Breaking News
light_mode

Kades Bangunan Ditahan, Kejari Lampung Selatan Tahan Isnaini

  • account_circle Orba Battik
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • print Cetak

Kades Bangunan ditahan Kejari Lampung Selatan pada Rabu, 29 April 2026, setelah penyidik menetapkan Isnaini sebagai tersangka dugaan korupsi dana desa. Kasus ini berkaitan dengan pengelolaan anggaran desa dan dugaan kerugian negara Rp651 juta.


Kejari Lampung Selatan Tahan Kepala Desa Bangunan

Lampung Selatan, Battikpost.site — Kejaksaan Negeri Lampung Selatan resmi menahan Kepala Desa Bangunan, Kecamatan Palas, Isnaini. Penyidik menetapkan Isnaini sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi dana desa.

Penahanan berlangsung pada Rabu, 29 April 2026. Penyidik lebih dulu memeriksa Isnaini selama sekitar enam jam di kantor Kejari Lampung Selatan.

Pada awal pemeriksaan, Isnaini berstatus saksi. Setelah penyidik mendalami keterangan dan alat bukti, status hukumnya berubah menjadi tersangka.

Sekitar pukul 16.25 WIB, Isnaini keluar dari gedung kejaksaan. Ia mengenakan rompi tahanan berwarna oranye.

Petugas juga memborgol kedua tangannya. Jaksa bersama aparat TNI mengawal proses pemindahan menuju kendaraan tahanan.

Kuasa hukum Isnaini turut hadir mendampingi kliennya. Mereka ialah Eko Umaidi, S.Kom., S.H. dan Adiyana, S.H. dari LBH Albantani.

Petugas kemudian membawa Isnaini ke mobil tahanan yang sudah terparkir di halaman kantor kejaksaan.

Saat awak media meminta keterangan, Isnaini memberi jawaban singkat.

“Kita terima saja,” ujarnya sambil berjalan menuju kendaraan tahanan.

Penyidik Klaim Kantongi Bukti yang Cukup

Kepala Seksi Intelijen Kejari Lampung Selatan, Agung Trisa Putra Fadillah Burdan, S.H., menjelaskan dasar penetapan tersangka tersebut.

Ia menyebut tim penyidik menemukan alat bukti yang cukup. Temuan itu menjadi dasar hukum untuk menaikkan status Isnaini.

“Hari ini tim Kejaksaan Negeri Lampung Selatan telah menetapkan saudara IS selaku Kepala Desa Bangunan sebagai tersangka. Dari hasil penyidikan, telah ditemukan bukti yang cukup,” kata Agung.

Pernyataan itu menegaskan proses penetapan tersangka telah melalui tahapan penyidikan. Penyidik juga mengumpulkan data dan dokumen yang relevan.

Kasus dugaan korupsi dana desa menjadi perhatian publik. Pengelolaan anggaran desa memang menuntut transparansi dan akuntabilitas.

Dana desa memiliki tujuan mendorong pembangunan di tingkat desa. Karena itu, setiap penggunaan anggaran wajib sesuai aturan.

Jika terjadi penyimpangan, aparat penegak hukum berwenang melakukan penyelidikan dan penyidikan.

Tersangka Dijerat Pasal Tindak Pidana Korupsi

Agung menjelaskan pasal yang menjerat tersangka. Penyidik memakai ketentuan dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Menurutnya, tersangka dijerat dengan Pasal 603 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 junto Pasal 20 dan Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Penyidik menilai ada dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam pengelolaan keuangan desa.

“Tersangka diduga menyalahgunakan jabatan dalam pengelolaan keuangan dana desa,” tegasnya.

Penegakan hukum terhadap dugaan korupsi di tingkat desa terus berjalan di berbagai daerah. Aparat biasanya menelusuri dokumen anggaran, kegiatan fisik, dan aliran dana.

Langkah itu bertujuan memastikan uang negara dipakai sesuai peruntukan. Selain itu, penindakan juga memberi efek jera.

Negara Rugi Rp651 Juta

Berdasarkan hasil audit, dugaan penyimpangan dalam perkara ini menimbulkan kerugian negara sekitar Rp651 juta.

Nilai tersebut menjadi salah satu unsur penting dalam penanganan perkara korupsi. Penyidik menggunakan hasil audit sebagai bagian dari pembuktian.

Setelah menetapkan Isnaini sebagai tersangka, kejaksaan langsung melakukan penahanan.

Penahanan berlangsung selama 20 hari pertama. Masa tahanan dihitung sejak 29 April 2026 hingga 18 Mei 2026.

Selama masa itu, tersangka dititipkan di lembaga pemasyarakatan untuk kepentingan penyidikan.

“Ancaman maksimalnya bisa mencapai 20 tahun penjara,” tambah Agung.

Ancaman hukuman itu menunjukkan seriusnya perkara korupsi. Negara menempatkan tindak pidana korupsi sebagai kejahatan yang merugikan masyarakat luas.

Kuasa Hukum Hormati Proses Hukum

Kuasa hukum Isnaini, Eko Umaidi, menyampaikan keterangan usai penahanan kliennya.

Ia menjelaskan Isnaini telah tiga kali menjalani pemeriksaan sebelumnya sebagai saksi.

