Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Breaking News » THR untuk Pengemudi Ojol: Hak atau Sekadar Imbauan?

THR untuk Pengemudi Ojol: Hak atau Sekadar Imbauan?

  • account_circle een1978
  • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Battikpost, – Menjelang Lebaran, isu Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pengemudi ojek online (ojol) kembali menjadi sorotan. Banyak yang mempertanyakan apakah perusahaan aplikator seperti Gojek dan Grab wajib memberikan THR kepada mitra pengemudinya. Jika tidak, apakah ada sanksinya?

Apakah Aplikator Wajib Memberikan THR untuk Ojol?

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) telah memberikan klarifikasi terkait hal ini. Menurut Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (PHI dan Jamsos) Kemenaker, Indah Anggoro Putri, pemberian THR bagi pengemudi ojol bukanlah kewajiban, melainkan hanya bersifat imbauan.

“Hubungan antara perusahaan aplikator dengan pengemudi ojol saat ini berbentuk kemitraan,” ujar Indah pada Rabu (12/3/2025).

Karena berbasis kemitraan, tidak ada aturan yang mengharuskan aplikator membayarkan THR seperti perusahaan pada umumnya. Dengan kata lain, pengemudi ojol tidak memiliki status sebagai karyawan tetap, sehingga mereka tidak mendapatkan hak THR sebagaimana pekerja formal lainnya.

Karena sifatnya tidak mengikat, aplikator bebas menentukan bentuk dan besaran insentif yang diberikan kepada mitranya. Insentif ini bisa berupa:

Uang tunai
Bonus perjalanan
Promo khusus

Namun, jika tidak ada pemberian insentif atau THR, tidak ada sanksi hukum bagi perusahaan aplikator.

Respons Aplikator dan Serikat Pekerja

Meskipun tidak diwajibkan, beberapa perusahaan aplikator tetap memberikan apresiasi kepada mitranya dalam bentuk insentif atau program khusus menjelang Idulfitri. Langkah ini dianggap sebagai bentuk kepedulian terhadap pengemudi yang selama ini menjadi bagian penting dalam layanan transportasi online.

Namun, sejumlah serikat pekerja menolak konsep “kemitraan” yang diterapkan perusahaan aplikator. Mereka menilai bahwa hubungan kerja antara aplikator dan pengemudi lebih menyerupai hubungan pekerja dan pemberi kerja, bukan sekadar kemitraan. Oleh karena itu, beberapa kelompok pengemudi mengancam akan mendatangi kantor aplikator jika THR tidak diberikan hingga H-5 Lebaran.

Sikap Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto juga turut menanggapi isu ini. Ia menegaskan bahwa mekanisme dan besaran THR bagi pengemudi ojol diserahkan kepada pihak terkait, dalam hal ini perusahaan aplikator dan mitra pengemudi. Artinya, keputusan akhir tetap berada di tangan perusahaan.

Pemerintah berharap, meskipun tidak ada sanksi bagi aplikator yang tidak memberikan THR, perusahaan tetap memberikan bentuk apresiasi lain kepada pengemudi. Kesejahteraan pengemudi dinilai sebagai faktor penting dalam keberlanjutan bisnis transportasi online.

Kesimpulan: THR Ojol, Kewajiban atau Tanggung Jawab Moral?

Hingga saat ini, THR bagi pengemudi ojol bukanlah kewajiban hukum, melainkan lebih kepada tanggung jawab moral perusahaan aplikator.

Lantas, apakah ini hanya akan menjadi sekadar imbauan tahunan atau berkembang menjadi kebijakan yang lebih konkret di masa depan? Waktu yang akan menjawab.

