Breaking News
light_mode

Soekarno & Sutan Syahrir: Kawan Seperjuangan yang Berpisah Jalan

  • account_circle een1978
  • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
  • print Cetak

Battikpost.site —
Mereka pernah duduk berdampingan. Tertawa lepas tanpa beban, seperti dua sahabat lama yang saling paham. Soekarno, dengan gaya bicara yang berapi-api, gestur tangan yang tegas. Syahrir, tenang, mendengarkan sambil tersenyum tipis—senyum khasnya yang seperti menyimpan banyak cerita.

Tapi siapa sangka, di balik keakraban itu, pelan-pelan tumbuh jurang pemikiran yang dalam. Jurang yang kelak memisahkan dua nama besar yang dulu sama-sama bermimpi tentang Indonesia merdeka.

Dua Cinta, Satu Tanah Air

Soekarno dan Sutan Syahrir. Dua otak brilian. Dua hati yang sama-sama mencintai Indonesia, tapi dengan cara yang berbeda.

Bung Karno adalah sang revolusioner. Ia percaya pada kekuatan massa, semangat rakyat, dan ideologi besar seperti marhaenisme. Baginya, Indonesia harus bangkit dengan gegap gempita, penuh semangat nasionalisme yang membara.

Syahrir, sebaliknya, adalah sosok yang lebih dingin dan diplomatis. Ia percaya pada akal sehat, pada demokrasi, dan pada proses politik yang terukur. Ia bukan tipe orator, tapi pemikir jernih yang tahu ke mana arah bangsa harus dibawa.

Dari Teman Jadi Lawan Pandang

Awalnya, mereka berjalan beriringan. Soekarno jadi Presiden, Syahrir sempat jadi Perdana Menteri. Tapi seiring berjalannya waktu, perbedaan visi makin terasa.

Syahrir mulai tak sejalan dengan cara-cara Soekarno yang dianggap terlalu sentralistik dan revolusioner. Sementara Soekarno mungkin melihat Syahrir sebagai penghambat langkah besar revolusi.

Hingga akhirnya, hubungan mereka benar-benar renggang. Syahrir bahkan ditahan dan diasingkan oleh pemerintahan sahabatnya sendiri.

Ironis. Dua orang yang dulu saling percaya dan saling menguatkan, justru dipisahkan oleh idealisme politik yang keras kepala.

Kalau Sudah Politik, Apakah Persahabatan Masih Bisa Bertahan?

Pertanyaannya jadi menggelitik: apakah politik dan persahabatan bisa jalan bareng? Atau memang, ketika idealisme sudah bicara, hubungan personal harus rela jadi korban?

Sejarah mungkin bilang: susah. Tapi bukan berarti mustahil. Yang penting: ruang dialog tetap dibuka. Karena beda pandangan itu wajar. Yang bahaya justru kalau kita mulai merasa paling benar dan lupa kalau dulu pernah berjuang bersama.

Akhirnya, Kita Belajar dari Mereka

Kisah Soekarno dan Syahrir bukan sekadar sejarah. Ini cermin. Bahwa membangun bangsa nggak harus selalu satu suara. Tapi harus satu tujuan.

Dan meski mereka akhirnya berpisah jalan, satu hal yang nggak pernah berubah: mereka sama-sama mencintai Indonesia. Sepenuh hati.

 

Sumber Referensi:

Legge, J.D. Sukarno: A Political Biography. Archipelago Press, 2003.

Reid, Anthony. The Indonesian National Revolution 1945–1950. Longman, 1974.

Benda, Harry J. The Crescent and the Rising Sun: Indonesian Islam under the Japanese Occupation, 1942–1945. KITLV, 1983.

Rosidi, Ajip. Sutan Syahrir: Pemikiran dan Perjuangannya. Pustaka Jaya, 1990.

Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dan Perpustakaan Nasional: dokumen dan surat korespondensi pribadi Soekarno–Syahrir (1945–1952).