“Tadi pagi masih berstatus saksi. Namun setelah Dzuhur, statusnya dinaikkan menjadi tersangka,” jelas Eko.

Menurut Eko, pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Tim kuasa hukum akan fokus menyiapkan pembelaan di persidangan.

Ia menegaskan pembuktian utama akan berlangsung di pengadilan.

“Untuk benar atau tidaknya tuduhan ini, nanti akan dibuktikan di pengadilan. Kami hanya mendampingi. Dugaan sementara terkait pengelolaan APBDes 2024, termasuk pembangunan kios dan anggaran BUMDes yang dilaporkan masyarakat,” tandasnya.

Pernyataan itu menegaskan posisi kuasa hukum sebagai pendamping tersangka. Mereka akan menggunakan jalur hukum yang tersedia.

Pengawasan Dana Desa Jadi Sorotan

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan dana desa. Pemerintah mengalokasikan dana desa untuk pembangunan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan pelayanan publik.

Karena itu, aparatur desa harus menjalankan tata kelola yang tertib. Setiap kegiatan perlu memiliki perencanaan, pelaksanaan, dan laporan yang jelas.

Masyarakat juga memiliki peran penting dalam pengawasan. Laporan warga sering menjadi pintu awal penelusuran dugaan pelanggaran.

Perkara Kades Bangunan ditahan Kejari Lampung Selatan kini memasuki tahap penyidikan lanjutan. Publik menunggu proses hukum berikutnya hingga persidangan berlangsung.

  • Penulis: Orba Battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Anak, TP PKK Lampung Tegaskan Komitmen

    Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Anak, TP PKK Lampung Tegaskan Komitmen

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    TP PKK Lampung Fokus Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak Bandar Lampung, Battikpost.site – TP PKK Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak. Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, menjadi Keynote Speaker pada “Event Akbar ke-3 Lingkar Muslimah” di Swiss-Belhotel, Minggu (3/8/2025). Mengusung tema “Lindungi Diri dan Keluarga dari Ancaman […]

  • JPKP Bertemu Wapres Gibran: Perkuat Peran Relawan dalam Pembangunan Nasional

    JPKP Bertemu Wapres Gibran: Perkuat Peran Relawan dalam Pembangunan Nasional

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Jakarta – Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) dipastikan segera bertemu dengan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, setelah audiensi resmi mereka mendapatkan respons positif dari pihak Istana. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara relawan dan pemerintah dalam mengawal program strategis nasional. Ketua Umum JPKP, Maret Samuel Sueken, mengonfirmasi kepastian ini usai […]

  • AMPPL Dukung Rosnati Syech Pimpin Universitas Malahayati

    AMPPL Dukung Rosnati Syech Pimpin Universitas Malahayati

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Bandar Lampung, 9 April 2025 – Aliansi Masyarakat Peduli Pendidikan Lampung (AMPPL) menyatakan dukungan penuh kepada Rosnati Syech untuk memimpin Universitas Malahayati dan Yayasan Ahli Teknologi (Altek). Dukungan ini disampaikan melalui pembacaan petisi terbuka yang digelar di halaman kampus Universitas Malahayati, Rabu (9/4). Koordinator Lapangan AMPPL, Abdilah Rizaky, menyampaikan bahwa Rosnati Syech merupakan figur […]

  • Korban Dugaan Pengeroyokan Lampung Minta Kapolda Tangkap Pelaku

    Korban Dugaan Pengeroyokan Lampung Minta Kapolda Tangkap Pelaku

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Korban dugaan pengeroyokan Lampung meminta Kapolda Lampung mengusut tuntas kasus yang menimpanya. Polda Lampung telah menerima laporan resmi. Korban berharap polisi segera menangkap seluruh pihak yang diduga terlibat sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Polda Lampung Terima Laporan Resmi Bandar Lampung, Battikpost.site — Kasus dugaan pengeroyokan terhadap Kurnia Islami Firdaus menjadi perhatian masyarakat. Kurnia merupakan warga […]

  • Banjir Besar Menerjang, Perbatasan Jambi-Sumbar Lumpuh Total

    Banjir Besar Menerjang, Perbatasan Jambi-Sumbar Lumpuh Total

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Jambi, 3 Maret 2025 – Satu lagi tantangan besar bagi infrastruktur nasional. Jalan penghubung utama antara Jambi dan Sumatera Barat mengalami kehancuran parah setelah diterjang banjir dengan debit air yang sangat tinggi. Hampir 500 meter jalan nasional amblas di sekitar gapura perbatasan kedua provinsi, mengakibatkan akses transportasi lumpuh total. Banjir yang melanda wilayah ini […]

  • Polres Lampung Timur Gelar Lat Pra Ops Ketupat Krakatau 2025 untuk Kesiapan Pengamanan Lebaran

    Polres Lampung Timur Gelar Lat Pra Ops Ketupat Krakatau 2025 untuk Kesiapan Pengamanan Lebaran

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost,Lampung Timur – Dalam rangka memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik Lebaran 2025, Polres Lampung Timur menggelar Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Ketupat Krakatau 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Lampung Timur, AKBP Benny Prasetya, dan berlangsung di Aula Tribrata Tunggal Panaluan Polres Lampung Timur pada Kamis (20/03/2025). Lat Pra Ops ini bertujuan […]

expand_less