Warga Way Dadi Baru Keluhkan Aspal Jalan Cepat Rusak
- account_circle Admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Warga Jalan Nusa Indah 5, Kelurahan Way Dadi Baru, Kecamatan Sukarame, mengeluhkan kondisi jalan yang kembali rusak. Aspal jalan tersebut baru selesai diperbaiki pada Januari 2026. Namun, kerusakan kini muncul di sejumlah titik dan mengganggu aktivitas masyarakat serta pengguna kendaraan.
Kerusakan Jalan Muncul di Sejumlah Titik
Bandar Lampung, Battikpost.site — Warga Way Dadi Baru kembali menyoroti kondisi infrastruktur jalan di lingkungan mereka. Jalan yang sebelumnya sempat diperbaiki kini kembali mengalami kerusakan dalam waktu relatif singkat.
Pantauan di lokasi menunjukkan beberapa bagian aspal mulai mengelupas. Sejumlah titik juga terlihat amblas dan membentuk lubang cukup dalam. Kondisi itu membahayakan pengendara yang melintas setiap hari.
Kerusakan tampak menyebar di beberapa bagian ruas Jalan Nusa Indah 5. Pengendara sepeda motor terlihat harus mengurangi kecepatan saat melintasi jalan tersebut. Sebagian pengendara bahkan memilih menghindari lubang dengan berpindah jalur.
Warga menilai kondisi itu sangat mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain itu, kerusakan jalan juga berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas, terutama saat malam hari.
Saat hujan turun, air menggenangi lubang-lubang di badan jalan. Genangan tersebut membuat pengendara sulit melihat kondisi permukaan jalan secara jelas.
Situasi itu membuat warga semakin khawatir. Mereka menilai kerusakan jalan dapat membahayakan keselamatan masyarakat, khususnya pengguna sepeda motor dan anak-anak sekolah yang melintas setiap hari.
Warga Soroti Kualitas Pengerjaan Proyek
Warga mempertanyakan kualitas proyek pengaspalan yang dikerjakan pada awal tahun 2026 tersebut. Mereka menilai usia jalan yang baru beberapa bulan tidak seharusnya mengalami kerusakan cukup parah.
Menurut warga, proyek jalan seharusnya memiliki daya tahan lebih lama. Kondisi aspal yang cepat rusak memunculkan dugaan bahwa pengerjaan proyek tidak berjalan maksimal.
Warga juga menduga kontraktor menggunakan material berkualitas rendah. Dugaan itu muncul karena kerusakan terjadi dalam waktu singkat setelah proyek selesai dikerjakan.
“Baru Januari lalu diaspal, sekarang belum sampai pertengahan tahun sudah rusak parah. Banyak lubang, kalau hujan jadi kubangan air dan membahayakan pengendara motor. Terkesan dikerjakan asal jadi,” ujar salah satu warga, Rabu (20/5/2026).
Keluhan masyarakat terus bermunculan sejak kondisi jalan memburuk. Warga berharap pemerintah daerah segera turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan.
Sebagian warga menilai pemerintah perlu meningkatkan pengawasan terhadap proyek pembangunan jalan. Mereka berharap kualitas pekerjaan menjadi prioritas utama dalam setiap proyek infrastruktur.
Jalan Rusak Ganggu Aktivitas Warga
Kerusakan jalan tidak hanya mengganggu pengendara. Kondisi tersebut juga memengaruhi aktivitas harian warga sekitar.
Warga mengaku kesulitan melintas saat kondisi jalan tergenang air. Mereka harus lebih berhati-hati agar kendaraan tidak terperosok ke lubang.
Aktivitas masyarakat menjadi kurang nyaman. Pengguna kendaraan roda dua paling sering merasakan dampak kerusakan tersebut.
Selain itu, kondisi jalan rusak dapat mempercepat kerusakan kendaraan. Pengendara harus mengeluarkan biaya tambahan untuk memperbaiki ban, velg, atau komponen kendaraan lainnya.
Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan penanganan cepat. Warga khawatir kerusakan semakin meluas apabila perbaikan tidak segera dilakukan.
Warga Soroti Penggunaan Anggaran
Selain menyoroti kualitas pekerjaan, warga juga mengkritik penggunaan anggaran proyek jalan tersebut. Mereka menilai hasil pengerjaan tidak sebanding dengan biaya yang telah dikeluarkan.
Menurut warga, anggaran proyek berasal dari pajak masyarakat. Karena itu, pemerintah harus memastikan setiap proyek berjalan sesuai standar kualitas.
Warga menilai kerusakan jalan dalam waktu singkat dapat merugikan keuangan daerah. Pemerintah berpotensi kembali mengalokasikan anggaran tambahan untuk memperbaiki ruas jalan yang sama.
Baca Juga Terbaru
“Ini menggunakan uang pajak rakyat. Kalau hasilnya cepat rusak seperti ini tentu sangat disayangkan. Kami berharap ada evaluasi terhadap kontraktor maupun pengawas proyek,” kata warga lainnya.
Pernyataan tersebut menggambarkan kekecewaan masyarakat terhadap hasil proyek infrastruktur yang tidak bertahan lama. Warga berharap pemerintah lebih serius mengawasi pelaksanaan proyek pembangunan jalan.
Masyarakat juga meminta pemerintah mengevaluasi pihak pelaksana proyek. Evaluasi itu dinilai penting untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi.
Pengawasan Proyek Dinilai Perlu Diperketat
Warga menilai pengawasan proyek infrastruktur harus berjalan lebih ketat. Mereka berharap pemerintah tidak hanya fokus pada penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memperhatikan kualitas hasil akhir.
Pengawasan yang maksimal dinilai dapat mencegah kerusakan dini pada proyek jalan. Selain itu, pengawasan juga dapat memastikan penggunaan material sesuai standar teknis.
Masyarakat berharap pemerintah melakukan audit kualitas terhadap proyek pengaspalan tersebut. Langkah itu dinilai penting untuk mengetahui penyebab utama kerusakan jalan.
Warga juga meminta pemerintah meningkatkan transparansi proyek pembangunan. Mereka berharap masyarakat dapat mengetahui proses pengerjaan hingga hasil evaluasi proyek.
Dinas PU Belum Beri Tanggapan
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan masyarakat tersebut.
Baca Juga Berita Populer
Belum ada penjelasan mengenai penyebab kerusakan jalan yang baru beberapa bulan selesai diperbaiki. Pemerintah juga belum menyampaikan rencana penanganan terhadap kondisi jalan tersebut.
Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret. Mereka meminta perbaikan dilakukan secepat mungkin agar aktivitas masyarakat kembali nyaman dan aman.
Selain perbaikan jalan, warga juga berharap pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek infrastruktur serupa. Masyarakat ingin kejadian yang sama tidak terus terulang di wilayah lain.
Warga menilai kualitas infrastruktur sangat penting bagi keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Karena itu, mereka meminta pemerintah memperhatikan mutu pekerjaan setiap proyek pembangunan jalan di Kota Bandar Lampung. (TIM).
- Penulis: Admin



