Aksi Cepat Relawan dan Satpam RSAM Bantu Pasien
- account_circle Orba Battik
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Relawan dan Satpam RSAM bergerak cepat membantu pasien di tengah gangguan sistem pelayanan kesehatan di Bandar Lampung. Kolaborasi tersebut membantu proses registrasi, pengawasan antrean, hingga pendampingan pasien yang membutuhkan pelayanan medis di Rumah Sakit Abdul Moeloek.
Kolaborasi Relawan dan Satpam RSAM Bantu Pelayanan Pasien
Bandar Lampung, Battikpost.site — Pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Abdul Moeloek (RSAM) Bandar Lampung mengalami kepadatan akibat gangguan sistem. Kondisi tersebut membuat antrean pasien meningkat sejak pagi hari. Banyak pasien membutuhkan bantuan untuk memahami alur pelayanan rumah sakit.
Situasi itu mendorong Relawan Sosial Lampung turun langsung membantu pelayanan masyarakat. Relawan bekerja sama dengan satuan pengamanan rumah sakit untuk mengarahkan pasien. Mereka membantu pasien menuju ruang pelayanan yang sesuai.
Kolaborasi tersebut berlangsung di sejumlah titik pelayanan rumah sakit. Relawan membantu pasien mendapatkan informasi registrasi dan jadwal kontrol. Petugas keamanan juga menjaga ketertiban antrean agar pelayanan tetap berjalan lancar.
Kehadiran relawan mendapat perhatian dari masyarakat yang datang berobat. Banyak pasien merasa terbantu karena mendapat arahan secara langsung. Pendampingan tersebut membantu pasien menghemat waktu saat mencari layanan kesehatan.
Ahi Arif, yang akrab disapa Ahi, mengatakan kegiatan sosial tersebut bukan kali pertama dilakukan pihaknya dalam mendukung pelayanan di RSAM.
Baca Juga Terbaru
“Ini bukan kali pertama kami membantu menyokong pelayanan di RSAM. Kami ingin memastikan pasien tetap mendapatkan arahan dan bantuan di tengah kondisi gangguan sistem,” ujarnya.
Ahi menjelaskan relawan fokus membantu pasien yang terlihat kebingungan saat proses pelayanan berlangsung. Relawan juga membantu lansia dan keluarga pasien yang kesulitan memahami prosedur administrasi rumah sakit.
Menurutnya, kondisi gangguan sistem dapat memicu antrean panjang dan keterlambatan pelayanan. Karena itu, relawan berusaha mempercepat komunikasi antara pasien dan petugas rumah sakit. Langkah tersebut membantu pelayanan tetap berjalan lebih tertib.
Pasien Mengaku Terbantu dengan Kehadiran Relawan
Pasien dan keluarga pasien memberikan respons positif terhadap kegiatan sosial tersebut. Mereka menilai relawan dan petugas keamanan bekerja cepat membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
Vicky, pasien asal Bandar Surabaya, Lampung Tengah, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan relawan dan petugas keamanan rumah sakit yang dinilainya sigap memberikan arahan saat proses registrasi kontrol.
“Kami tidak tahu alurnya, apalagi sedang ada gangguan sistem seperti ini. Untung ada relawan dan satpam RSAM yang sigap membantu dan memberikan pelayanan yang baik,” katanya.
Vicky mengaku sempat kesulitan memahami proses registrasi saat tiba di rumah sakit. Ia melihat antrean cukup padat di beberapa lokasi pelayanan. Kondisi tersebut membuat pasien membutuhkan informasi yang jelas dan cepat.
Menurutnya, kehadiran relawan membantu masyarakat mendapatkan arahan dengan lebih mudah. Relawan juga membantu pasien menemukan ruangan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan medis mereka.
Relawan Membantu Pasien dalam Kondisi Darurat
Apresiasi serupa datang dari pasien lain yang merasakan bantuan langsung saat pelayanan berlangsung. Mereka menilai tindakan cepat relawan dan petugas keamanan sangat membantu dalam situasi mendesak.
