LSM Maung Audiensi dengan Dinas Pendidikan Lampung Bahas Transparansi
- account_circle Karim Saputra
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

LSM Maung menggelar audiensi dengan Dinas Pendidikan Lampung di Bandar Lampung, Selasa (8/9/2026). Pertemuan itu mempertemukan pengurus LSM, awak media, dan Kepala Dinas Pendidikan Thomas Amirico untuk membahas aspirasi masyarakat, hasil investigasi, serta keterbukaan informasi pada sektor pendidikan.
LSM Maung Sampaikan Aspirasi Masyarakat
BANDAR LAMPUNG, Battikpost.site – LSM Maung membangun dialog dengan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung melalui audiensi yang berlangsung pada Selasa (8/9/2026).
Kadiv Investigasi LSM Maung, Jauhari, memimpin rombongan organisasi bersama sejumlah anggota. Awak media juga mengikuti pertemuan tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menerima rombongan secara langsung di kantornya.
Pertemuan itu menjadi ruang komunikasi antara organisasi masyarakat dan pemerintah. Kedua pihak membahas berbagai persoalan pendidikan yang menjadi perhatian masyarakat.
LSM Maung membawa aspirasi masyarakat dalam forum tersebut. Organisasi itu juga menyampaikan sejumlah hasil investigasi yang berkaitan dengan sektor pendidikan di Provinsi Lampung.
Jauhari menjelaskan tujuan utama audiensi tersebut. Ia ingin menyampaikan informasi dari masyarakat sekaligus meminta penjelasan terhadap sejumlah persoalan.
Hasil Investigasi Menjadi Bahan Dialog
Jauhari menjelaskan bahwa LSM Maung menjalankan fungsi kontrol sosial melalui laporan masyarakat. Organisasi itu menelusuri setiap informasi sebelum menyampaikannya kepada instansi berwenang.
Menurutnya, dialog langsung menjadi langkah penting untuk menghindari kesalahpahaman. Komunikasi terbuka juga memberi ruang bagi semua pihak menyampaikan penjelasan berdasarkan kewenangannya.
“Kami datang untuk menyampaikan aspirasi dan hasil investigasi yang menjadi perhatian masyarakat. Kami berharap setiap persoalan dapat diklarifikasi secara terbuka sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman,” ujar Jauhari.
Ia menegaskan bahwa LSM Maung akan terus mengutamakan komunikasi. Organisasi itu juga akan menjaga koordinasi dengan instansi terkait.
Jauhari menilai pola komunikasi tersebut dapat memperkuat fungsi sosial organisasi. Pendekatan itu juga dapat membantu menyelesaikan persoalan secara terbuka.
Kehadiran awak media melengkapi jalannya audiensi. Media diharapkan menyampaikan informasi secara berimbang kepada masyarakat.
Dinas Pendidikan Lampung Buka Ruang Komunikasi
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menyambut baik kehadiran jajaran LSM Maung dan perwakilan media.
Ia membuka ruang dialog selama audiensi berlangsung. Langkah itu memberi kesempatan kepada semua pihak untuk membahas persoalan pendidikan berdasarkan data dan keterangan yang tersedia.
Thomas Amirico mendorong komunikasi yang terbuka antara pemerintah dan masyarakat. Pendekatan tersebut mendukung penyampaian informasi yang lebih jelas.
Forum itu juga mempertemukan unsur pemerintah, organisasi masyarakat, dan media dalam satu pembahasan. Ketiga unsur tersebut memiliki peran masing-masing dalam mengawal penyelenggaraan pendidikan.
Harapkan Keterbukaan Informasi Pendidikan
LSM Maung berharap komunikasi dengan Dinas Pendidikan Lampung terus berlanjut setelah audiensi tersebut.
Jauhari menilai pengawasan terhadap pelayanan publik perlu berjalan secara konstruktif. Setiap instansi juga perlu memiliki kesempatan untuk memberikan penjelasan.
Ia menekankan pentingnya keterbukaan informasi dalam persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat. Penjelasan yang terbuka dapat membantu meningkatkan kepercayaan publik.
Menurutnya, sektor pendidikan membutuhkan komunikasi yang sehat antara pemerintah dan masyarakat. Dialog menjadi salah satu cara untuk membangun pemahaman bersama.
LSM Maung juga menyatakan komitmennya untuk terus memantau berbagai persoalan di lapangan. Organisasi itu akan menyalurkan aspirasi masyarakat melalui mekanisme yang sesuai.
Sinergi Pemerintah, LSM, dan Media
Audiensi berlangsung dalam suasana dialog yang kondusif. Seluruh peserta mengikuti pembahasan dengan pendekatan komunikasi terbuka.
Pertemuan itu memperlihatkan pentingnya sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan media. Ketiga pihak memiliki peran dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan yang lebih baik.
LSM Maung menilai ruang komunikasi seperti ini perlu terus berlangsung. Forum tersebut dapat menjadi sarana penyampaian aspirasi sekaligus klarifikasi terhadap berbagai persoalan.
Baca Juga Terbaru
Organisasi itu berharap keterbukaan informasi semakin menguat pada sektor pendidikan. Harapan tersebut sejalan dengan upaya mendorong tata kelola pendidikan yang transparan dan akuntabel di Provinsi Lampung. (Karim Saputra).
- Penulis: Karim Saputra
- Editor: Admin