 

  • Penulis: een1978

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Lampung: Saya Berjuang untuk Petani, Mari Dialog Secara Baik

    Gubernur Lampung: Saya Berjuang untuk Petani, Mari Dialog Secara Baik

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, BANDAR LAMPUNG, 5 Mei 2025 — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal (Mirza) menyesalkan aksi unjuk rasa petani singkong yang menolak ajakan dialog langsung dan difasilitasi Pemerintah Provinsi (Pemprov). Dalam keterangannya, Gubernur Mirza menegaskan komitmennya memperjuangkan nasib petani. Namun Gubernur mengingatkan bahwa solusinya harus dilakukan melalui dialog yang sehat dan bertanggung jawab. “Saya setengah mati […]

  • Kapolda Lampung Resmikan Jembatan Pelayanan Hukum Baru

    Kapolda Lampung Resmikan Jembatan Pelayanan Hukum Baru

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Battikpost.site – Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika, didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Lampung Ny. Lurie Helmy Santika, meresmikan jembatan penghubung antara Gedung C dan Gedung D Reserse Kriminal Polda Lampung, Selasa (1/7/2025). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti yang berlangsung di Teras Gedung C Mapolda Lampung. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari […]

  • Fajar/Fikri ke Semifinal Korea Open 2025 Usai Singkirkan Ganda Korea

    Fajar/Fikri ke Semifinal Korea Open 2025 Usai Singkirkan Ganda Korea

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

    Battikpost.site, – Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, memastikan langkah ke babak semifinal Korea Open 2025. Mereka tampil percaya diri saat menumbangkan pasangan Korea Selatan, Jin Yong/Na Sung-seung, di Suwon Gymnasium, Jumat (26/9/2025). Fajar/Fikri menang dua gim langsung dengan skor 21-13 dan 21-16. Kemenangan itu sekaligus memastikan wakil Indonesia melaju mulus ke empat besar turnamen […]

  • Inter Milan Bungkam Bologna, Puncaki Klasemen Liga Italia

    Inter Milan Bungkam Bologna, Puncaki Klasemen Liga Italia

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Iyan
    • 0Komentar

    Inter Milan Kembali ke Puncak Klasemen Liga Italia Jakarta, Battikpost.site – Inter Milan kembali ke puncak klasemen Liga Italia setelah menaklukkan Bologna dengan skor 3-1 pada pekan ke-17. Laga tersebut berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Minggu (4/1/2026) waktu setempat. Kemenangan ini mengantarkan Inter mengoleksi 39 poin dari 17 pertandingan dan unggul satu poin atas AC […]

  • Oknum Ormas Tipu Calon Pekerja di Serang, Gasak Uang hingga Rp100 Juta

    Oknum Ormas Tipu Calon Pekerja di Serang, Gasak Uang hingga Rp100 Juta

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Serang — Seorang oknum anggota organisasi masyarakat (ormas) di Serang ditangkap polisi setelah dilaporkan menipu lima pencari kerja dengan modus menjanjikan pekerjaan di perusahaan sepatu, dengan total kerugian korban mencapai lebih dari Rp100 juta. TP alias Ateng, seorang oknum anggota organisasi masyarakat (ormas), dibekuk Unit Reskrim Polsek Cikande saat nongkrong bersama teman-temannya tak jauh […]

  • Saatnya Driver Online Bersatu dalam Serikat, Bukan Sekadar Tunduk pada Kemitraan Sepihak

    Saatnya Driver Online Bersatu dalam Serikat, Bukan Sekadar Tunduk pada Kemitraan Sepihak

    • calendar_month Minggu, 13 Apr 2025
    • account_circle een1978
    • 0Komentar

      Battikpost. — Selama ini, profesi ojek online (ojol) sering dipandang hanya sebagai “mitra” dari platform aplikasi transportasi. Namun, jika diperhatikan lebih dalam, para driver ojol sejatinya adalah pengusaha mikro. Mereka menjalankan bisnis mandiri, menggunakan modal pribadi, mengembangkan keterampilan sendiri, menanggung biaya perawatan kendaraan, hingga membayar pajak secara rutin. Driver ojek online bukan sekadar roda […]

expand_less