Breaking News
light_mode

Remaja Asal Tanjung Bintang Dikeroyok di Bumi Waras, Ponsel Dirampas

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • print Cetak

Aksi pengeroyokan Bumi Waras membuat geger warga. Sekelompok pria menyerang seorang remaja asal Tanjung Bintang di kamar kosnya. Mereka memukul korban hingga babak belur, lalu merampas ponselnya sebelum melarikan diri. Polisi kini menyelidiki kasus ini.


Remaja Jadi Korban Kekerasan Brutal

Bandar Lampung, Battikpost.siteKorban bernama Permana Rizky Adi S (19), warga Dusun Jatirejo, Desa Jati Indah, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan. Ia melapor ke Polsek Teluk Betung Selatan pada Kamis malam, 6 November 2025. Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/280/XI/2025/SPKT/Polsek Teluk Betung Selatan/Polda Lampung.

Rizky melaporkan peristiwa tersebut karena menderita luka dan kehilangan barang berharga. Ia mengaku tak menyangka persoalan gaji yang belum dibayar berujung kekerasan.


Kronologi Pengeroyokan dan Perampasan

Masalah bermula dari urusan gaji. Rizky bekerja bersama pamannya Handrianto Basuki untuk mengantarkan air mineral untuk di antarkan ke kecamatan dan puskes, dan menagih gajinya kepada terlapor melalui pesan WhatsApp. Namun, terlapor menolak membayar dan hanya berjanji akan memberikan uang tersebut beberapa hari lagi.

Beberapa hari kemudian, Rizky kembali menagih gaji yang belum ia terima. Terlapor justru menantangnya dengan kalimat keras, Kalau saya tidak mau bayar, kamu mau apa?”

Ucapan itu memicu ketegangan antara keduanya. Pada Rabu, 5 November 2025, sekitar pukul 14.30 WIB, terlapor mendatangi kos Rizky di Jalan Yos Sudarso, Gang Ikan Semagar, Kelurahan Bumi Waras, bersama beberapa rekannya.

Tanpa basa-basi, para pelaku langsung menyerang. Mereka memukul wajah Rizky berulang kali. Selain itu, mereka juga merampas ponsel korban merek Vivo Y21A warna hitam. Setelah itu, para pelaku kabur meninggalkan lokasi kejadian.


Luka Serius dan Kerugian Korban

Akibat pengeroyokan tersebut, Rizky mengalami luka lecet di mata kanan dan hidung, serta benjol di bagian belakang kepala. Selain itu, ia juga merasakan nyeri hebat di tangan kiri akibat pukulan bertubi-tubi.

Selain luka fisik, korban kehilangan satu unit ponsel yang dirampas para pelaku. Kejadian itu tidak hanya menyebabkan kerugian materi, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam. Setelah peristiwa itu, Rizky merasa ketakutan dan memilih bersembunyi di rumah untuk sementara waktu.


Polisi Langsung Tindaklanjuti Kasus

Petugas SPKT Bripka Iwan Susanto menerima laporan Rizky dan mencatat seluruh keterangan secara lengkap. Polisi menilai para pelaku diduga kuat melanggar Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Sementara itu, pihak kepolisian menegaskan komitmen untuk menindak tegas semua bentuk kekerasan. Dengan demikian, korban dapat memperoleh keadilan penuh.


Korban Masih Trauma dan Harap Pelaku Dihukum

Informasi yang dihimpun wartawan menunjukkan bahwa Rizky masih mengalami trauma. Ia enggan keluar rumah dan takut bertemu orang tak dikenal.

Yang saya mau cuma keadilan. Saya sudah luka dan kehilangan ponsel. Saya ingin pelaku dihukum,” ujar Rizky kepada awak media.

Selain itu, keluarga korban berharap polisi segera menangkap pelaku agar tidak menimbulkan korban lain. Mereka juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam menyelesaikan masalah pribadi.


Pesan Moral bagi Masyarakat

Kasus pengeroyokan Bumi Waras ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat. Setiap persoalan sebaiknya diselesaikan melalui jalur hukum, bukan dengan kekerasan.

Di sisi lain, aparat kepolisian mengimbau masyarakat agar segera melapor bila mengalami ancaman atau intimidasi. Dengan begitu, aparat dapat bertindak cepat dan mencegah terjadinya kekerasan yang lebih parah.

