Breaking News
light_mode

Gubernur Rahmat Mirzani Prioritaskan Tata Kelola Ekonomi dan Infrastruktur di 100 Hari Kerja Pertama

  • account_circle pimred
  • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
  • print Cetak

Battikpost, Bandar Lampung —- Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengungkapkan berbagai permasalahan yang dihadapi Provinsi Lampung saat ini, terutama di sektor ekonomi dan infrastruktur.

Permasalahan fundamental lampung ini, PDRB kita besar, tapi pendapatan masyarakat kita kecil. Itu artinya kekayaan lampung ini tidak mengalir ke masyarakat lampung,” kata Gubernur.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Mirza saat menghadiri kegiatan bertema “100 Hari Kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Mirza – Jihan Menuju Lampung Maju” yang digelar Pemred Club Lampung di Akar Hotel, Sabtu (22/3/2025).

Gubernur menjelaskan bahwa Lampung memiliki PDRB yang besar. Namun hal tersebut tidak dibarengi dengan meningkatnya pendapatan masyarakat. Gubernur mengungkapkan bahwa hampir 70 persen perputaran uang di Lampung justru mengalir ke luar Lampung.

Ternyata uang yang beredar di masyarakat yang hampir 70 persen ke luar lampung karena tidak ditata dengan baik. Maka tugasnya pemerintah itu, pertama, mengelola anggaran,” tambahnya lagi.

Oleh karenanya, salah satu hal utama yang akan dilakukan Gubernur Mirza adalah dengan memperbaiki serta mengoptimalkan tata kelola anggaran dan tata niaga agar kesejahteraan masyarakat Lampung dapat segera terwujud.

BACA JUGA :

Selain mengoptimalkan tata kelola anggaran dan tata niaga, hal lain yang akan dilakukan Gubernur untuk meningkatkan PAD yaitu dengan mendorong pendapatan dari sektor pajak kendaraan. Hal ini, kata Gubernur, untuk membantu keterbatasan anggaran dalam melakukan perbaikan infrastruktur jalan di seluruh Provinsi Lampung.

Gubernur kemudian menjelaskan, saat ini meski di tengah keterbatasan anggaran, Gubernur tetap memprioritaskan perbaikan ruas jalan dengan anggaran Rp450 miliar di seluruh wilayah Lampung di 100 hari kerja pertamanya.

Di akhir kegiatan, Gubernur meminta dukungan dari seluruh stakeholder dan elemen masyarakat untuk berkolaborasi mewujudkan Lampung Maju menuju Indonesia Emas.

Sementara itu, koordinator Pemred Club Herman Batin Mangku menjelaskan bahwa Pemred Club terbentuk secara alami berdasar semangat kebersamaan dan kedekatan emosional para jurnalis.

Pemred Club juga menjadi wadah para jurnalis untuk saling mengingatkan di tengah derasnya perkembangan media online saat ini.

“Mudah-mudahan Pemred Club ini bisa diterima, karena kita tidak melihat latar belakang medianya dan organisasinya. Juga tidak berorientasi kepada kuantitas tapi berorientasi pada kualitas,” kata Herman Batin Mangku.(Red/Ess)

  • Penulis: pimred

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jakarta Banjir Parah! Cililitan Ten Buggelam 3,7 Meter, Warga Panik!

    Jakarta Banjir Parah! Cililitan Ten Buggelam 3,7 Meter, Warga Panik!

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle een1978
    • 0Komentar

    Jakarta,Battikpost – Banjir besar kembali melumpuhkan Jakarta! Hingga Selasa (4/3/2025) malam, sebanyak 119 RT terendam air, dengan titik terdalam mencapai 3,7 meter di Cililitan, Jakarta Timur (BPBD DKI Jakarta). Banjir ini dipicu oleh hujan deras serta naiknya debit air di Bendung Katulampa dan Sungai Ciliwung. Warga panik, evakuasi terus dilakukan, dan beberapa jalan utama lumpuh […]

  • Wali Kota Eva Dwiana Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandar Lampung

    Wali Kota Eva Dwiana Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandar Lampung

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyalurkan bantuan korban banjir Bandar Lampung kepada warga terdampak hujan deras. Pemerintah kota memberikan beras dan uang tunai untuk membantu masyarakat yang mengalami kerugian akibat banjir di sejumlah wilayah kota. Wali Kota Eva Dwiana Serahkan Bantuan kepada Warga Bandar Lampung, Battikpost.site — Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyalurkan […]

  • Kebakaran Kios Baju Bekas di Labuhan Ratu Bandar Lampung

    Kebakaran Kios Baju Bekas di Labuhan Ratu Bandar Lampung

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

    Kronologi Kebakaran Kios Baju Bekas Bandar Lampung, Battikpost.site – Kebakaran kios baju bekas di Labuhan Ratu, Bandar Lampung, menghanguskan satu bangunan di Jalan Kimaja, Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu, pada Jumat (5/9/2025) siang. Kabid Pemadam Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Irman Saputra, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul […]

  • Kebocoran Tanki CPO PT. CJ Feed Lampung Diduga Cemari Sungai

    Kebocoran Tanki CPO PT. CJ Feed Lampung Diduga Cemari Sungai

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Kebocoran Tanki CPO Diduga Cemari Sungai Lampung Selatan, Battikpost.site – Kebocoran tanki penampungan Crude Palm Oil (CPO) milik PT. CJ Feed Lampung di Jalan Ir. Sutami Km 12, Desa Sukanegara, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, memicu dugaan pencemaran sungai. Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat karena sungai berperan vital sebagai sumber kehidupan. Seorang sumber yang enggan […]

  • Menkumham Gandeng Muslimat NU Dirikan Posbakum Desa

    Menkumham Gandeng Muslimat NU Dirikan Posbakum Desa

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    JAKARTA | Battikpost.site – Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Supratman Andi Agtas berkomitmen mendirikan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) di seluruh desa dengan menggandeng Muslimat Nahdlatul Ulama (NU). Langkah ini ia ambil setelah 2.500 kader Muslimat NU mengikuti pelatihan paralegal yang digelar di Graha Pengayoman, Jakarta Pusat, Sabtu (14/6/2025). Supratman menyebut Muslimat NU sebagai kekuatan besar […]

  • 1,8 Juta Keluarga Dicoret dari Penerima Bansos, Ini Alasan Kemensos

    1,8 Juta Keluarga Dicoret dari Penerima Bansos, Ini Alasan Kemensos

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mencoret 1,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari daftar penerima bantuan sosial (bansos) karena mereka dinilai sudah tidak memenuhi syarat secara ekonomi. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menjelaskan, hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menunjukkan bahwa keluarga yang dicoret masuk dalam desil 6 ke […]

expand_less