  • Penulis: een1978

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saatnya Driver Online Bersatu dalam Serikat, Bukan Sekadar Tunduk pada Kemitraan Sepihak

    Saatnya Driver Online Bersatu dalam Serikat, Bukan Sekadar Tunduk pada Kemitraan Sepihak

    • calendar_month Minggu, 13 Apr 2025
    • account_circle een1978
    • visibility 0
    • 0Komentar

      Battikpost. — Selama ini, profesi ojek online (ojol) sering dipandang hanya sebagai “mitra” dari platform aplikasi transportasi. Namun, jika diperhatikan lebih dalam, para driver ojol sejatinya adalah pengusaha mikro. Mereka menjalankan bisnis mandiri, menggunakan modal pribadi, mengembangkan keterampilan sendiri, menanggung biaya perawatan kendaraan, hingga membayar pajak secara rutin. Driver ojek online bukan sekadar roda […]

  • DPD Petir Kota Metro Jalin Sinergitas dengan Kejaksaan Negeri Metro, Disambut Baik Kasi Intel Debi Resta Yudha, SH., M.H

    DPD Petir Kota Metro Jalin Sinergitas dengan Kejaksaan Negeri Metro, Disambut Baik Kasi Intel Debi Resta Yudha, SH., M.H

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle orba battik
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Metro, Battik Media, 11 Februari 2025 – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ormas Petir Kota Metro, Bayu, terus memperkuat sinergitas dengan berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum. Dalam upaya tersebut, DPD Petir Kota Metro menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Metro dan disambut baik oleh Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Metro, Debi Resta […]

  • Kemnaker Beri Sinyal Ojol Akan Jadi Pekerja Bukan Mitra Lagi

    Kemnaker Beri Sinyal Ojol Akan Jadi Pekerja Bukan Mitra Lagi

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle pimred
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Battikpost.site ,Jakarta, – Era eksploitasi ojol dengan kedok “kemitraan” tampaknya segera berakhir. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan bahwa pengemudi ojek online (ojol) dan kurir digital akan diakui sebagai pekerja penuh, bukan sekadar mitra tanpa perlindungan hukum. Menurut Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI JSK) Kemnaker, Indah Anggoro Putri, hasil kajian dari […]

  • Thom Haye Merapat ke Persib Bandung? Intip Jejak Karier “The Professor”  Slug

    Thom Haye Merapat ke Persib Bandung? Intip Jejak Karier “The Professor” Slug

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle karim saputra
    • visibility 0
    • 0Komentar

      Jakarta BattikPost Site – Nama Thom Haye kembali jadi sorotan setelah rumor kedatangannya ke Persib Bandung makin kencang berembus. Gelandang asal Belanda itu saat ini berstatus bebas transfer usai kontraknya bersama Almere City berakhir dan tidak diperpanjang. Haye sebelumnya sempat dikaitkan dengan Persija Jakarta, bahkan muncul gosip menuju Bangkok United. Namun, kini publik sepak […]

  • Polemik Proyek Jalan Asem Bagus, BPDI Soroti Kerusakan dan Minta APH Lakukan Pemeriksaan

    Polemik Proyek Jalan Asem Bagus, BPDI Soroti Kerusakan dan Minta APH Lakukan Pemeriksaan

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, Battikpost.site — Polemik mengenai proyek Peningkatan Jalan Asem Bagus, Desa Kaliasin, Kecamatan Tanjung Bintang, kembali menjadi perhatian publik setelah masyarakat menemukan kerusakan pada beberapa titik badan jalan. Sejumlah organisasi masyarakat kemudian menyampaikan pandangannya dan meminta pihak berwenang melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Proyek tersebut dilaksanakan oleh CV Dua Saudara Putri berdasarkan kontrak 208/KTR/KONS-BM/DPUPR-LS/APBD/2025 tertanggal […]

  • Taufik Hidayat Bingung Indonesia Gagal Total di BAC 2025: “Apa yang Kurang?”

    Taufik Hidayat Bingung Indonesia Gagal Total di BAC 2025: “Apa yang Kurang?”

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle een1978
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Jakarta, Battikpost – Wakil Ketua Umum PP PBSI, Taufik Hidayat, mengaku kecewa dan heran usai tim bulu tangkis Indonesia gagal total di ajang Badminton Asia Championships (BAC) 2025. Tak satu pun wakil Merah Putih berhasil meraih gelar juara, bahkan tidak ada yang lolos ke partai final. Dalam turnamen bergengsi se-Asia itu, capaian terbaik wakil Indonesia […]

expand_less