Breaking News
light_mode

SDN 1 Sidoharjo Klarifikasi Kaca Pecah, Bantah Tuduh Santri

  • account_circle Orba Battik
  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • print Cetak

SDN 1 Sidoharjo klarifikasi kaca pecah yang sempat memicu polemik di Kecamatan Jati Agung. Pihak sekolah menegaskan tidak pernah menuduh siapa pun, termasuk santri pondok pesantren, sebagai pelaku. Sekolah juga memastikan persoalan itu sudah selesai.


Kepala Sekolah Tegaskan Tidak Ada Tuduhan

Lampung Selatan, Battikpost.site — Kepala SDN 1 Sidoharjo, Enny Kurniasih, menjelaskan kejadian itu baru diketahui saat kegiatan sekolah kembali berjalan pada pagi hari. Saat guru datang, kaca sudah dalam kondisi rusak.

Ia mengatakan sekolah tidak mengetahui siapa pelaku kejadian tersebut. Karena itu, pihak sekolah tidak menyampaikan tuduhan kepada pihak mana pun.

“Kita nggak tahu ya, sekolah kan sampai siang. Besoknya kita datang, kaca itu sudah bolong. Kita juga tidak melaporkan ke mana-mana, hanya ke komite,” ujarnya.

Enny menegaskan sekolah tidak memiliki dasar untuk menuduh seseorang. Ia menyebut pihak sekolah memilih berhati-hati agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

“Kita nggak ada bukti, masak langsung ngomong. Kita nggak pernah menyebut santri,” tegasnya.

Pernyataan itu sekaligus meluruskan kabar yang sempat beredar di tengah masyarakat. Beberapa narasi sebelumnya mengaitkan peristiwa itu dengan santri pondok pesantren.

Namun, pihak sekolah menegaskan tidak pernah membuat pernyataan seperti itu. Sekolah juga tidak pernah menunjuk pihak tertentu sebagai pelaku.

Guru Beri Klarifikasi Langsung

Salah satu guru SDN 1 Sidoharjo, Muryati, ikut memberi penjelasan. Namanya sempat disebut dalam pemberitaan sebelumnya.

Ia membantah pernah menyampaikan tuduhan kepada santri. Menurutnya, ia hanya mengetahui kondisi kaca saat datang ke sekolah.

“Saya klarifikasi, saya tidak pernah menuduh bahwa santri yang memecahkan kaca,” ujarnya.

Muryati menjelaskan dirinya membuka pintu sekolah pada pagi hari. Saat itu, kaca sudah pecah.

“Saya buka pintu sekolah, kaca sudah pecah. Jadi saya tidak tahu siapa yang memecahkan,” jelasnya.

Keterangan tersebut memperkuat penjelasan kepala sekolah. Kedua pihak sama-sama menyatakan tidak mengetahui pelaku kejadian.

Sekolah juga menegaskan tidak ada guru yang memberi tuduhan resmi kepada santri. Semua pihak di lingkungan sekolah memilih menunggu fakta yang jelas.

Narasi di Publik Perlu Diluruskan

Peristiwa kecil di lingkungan sekolah sering berkembang luas di ruang publik. Hal itu juga terjadi dalam kasus kaca pecah di SDN 1 Sidoharjo.

Informasi yang beredar sempat menghubungkan kejadian itu dengan santri dari Ponpes Darussalamah. Namun, pihak sekolah menilai kabar tersebut tidak berdasar.

Sekolah menegaskan tidak ada saksi mata yang melihat langsung kejadian tersebut. Tidak ada pula bukti yang mengarah kepada pihak tertentu.

Karena itu, tuduhan kepada kelompok tertentu tidak dapat dibenarkan. Tuduhan tanpa dasar berpotensi memicu salah paham.

Dalam lingkungan pendidikan, setiap persoalan seharusnya disikapi dengan tenang. Semua pihak perlu mengedepankan verifikasi informasi.

Klarifikasi dari sekolah menjadi langkah penting untuk menghentikan spekulasi. Penjelasan resmi juga membantu menjaga hubungan baik antarwarga.

  • Fakta Berdasarkan Keterangan Sekolah

Berdasarkan penjelasan pihak sekolah, terdapat beberapa poin penting dalam kejadian tersebut.

  • Tidak ada saksi yang melihat pelaku secara langsung.
  • Tidak ada bukti yang mengarah kepada pihak tertentu.
  • Tidak pernah ada pernyataan resmi yang menuduh santri.
  • Sekolah menyelesaikan persoalan secara internal.
  • Kaca yang rusak sudah diperbaiki.

Poin tersebut menunjukkan bahwa persoalan itu tidak layak diperbesar. Sekolah juga sudah mengambil langkah penyelesaian.

Masalah Sudah Diselesaikan

Enny memastikan kondisi sekolah saat ini sudah kembali normal. Kaca yang rusak sudah diganti.

Dengan perbaikan itu, kegiatan belajar mengajar dapat berjalan seperti biasa. Sekolah ingin fokus pada pelayanan pendidikan.

“Sekarang sudah diganti, sudah tidak ada masalah apa-apa lagi,” kata Enny.

Pernyataan itu menegaskan bahwa masalah sudah selesai. Tidak ada konflik lanjutan setelah kejadian tersebut.

Sekolah juga tidak ingin isu itu terus bergulir. Perhatian utama kini tertuju pada kenyamanan siswa dan guru.

Imbauan Agar Tidak Memperpanjang Polemik

Muryati berharap semua pihak menghentikan polemik yang berkembang. Ia menilai pembesaran masalah kecil dapat merugikan banyak pihak.

Menurutnya, sekolah dan pesantren sama-sama lembaga pendidikan. Keduanya perlu dijaga nama baiknya.

