Breaking News
light_mode

Permahi Lampung Desak Mabes Polri Ambil Alih Tambang Emas Ilegal

  • account_circle Orba Battik
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • print Cetak
Permahi Lampung mendesak Mabes Polri mengambil alih penanganan kasus tambang emas ilegal di Way Kanan. Organisasi itu menilai proses hukum berjalan lambat. Mereka juga meminta aparat membuka perkembangan perkara secara jelas kepada publik.

Kritik Kinerja Aparat dalam Kasus Way Kanan

Lampung, Battikpost.site — Ketua Permahi Lampung, Tri Rahmadona, S.H., menyampaikan penilaian tersebut pada Senin (27/4/2025). Ia menyoroti proses penanganan perkara yang belum menunjukkan langkah nyata.

Menurut Tri, publik masih menunggu tindak lanjut dari aparat penegak hukum. Ia menilai masyarakat berhak mengetahui perkembangan kasus yang menjadi perhatian luas.

Tri juga menyinggung informasi sebelumnya mengenai penetapan tersangka. Namun, ia menilai informasi itu belum diikuti tindakan lanjutan yang jelas.

Sampai hari ini, kami melihat belum ada tindakan penahanan atau konferensi pers yang dilakukan oleh Polda Lampung terhadap perkembangan penanganan perkara, sehingga publik bertanya-tanya apakah benar pernyataan Dirkrimsus tersebut sudah ada penetapan tersangka,” ujar Tri Rahmadona, Senin (27/4/2025).

Pernyataan itu menegaskan adanya dorongan agar aparat meningkatkan keterbukaan informasi. Menurut Permahi Lampung, kejelasan proses hukum akan menjaga kepercayaan masyarakat.

Kasus tambang emas ilegal sendiri menjadi perhatian karena berkaitan dengan penegakan hukum dan pengawasan sumber daya alam. Karena itu, masyarakat menanti langkah yang tegas.

Transparansi Dinilai Penting

Permahi Lampung menilai transparansi menjadi unsur penting dalam setiap penanganan perkara. Keterbukaan dapat mencegah spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Masyarakat, menurut mereka, membutuhkan informasi resmi. Informasi itu penting agar publik mengetahui sejauh mana proses hukum berjalan.

Selain itu, keterbukaan juga menunjukkan keseriusan aparat. Jika aparat menyampaikan perkembangan secara berkala, kepercayaan publik akan terjaga.

Permahi Lampung menilai komunikasi yang baik dapat memperkuat dukungan masyarakat terhadap penegakan hukum. Sebaliknya, minim informasi sering memunculkan keraguan.

Soroti Dugaan Jaringan Penadah

Selain menyoroti lambannya proses hukum, Permahi Lampung juga menyinggung dugaan jaringan penadah hasil tambang ilegal. Mereka menilai penanganan perkara belum menyentuh seluruh pihak terkait.

Tri menyebut adanya dugaan keterlibatan toko emas dalam rantai distribusi hasil tambang ilegal. Dugaan itu, menurutnya, perlu didalami secara serius.

Menurut Tri, pemilik toko emas berinisial JSR diduga kuat berperan sebagai penadah. Namun, hingga kini belum ada penetapan tersangka terhadap pihak tersebut.

Permahi Lampung menilai aparat perlu menelusuri alur distribusi hasil tambang. Langkah itu penting agar penanganan perkara tidak berhenti pada pelaku lapangan.

Mereka menilai penegakan hukum harus menyasar seluruh rantai kegiatan ilegal. Mulai dari penambangan, distribusi, hingga pihak yang menikmati hasil.

Jika aparat hanya menindak sebagian pihak, maka persoalan dinilai tidak akan selesai. Karena itu, mereka meminta pengusutan lebih luas.

Minta Mabes Polri Turun Langsung

Permahi Lampung meminta Mabes Polri turun langsung menangani kasus tersebut. Mereka berharap penanganan berjalan lebih cepat dan menyeluruh.

Tri menilai kasus itu memiliki indikasi jaringan besar. Karena itu, ia meminta penyelidikan tidak berhenti pada satu lapisan saja.

Kami mendesak Mabes Polri turun langsung. Kasus ini memiliki indikasi jaringan besar hingga ke pusaran oknum anggota partai politik. Tidak boleh ada kesan lambat atau tebang pilih dalam penanganannya,” lanjut Tri.

Pernyataan itu menunjukkan kekhawatiran terhadap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Permahi Lampung meminta aparat bekerja profesional dan independen.

Mereka juga menegaskan pentingnya keadilan dalam proses hukum. Setiap pihak yang terlibat harus diproses sesuai aturan.

Publik Menunggu Langkah Nyata

Sebelumnya, aparat menyampaikan adanya sejumlah tersangka dalam kasus tambang emas ilegal Way Kanan. Namun, masyarakat masih menunggu tindakan konkret.

Publik menanti proses lanjutan seperti penahanan, pendalaman perkara, dan pengembangan jaringan. Langkah itu dianggap penting untuk menunjukkan keseriusan penanganan.

Kasus pertambangan ilegal sering menjadi sorotan karena berdampak luas. Selain melanggar hukum, kegiatan tersebut juga dapat memicu persoalan lingkungan dan sosial.

Karena itu, penanganan menyeluruh sangat dibutuhkan. Aparat perlu memastikan proses hukum berjalan tegas dan konsisten.

Masyarakat juga berharap tidak ada perlakuan berbeda terhadap pihak tertentu. Penegakan hukum harus berlaku sama bagi semua pihak.

