan utama di Provinsi Lampung. Rumah sakit tersebut mengusung motto “Bekerja dengan Hati, Melayani dengan Cinta, Bergerak Bersama, Berkembang Bersama”.

Namun, sejumlah warga mengaku mengalami pelayanan yang tidak sesuai dengan harapan. Mereka menilai proses penanganan lanjutan berlangsung terlalu lama setelah petugas memberikan tindakan awal.

Laporan yang diterima redaksi menunjukkan pasien memperoleh pemeriksaan awal ketika tiba di IGD. Setelah itu, pasien harus menunggu cukup lama untuk proses observasi, pemeriksaan penunjang, dan keputusan medis berikutnya.

Salah satu keluarga pasien mengaku mengalami kondisi tersebut ketika mendampingi kerabatnya menjalani perawatan di IGD RSUD Abdul Moeloek.

Saya membawa kerabat yang sakit sejak pukul 10.30 pagi. Sampai pukul 16.30 sore hanya terpasang infus. Ketika ditanya, jawabannya selalu masih menunggu hasil. Kami sangat cemas karena kondisi pasien semakin lemah. Mottonya bagus, tetapi terasa hanya sebatas tulisan,” ujarnya, Rabu (24/6).

Keluarga pasien mengaku khawatir karena kondisi kesehatan pasien terus menurun selama menunggu kepastian tindakan medis. Mereka berharap rumah sakit memberikan informasi yang jelas kepada keluarga pasien.

Standar Pelayanan Minimal IGD

Pemerintah telah menetapkan standar pelayanan bagi instalasi gawat darurat melalui sejumlah regulasi. Ketentuan tersebut tercantum dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1204/Menkes/SK/X/2004, Nomor 586/Menkes/SK/IX/2009, Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit, dan Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS).

Aturan tersebut mengharuskan petugas melakukan triase atau pemeriksaan awal dalam waktu maksimal lima menit sejak pasien tiba di IGD.

Petugas medis juga wajib memberikan penanganan darurat awal dalam rentang 15 hingga 60 menit. Rentang waktu tersebut menyesuaikan tingkat kegawatan pasien.

Untuk pemeriksaan laboratorium pada kasus kritis, rumah sakit menargetkan hasil selesai dalam waktu maksimal 30 menit. Pemeriksaan radiologi darurat seperti rontgen dan USG memiliki target penyelesaian maksimal 60 menit.

Standar tersebut juga mengatur masa observasi pasien di ruang IGD. Pasien dengan kondisi gawat berat seharusnya menjalani observasi maksimal enam jam.

Pasien dengan kondisi gawat sedang memiliki batas observasi maksimal empat jam. Sementara pasien dengan keluhan ringan memiliki batas observasi maksimal dua jam.

Setelah masa observasi berakhir, rumah sakit harus menentukan tindak lanjut yang jelas. Tindak lanjut tersebut dapat berupa rawat inap, pemindahan ruang perawatan, rujukan ke fasilitas lain, atau izin pulang.

Apabila pasien menunggu lebih dari enam jam tanpa keputusan medis lanjutan, kondisi tersebut dapat dikategorikan melampaui standar pelayanan yang berlaku.

  • Pentingnya Respons Cepat di Ruang Gawat Darurat

Pelayanan gawat darurat memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan pasien. Setiap menit yang berlalu dapat memengaruhi kondisi kesehatan pasien.

Karena itu, kecepatan dan ketepatan pelayanan menjadi unsur utama dalam sistem penanganan kegawatdaruratan. Rumah sakit rujukan dituntut mampu memberikan pelayanan yang cepat, responsif, dan terukur.

Selain tenaga medis yang memadai, rumah sakit juga memerlukan sistem pelayanan yang efektif. Ketersediaan alat kesehatan dan sarana pendukung turut menentukan kualitas layanan kepada pasien.

Masyarakat Minta Evaluasi Menyeluruh

Keluhan yang muncul mendorong masyarakat meminta perhatian langsung dari Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Imam Ghozali.

Masyarakat berharap pimpinan rumah sakit melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi pelayanan di lapangan. Mereka juga meminta evaluasi terhadap sistem kerja dan alur pelayanan yang berjalan saat ini.