“Saya mohon, sudahlah ini dihentikan semuanya. Kalau masalah kecil dibesar-besarkan di media, itu merugikan nama baik sekolah dan pesantren,” ujarnya.

Imbauan tersebut menunjukkan keinginan untuk meredakan situasi. Semua pihak diharapkan lebih bijak dalam menyikapi informasi.

Di era digital, kabar dapat menyebar sangat cepat. Karena itu, masyarakat perlu memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya.

Utamakan Suasana Kondusif

Pihak sekolah menekankan pentingnya suasana aman dan kondusif. Lingkungan pendidikan membutuhkan ketenangan agar proses belajar berjalan baik.

Sekolah juga ingin menjaga hubungan harmonis dengan seluruh unsur masyarakat sekitar. Termasuk dengan pondok pesantren dan wali murid.

Fokus utama sekolah saat ini ialah masa depan anak-anak. Kepentingan siswa harus menjadi prioritas bersama.

“Yang penting anak-anak kita, baik santri maupun siswa, tetap baik-baik saja,” tutupnya.

Dengan adanya klarifikasi ini, polemik mengenai kaca pecah di SDN 1 Sidoharjo diharapkan berakhir. Semua pihak dapat kembali menjaga kebersamaan dan mendukung pendidikan yang sehat di lingkungan Jati Agung.

  • Penulis: Orba Battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • LANTANG dan Warga Demo di Kejati Lampung, Desak Audit Dugaan Korupsi Anggaran Lampung Utara

    LANTANG dan Warga Demo di Kejati Lampung, Desak Audit Dugaan Korupsi Anggaran Lampung Utara

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Bandar Lampung – Puluhan massa dari Lembaga Analisis dan Pantau Anggaran (LANTANG) bersama elemen masyarakat menggelar aksi damai di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, Selasa (27/5/2025), menuntut pengusutan dugaan korupsi anggaran Pemerintah Kabupaten Lampung Utara tahun 2023 dan 2024. Aksi yang dipimpin langsung oleh Ketua LANTANG, Arapat S.H., diikuti sekitar 50 peserta yang […]

  • Jangan Anggap Remeh! Nyeri Dada Tiba-tiba Bisa Jadi Tanda Serangan Jantung

    Jangan Anggap Remeh! Nyeri Dada Tiba-tiba Bisa Jadi Tanda Serangan Jantung

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

    Jakarta, BattikPost Site – Rasa nyeri di dada sering kali dianggap sepele dan hanya dikaitkan dengan kelelahan atau masuk angin. Padahal, nyeri dada yang muncul tiba-tiba bisa menjadi sinyal bahaya dari jantung. Menurut dr. Jeffrey D. Adipranoto, Sp.JP (K), FIHA, FESC, FSCAI, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Mayapada Hospital Surabaya, keluhan nyeri dada harus […]

  • Lampung Resmikan Eksplorasi Geothermal Gunung Tiga PGE

    Lampung Resmikan Eksplorasi Geothermal Gunung Tiga PGE

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Tanggamus | Battikpost.site — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, meresmikan dimulainya proyek eksplorasi panas bumi Gunung Tiga milik PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) di Kecamatan Ulubelu, Kamis (26/6/2025). Proyek ini merupakan bagian dari pembangunan 55 pembangkit energi terbarukan yang diluncurkan serentak oleh Presiden Prabowo Subianto di 15 provinsi di Indonesia. Kegiatan groundbreaking proyek […]

  • Pembangunan Jalan Desa Palas Pasemah Rampung, Warga Apresiasi Yuti Rama Yanti dan Pemkab Lampung Selatan

    Pembangunan Jalan Desa Palas Pasemah Rampung, Warga Apresiasi Yuti Rama Yanti dan Pemkab Lampung Selatan

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan merealisasikan pembangunan jalan sepanjang 745 meter di Desa Palas Pasemah, Kecamatan Palas. Pembangunan jalan ini menggunakan dana APBD Tahun 2025 dan mendapat apresiasi masyarakat atas perjuangan Yuti Rama Yanti bersama Pemkab Lampung Selatan. Pembangunan Jalan Desa Palas Pasemah Didanai APBD 2025 Lampung Selatan, Battikpost.site — Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus menunjukkan […]

  • LDC Resmikan Pabrik Gliserin di Lampung, Dorong Hilirisasi Industri dan Serap Ratusan Tenaga Kerja

    LDC Resmikan Pabrik Gliserin di Lampung, Dorong Hilirisasi Industri dan Serap Ratusan Tenaga Kerja

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Bandar Lampung – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela meresmikan Refined Glycerin Plant milik Louis Dreyfus Company (LDC) di Panjang, Selasa (27/5/2025). Pembangunan pabrik ini disebut sebagai tonggak penting dalam mendukung hilirisasi industri dan memperkuat daya saing komoditas pertanian nasional. Louis Dreyfus Company (LDC), perusahaan global berbasis di Jenewa, Swiss, merampungkan pembangunan fasilitas baru sebagai […]

  • Prabowo Apresiasi Panen Raya Jagung Polri Dorong Swasembada

    Prabowo Apresiasi Panen Raya Jagung Polri Dorong Swasembada

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Pontianak — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengapresiasi keberhasilan panen raya jagung yang digagas Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Ia menyebut kegiatan ini sebagai bukti nyata peningkatan produksi pangan dan langkah menuju kedaulatan pangan nasional.Baca Juga TerbaruDua Atlet SMA Kebangsaan Raih Emas di Kejurnas MarinirCegah Penyalahgunaan BBM, Polda Lampung Periksa Sejumlah SPBU “Saya merasa besar […]

expand_less