Permahi Lampung Akan Mengawal Kasus

Permahi Lampung menegaskan komitmen mereka untuk terus mengawal kasus ini. Mereka ingin proses hukum berjalan terbuka dan tuntas.

Organisasi itu menilai pengawasan publik penting dalam perkara yang menyita perhatian masyarakat. Dengan pengawasan, aparat diharapkan bekerja maksimal.

Permahi Lampung juga berharap Mabes Polri dapat memberi kepastian hukum. Mereka meminta penanganan berjalan profesional, adil, dan bebas intervensi.

Desakan tersebut menunjukkan besarnya perhatian publik terhadap kasus tambang emas ilegal di Way Kanan. Kini masyarakat menanti langkah nyata dari aparat penegak hukum.

Harapan terhadap Penegakan Hukum

Kasus ini menjadi ujian bagi komitmen penegakan hukum di daerah. Publik ingin melihat proses yang terbuka dan berkeadilan.

Permahi Lampung menegaskan bahwa seluruh pihak yang terlibat harus diproses tanpa pengecualian. Mereka berharap aparat segera mengambil langkah tegas.

Dengan proses hukum yang jelas, kepercayaan masyarakat dapat terjaga. Karena itu, publik kini menunggu perkembangan resmi berikutnya dari aparat.

  • Penulis: Orba Battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Eva Dwiana Hadiri Apel Akbar Linmas Palembang

    Wali Kota Eva Dwiana Hadiri Apel Akbar Linmas Palembang

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Karim Saputra
    • 0Komentar

    Wali Kota Eva Dwiana Hadiri Apel Akbar Linmas di Gelora Sriwijaya, Palembang, Jumat (28/8/2026). Ia datang bersama kepala dinas, seluruh camat, dan anggota Linmas Kota Bandar Lampung sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan peran Linmas di berbagai daerah. Eva Dwiana Hadiri Apel Akbar Linmas di Palembang Palembang, Battikpost.site — Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana […]

  • Kades Bangunan Ditahan, Kejari Lampung Selatan Tahan Isnaini

    Kades Bangunan Ditahan, Kejari Lampung Selatan Tahan Isnaini

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Kades Bangunan ditahan Kejari Lampung Selatan pada Rabu, 29 April 2026, setelah penyidik menetapkan Isnaini sebagai tersangka dugaan korupsi dana desa. Kasus ini berkaitan dengan pengelolaan anggaran desa dan dugaan kerugian negara Rp651 juta. Kejari Lampung Selatan Tahan Kepala Desa Bangunan Lampung Selatan, Battikpost.site — Kejaksaan Negeri Lampung Selatan resmi menahan Kepala Desa Bangunan, Kecamatan […]

  • Kapal Uap Pegu: Saksi Bisu Perdagangan Lhokseumawe di Abad ke-19

    Kapal Uap Pegu: Saksi Bisu Perdagangan Lhokseumawe di Abad ke-19

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle een1978
    • 0Komentar

    Lhokseumawe, Battikpost – Sebuah foto bersejarah yang tersimpan di KITLV (Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde) Universitas Leiden, Belanda, mengungkap peran penting Lhokseumawe dalam perdagangan internasional pada abad ke-19. Foto bertajuk “Stoomschip Pegu in haven Lhokseumawe in Atjeh” ini menunjukkan Kapal Uap Pegu yang sedang berlabuh di pelabuhan Lhokseumawe pada tahun 1897. Gambar ini menjadi […]

  • Ojol Lampung Gelar Doa Bersama untuk Brigpol Arya Supena

    Ojol Lampung Gelar Doa Bersama untuk Brigpol Arya Supena

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Komunitas ojek online dan Gaspool Lampung menggelar doa bersama untuk Brigpol Arya Supena, S.H., di Bandar Lampung. Ratusan peserta mengikuti kegiatan tersebut sebagai bentuk penghormatan atas gugurnya anggota kepolisian saat menggagalkan aksi pencurian kendaraan bermotor di Jalan ZA Pagar Alam. Ratusan Ojol Ikut Doa Bersama untuk Brigpol Arya Supena Bandar Lampung, Battikpost.site — Ratusan pengemudi […]

  • Pemerintah Tiyuh Candra Kencana Salurkan BLT DD 2025 untuk 15 KPM

    Pemerintah Tiyuh Candra Kencana Salurkan BLT DD 2025 untuk 15 KPM

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Pemerintah Tiyuh Candra Kencana di Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahun 2025 kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran ini menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah tiyuh terhadap masyarakat kurang mampu. Penyaluran BLT DD Tiyuh Candra Kencana TUBABA, Battikpost.site — Pemerintah Tiyuh Candra Kencana melaksanakan penyaluran BLT […]

  • Jejak Terakhir Alian: Operasi Laut Dalam Menguak Dugaan Pembunuhan di Perairan Legundi

    Jejak Terakhir Alian: Operasi Laut Dalam Menguak Dugaan Pembunuhan di Perairan Legundi

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Pesawaran, – Komitmen Polri dalam melayani masyarakat kembali ditunjukkan oleh Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Pesawaran, Polda Lampung, yang bersama Tim SAR gabungan terus mengintensifkan pencarian terhadap korban dugaan pembunuhan bernama Alian (60). Korban diduga dibuang ke laut di perairan Pulau Legundi, Kecamatan Punduh Pedada, Kabupaten Pesawaran, Rabu (30/04/25). Kapolres Pesawaran, […]

expand_less