Warga menilai motto pelayanan rumah sakit harus tercermin dalam pelayanan nyata. Mereka berharap setiap pasien memperoleh penanganan yang cepat dan sesuai kebutuhan medis.

Menurut masyarakat, rumah sakit perlu memastikan seluruh prosedur berjalan efektif. Langkah tersebut penting untuk mengurangi waktu tunggu pasien dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Evaluasi juga perlu mencakup kecukupan tenaga medis, distribusi petugas, serta kesiapan fasilitas pendukung. Perbaikan pada berbagai aspek tersebut dinilai dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan rumah sakit.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen RSUD Dr. H. Abdul Moeloek belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan tersebut.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi. Langkah tersebut bertujuan menjaga prinsip keberimbangan informasi sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Lampung.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Streamlining Tasks: Automation Gadgets Revolutionizing Everyday Work

    Streamlining Tasks: Automation Gadgets Revolutionizing Everyday Work

    • calendar_month Rabu, 17 Jan 2024
    • account_circle Editor
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Pemprov Lampung Tertibkan Aset Lahan di Sabah Balau, Warga Diminta Kosongkan Lokasi

    Pemprov Lampung Tertibkan Aset Lahan di Sabah Balau, Warga Diminta Kosongkan Lokasi

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battik Media, Pemerintah Provinsi Lampung telah mengambil langkah tegas dalam menertibkan aset lahan miliknya di Desa Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kelurahan Sukarame Baru, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung,Rabu (12/02/25). Langkah ini diambil setelah melalui serangkaian proses hukum dan sosialisasi kepada masyarakat yang menempati lahan tersebut tanpa hak kepemilikan yang sah.Baca […]

  • Gubernur Mirza Dorong Generasi Muda Karo Cintai Budaya Leluhur

    Gubernur Mirza Dorong Generasi Muda Karo Cintai Budaya Leluhur

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Melestarikan Budaya Karo di Era Digital Bandar Lampung, Battikpost.site — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak generasi muda Karo untuk mencintai dan menjaga budaya leluhur mereka. Ia menyampaikan seruan tersebut saat menghadiri Pagelaran Budaya Karo di Gedung Cio-Cio Merga Silima, Tanjung Senang, Bandar Lampung, Jumat (3/10/2025). Kegiatan yang berlangsung dua hari, 3–4 Oktober 2025, mengangkat […]

  • Pelaku Curanmor Bandar Lampung Tembakkan Senjata Api

    Pelaku Curanmor Bandar Lampung Tembakkan Senjata Api

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Kasus curanmor Bandar Lampung terjadi di Kelurahan Palapa, Jumat (3/4/2026). Dua pelaku mencuri motor di depan Tailor Fantastic. Aksi mereka terekam CCTV. Salah satu pelaku menembakkan senjata api saat warga memergoki kejadian tersebut. Kronologi Kejadian Curanmor Bandar Lampung Bandar Lampung, Battikpost.site — Peristiwa pencurian kendaraan bermotor terjadi di Kelurahan Palapa, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung. […]

  • BCA Syariah Bandar Lampung Tingkatkan Literasi Keuangan UMKM

    BCA Syariah Bandar Lampung Tingkatkan Literasi Keuangan UMKM

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Iyan
    • 0Komentar

    BCA Syariah Bandar Lampung Dorong Literasi Keuangan UMKM Bandar Lampung, Battikpost.site – BCA Syariah Bandar Lampung meningkatkan literasi keuangan UMKM melalui kegiatan edukasi perbankan syariah bagi penggiat usaha di Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Program ini bertujuan memperkuat pemahaman pelaku UMKM dalam mengelola keuangan sekaligus memanfaatkan produk perbankan syariah secara optimal. Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian […]

  • Wakil Gubernur Lampung Pantau Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bahan Pangan Menjelang Ramadan

    Wakil Gubernur Lampung Pantau Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bahan Pangan Menjelang Ramadan

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela melakukan peninjauan terkait Ketersediaan bahan pangan dan Harga Bahan Pokok menjelang Bulan Suci Ramadan bertempat di Pasar tradisional Kangkung, Rabu (26/02/2025). Dari hasil peninjauan tersebut, Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela menyampaikan bahwa beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, namun kenaikan tersebut masih relatif aman.Baca Juga TerbaruPelayanan IGD […]

expand_less