Breaking News
light_mode

Skandal Narkoba HIPMI Lampung: Paman Acong Soroti Kejanggalan BNN

  • account_circle orba battik
  • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
  • print Cetak

Skandal Narkoba HIPMI Lampung Jadi Sorotan

Bandar Lampung, Battikpost.site – Skandal narkoba HIPMI Lampung kembali mengguncang publik. Aparat menangkap sejumlah petinggi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Lampung saat penggerebekan di tempat karaoke mewah Hotel Grand Mercure.

Tes urine menunjukkan hasil positif narkoba dan aparat menemukan barang bukti. Meskipun demikian, aparat tidak menahan para pengurus HIPMI itu.

Keputusan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung semakin memicu tanda tanya. Lembaga tersebut memberikan status rehabilitasi rawat jalan kepada para pengurus HIPMI.

Publik menganggap keputusan itu sangat janggal. Setelah muncul sorotan keras, BNN Lampung membatalkan keputusan tersebut secara tiba-tiba tanpa penjelasan transparan.

BNN Lampung Beri Keistimewaan dan Batalkan Tiba-Tiba

BNN Lampung sempat memberikan keistimewaan kepada pengurus HIPMI dengan menetapkan rehabilitasi rawat jalan. Masyarakat membandingkan perlakuan itu dengan rakyat kecil yang biasanya langsung mendekam di penjara meski hanya kedapatan memakai narkoba.

Setelah protes bermunculan, BNN Lampung membatalkan keputusan assessment. Masyarakat menilai langkah itu tidak konsisten dan memperkuat dugaan adanya permainan dengan pihak berpengaruh.

Publik meminta BNN menjelaskan alasan pembatalan yang mendadak agar tidak menimbulkan kecurigaan lebih luas.

Paman Acong Bongkar Kejanggalan

Tokoh Pemuda sekaligus Pengurus JMSI Pusat, Paman Acong, menilai sikap BNN Lampung menimbulkan kekecewaan besar. Ia menyampaikan kritik tajam kepada lembaga tersebut.

Saya sangat menyayangkan BNN Lampung yang tiba-tiba memberikan status assessment atau rehabilitasi rawat jalan terhadap para pengurus HIPMI tersebut. Ini menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat, ada apa sebenarnya?” tegasnya.

Pernyataan Paman Acong memperkuat sorotan publik. Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui alasan di balik perubahan sikap BNN yang begitu cepat. Transparansi mutlak agar publik tidak semakin kehilangan kepercayaan.

Status Nonaktif Pengurus HIPMI Masih Misterius

Beberapa sumber menyebut pengurus HIPMI yang terjerat kasus narkoba sudah dinonaktifkan. Namun, pihak terkait tidak pernah menunjukkan surat resmi kepada publik. Kondisi ini memicu keraguan besar.

Publik menuntut bukti yang jelas. Tanpa dokumen resmi, masyarakat bisa menganggap pernyataan tentang status nonaktif hanya sekadar manuver untuk meredam amarah.

Ketidakjelasan itu justru memperbesar kecurigaan bahwa pengurus HIPMI masih aktif menjalankan perannya.

Publik Pertanyakan Keadilan Penegakan Hukum

Skandal narkoba HIPMI Lampung memperlihatkan masalah serius dalam keadilan hukum. Masyarakat merasa aparat menegakkan hukum dengan standar ganda.

Banyak pengguna narkoba dari kalangan biasa langsung menerima vonis penjara, sedangkan tokoh pengusaha mendapat perlakuan berbeda.

Pertanyaan besar pun bermunculan. Apakah aparat benar-benar menegakkan hukum dengan adil, atau mereka tunduk pada tekanan segelintir orang berpengaruh? Masyarakat menilai jawaban atas pertanyaan ini sangat menentukan kepercayaan publik terhadap lembaga negara.

Sorotan Publik ke BNN dan Elite HIPMI

Kasus narkoba HIPMI Lampung menempatkan BNN Lampung dan elite HIPMI di bawah sorotan tajam. Publik terus mengawasi langkah-langkah mereka.

Setiap keputusan yang tidak transparan semakin memperkuat dugaan bahwa aparat tidak menegakkan hukum dengan objektif.

Masyarakat meminta BNN membuka fakta yang sesungguhnya. Jika lembaga itu memilih bungkam, publik akan semakin yakin bahwa aparat melindungi kelompok tertentu.

Bola Panas Skandal HIPMI Lampung

Kasus ini terus bergulir menjadi bola panas di tengah masyarakat. Publik menolak melupakan skandal narkoba yang melibatkan tokoh pengusaha muda.

Kepercayaan terhadap lembaga negara bisa terkikis bila penanganan kasus berjalan setengah hati.