Selanjutnya, Polsek Teluk Betung Selatan memastikan penyelidikan tetap berjalan. Petugas berkomitmen menangkap pelaku dan menegakkan hukum secara adil.

Dengan demikian, korban memperoleh keadilan, dan masyarakat dapat kembali merasa aman. Kasus ini juga diharapkan menjadi peringatan keras bagi siapa pun agar tidak menyelesaikan sengketa dengan kekerasan fisik. (Rls/Red).

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Bandar Lampung Resmikan JPO Siger Milenial, Tingkatkan Keamanan Pejalan Kaki

    Wali Kota Bandar Lampung Resmikan JPO Siger Milenial, Tingkatkan Keamanan Pejalan Kaki

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Bandar Lampung,Battik Media, – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, meresmikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Siger Milenial pada Jumat (14/2). JPO yang menghubungkan Masjid Agung Al Furqon dengan gedung parkir Pemerintah Kota Bandar Lampung ini dibangun dengan tujuan meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi pejalan kaki di kawasan tersebut. Peresmian ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, […]

  • Gregoria Mariska Tunda Bulan Madu Demi All England 2025

    Gregoria Mariska Tunda Bulan Madu Demi All England 2025

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Jakarta – Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, memutuskan menunda bulan madu usai pernikahannya dengan musisi Mikha Angelo pada Jumat (21/2) di Bandung. Pilihan ini diambil untuk memfokuskan diri pada persiapan turnamen bergengsi HSBC BWF World Tour Super 1000 All England 2025, yang akan berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Inggris, pada 11-16 […]

  • Gindha Ansori Wayka Desak Polsek Tanjung Senang Bertindak Cepat

    Gindha Ansori Wayka Desak Polsek Tanjung Senang Bertindak Cepat

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Bandar Lampung — Penasihat Hukum Gindha Ansori Wayka mendesak Polsek Tanjung Senang untuk menindak lanjuti laporan dugaan penganiayaan yang dialami Kliennya (WH), warga gang Teratai, RT 004, LK II, Kelurahan Way Kandis, Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung. “Dugaan penganiayaan yang dialami Klien Kami sepatutnya cepat di proses oleh Polsek Tanjung Senang, yaitu dengan […]

  • Lampung Fokus Jalan Beton, Target 90 Persen Mantap 2028

    Lampung Fokus Jalan Beton, Target 90 Persen Mantap 2028

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmen memperbaiki kualitas jalan dengan strategi baru. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menargetkan mulai 2026 seluruh pembangunan jalan tidak lagi menggunakan aspal, tetapi beralih ke beton. Kebijakan ini diharapkan mendorong pencapaian 90 persen jalan provinsi dalam kondisi mantap pada 2028. Infrastruktur Jadi Prioritas Bandar Lampung, Battikpost.site — Sejak awal menjabat pada […]

  • Kapolda Lampung Bantah Isu Setoran Judi di Balik Tragedi Penembakan

    Kapolda Lampung Bantah Isu Setoran Judi di Balik Tragedi Penembakan

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Bandar Lampung– Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, dengan tegas membantah isu yang beredar terkait dugaan setoran hasil judi sabung ayam kepada Polsek dan Koramil di Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan. Helmy meminta pihak yang menyebarkan tuduhan tersebut untuk menunjukkan bukti konkret dan valid, bukan sekadar isu liar yang dapat memperkeruh situasi. “Kalau […]

  • Warga Merbau Mataram Perbaiki Jembatan Rusak Dengan Dana Pribadi

    Warga Merbau Mataram Perbaiki Jembatan Rusak Dengan Dana Pribadi

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Warga Karang Raja Bergerak Perbaiki Jembatan Rusak Sejak 2017 Lampung Selatan, Battikpost.site — Warga Desa Karang Raja, Kecamatan Merbau Mataram, memperbaiki jembatan rusak parah secara mandiri menggunakan dana pribadi. Langkah ini memicu sorotan publik dan menjadi simbol kekecewaan terhadap Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang dinilai abai terhadap perbaikan infrastruktur penting. Kerusakan jembatan tersebut telah berlangsung […]

expand_less