Asri, pasien asal Kemiling, mengaku terbantu ketika ayahnya mengalami sesak napas saat berada di antrean pelayanan rumah sakit.
“Saya sempat bingung melihat kondisi bapak saya, tetapi satpam dan relawan langsung membantu dengan cepat,” ucapnya.
Asri mengatakan situasi saat itu membuat dirinya panik. Ia membutuhkan bantuan cepat agar ayahnya segera mendapatkan penanganan medis. Relawan dan petugas keamanan kemudian membantu mengarahkan keluarganya menuju layanan kesehatan yang dibutuhkan.
Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya kerja sama antara relawan sosial dan petugas rumah sakit. Kehadiran relawan membantu mempercepat respons saat pasien membutuhkan bantuan mendesak.
Gangguan Sistem Tingkatkan Kepadatan Pelayanan
Gangguan sistem pelayanan kesehatan memengaruhi aktivitas rumah sakit. Proses administrasi dan registrasi membutuhkan waktu lebih lama dibanding kondisi normal. Dampaknya, antrean pasien meningkat di sejumlah titik pelayanan.
Situasi seperti itu sering membuat pasien kesulitan memahami alur pelayanan rumah sakit. Banyak pasien datang dari daerah luar Bandar Lampung. Sebagian pasien juga baru pertama kali menjalani kontrol di RSAM.
Relawan dan petugas keamanan kemudian mengambil peran membantu masyarakat memahami prosedur pelayanan. Mereka mengarahkan pasien menuju lokasi pemeriksaan dan ruang administrasi. Pendampingan tersebut membantu mengurangi kebingungan pasien.
Kegiatan sosial tersebut juga membantu menjaga ketertiban lingkungan rumah sakit. Petugas keamanan mengatur antrean pasien agar pelayanan tetap berjalan kondusif. Relawan mendampingi pasien yang membutuhkan informasi tambahan.
Kolaborasi tersebut mencerminkan kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Kehadiran relawan memberi dukungan moral bagi pasien dan keluarga yang sedang menghadapi kondisi sulit.
Dukungan Relawan Dinilai Membantu Kinerja Petugas
Komandan regu pengamanan, Erdiansyah Agung, mengatakan kehadiran relawan sangat membantu petugas dalam mengarahkan dan mendampingi pasien yang datang untuk berobat maupun kontrol.
“Gerakan ini sangat membantu kami dalam menjaga sekaligus membantu pasien yang ingin melakukan kontrol atau keperluan lainnya,” ungkapnya.
Erdiansyah menilai kerja sama tersebut menciptakan pelayanan yang lebih terarah. Relawan membantu menjelaskan alur pelayanan kepada pasien. Petugas keamanan kemudian fokus menjaga ketertiban dan keamanan rumah sakit.
Menurutnya, jumlah pasien yang datang setiap hari cukup banyak. Kondisi gangguan sistem membuat pelayanan membutuhkan perhatian lebih. Karena itu, dukungan relawan membantu meringankan tugas petugas keamanan rumah sakit.
Ia berharap kegiatan sosial tersebut terus berjalan secara berkelanjutan. Program kemanusiaan seperti itu dinilai memberi manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
Erdiansyah juga berharap kolaborasi tersebut dapat mendukung slogan pelayanan RSAM, yaitu “SALAM PUAKHI”. Semangat pelayanan tersebut menekankan pentingnya kepedulian, keramahan, dan bantuan kepada masyarakat yang datang berobat.
Kegiatan sosial yang dilakukan Relawan Sosial Lampung bersama satuan pengamanan RSAM menunjukkan pentingnya kerja sama kemanusiaan dalam pelayanan publik. Kehadiran relawan membantu pasien merasa lebih tenang saat menghadapi antrean dan gangguan sistem pelayanan rumah sakit.
Kolaborasi tersebut juga memperlihatkan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya bergantung pada tenaga medis. Dukungan sosial, arahan yang jelas, dan kepedulian terhadap pasien ikut menentukan kenyamanan masyarakat saat menjalani pengobatan.
- Penulis: Orba Battik