Masyarakat menunggu tindakan nyata, bukan sekadar janji atau pernyataan. Aparat harus menunjukkan sikap tegas dan transparan agar publik tidak lagi menilai hukum sebagai alat yang memihak.

Jika BNN membuka semua fakta, publik akan menilai lembaga tersebut berani dan konsisten. Namun jika sebaliknya, kekecewaan bisa semakin dalam dan menciptakan krisis kepercayaan yang panjang. (Redaksi).

  • Penulis: orba battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Jalan Desa Palas Pasemah Rampung, Warga Apresiasi Yuti Rama Yanti dan Pemkab Lampung Selatan

    Pembangunan Jalan Desa Palas Pasemah Rampung, Warga Apresiasi Yuti Rama Yanti dan Pemkab Lampung Selatan

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan merealisasikan pembangunan jalan sepanjang 745 meter di Desa Palas Pasemah, Kecamatan Palas. Pembangunan jalan ini menggunakan dana APBD Tahun 2025 dan mendapat apresiasi masyarakat atas perjuangan Yuti Rama Yanti bersama Pemkab Lampung Selatan. Pembangunan Jalan Desa Palas Pasemah Didanai APBD 2025 Lampung Selatan, Battikpost.site — Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus menunjukkan […]

  • Safari Ramadan Lampung Tengah, Gubernur Serap Aspirasi Warga

    Safari Ramadan Lampung Tengah, Gubernur Serap Aspirasi Warga

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Safari Ramadan Lampung Tengah berlangsung di Masjid At-Taqwa, Kecamatan Terbanggi Besar, Senin (23/2/2026). Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bertemu warga, menyerap aspirasi, serta menegaskan percepatan pembangunan infrastruktur, layanan desa, kesehatan, dan penguatan kehidupan keagamaan masyarakat. Safari Ramadan Perkuat Komunikasi Pemerintah dan Warga Lampung Tengah, Battikpost.site — Kegiatan Safari Ramadan Lampung Tengah menghadirkan pemerintah provinsi di […]

  • Ketua PMI Lampung Apresiasi Semangat Kemanusiaan Mahasiswa Unila dalam Aksi Donor Darah

    Ketua PMI Lampung Apresiasi Semangat Kemanusiaan Mahasiswa Unila dalam Aksi Donor Darah

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, BANDAR LAMPUNG —– Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza membuka kegiatan Donor Darah Sukarela Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korps Sukarela (KSR) PMI Unit Unila Tahun 2025, di Aula Fakultas Pertanian Unila, Rabu (14/5/2025). Kegiatan Donor Darah mengusung tema “Donorkan Darahmu, Selamatkan Kehidupan, Jadilah Pahlawan” ini, akan dilaksanakan pada setiap […]

  • Gubernur Rahmat Mirzani Sambut Kapolri dan Panglima TNI pada Kunjungan di Provinsi Lampung, Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Keamanan Daerah Jelang Idul Fitri 1446H

    Gubernur Rahmat Mirzani Sambut Kapolri dan Panglima TNI pada Kunjungan di Provinsi Lampung, Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Keamanan Daerah Jelang Idul Fitri 1446H

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Bandar Lampung – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyambut kedatangan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto pada rangkaian kunjungan kerja di Provinsi Lampung, di Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Way Halim, Rabu (26/03/2025). Gubernur bersama Kapolri dan Panglima TNI selanjutnya melaksanakan kegiatan Safari Ramadan 1446 Hijriah […]

  • BMKG Tegaskan Cuaca Panas Indonesia Bukan Gelombang Panas

    BMKG Tegaskan Cuaca Panas Indonesia Bukan Gelombang Panas

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    BMKG menegaskan cuaca panas Indonesia yang terjadi belakangan ini bukan gelombang panas. Peningkatan suhu udara masih tergolong normal akibat posisi matahari di ekuator, minimnya awan, serta faktor lingkungan perkotaan. Penjelasan BMKG tentang Cuaca Panas Indonesia Jakarta, Battikpost.site — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menanggapi fenomena cuaca panas yang terasa menyengat di sejumlah wilayah. Lembaga […]

  • Bisnis 2025: AI & Digitalisasi Siap Ubah Permainan, Siapa yang Bertahan?

    Bisnis 2025: AI & Digitalisasi Siap Ubah Permainan, Siapa yang Bertahan?

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle een1978
    • 0Komentar

    Persaingan Makin Sengit! Teknologi Jadi Kunci, yang Gagal Adaptasi Bisa Tertinggal Battikpost, 4 Maret 2025 – Bisnis zaman sekarang bukan cuma soal jualan, tapi soal adaptasi! Tahun 2025, AI dan digitalisasi bukan lagi tren, tapi kebutuhan. Dari e-commerce, layanan pelanggan, hingga strategi pemasaran, semuanya berubah drastis. Perusahaan yang cepat berinovasi bakal cuan besar, sementara yang […]

expand_less