Breaking News
light_mode

Kisah Cinta Bung Hatta: Proklamator & Mas Kawin Buku

  • account_circle een1978
  • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
  • print Cetak

Battikpost.site,- Kalau dengar nama Bung Hatta, yang terbayang pasti sosok serius, kalem, dan penuh prinsip. Tapi siapa sangka, di balik perjuangannya memerdekakan Indonesia, beliau menyimpan kisah cinta sederhana tapi bikin hati hangat.

Masih Jomblo Saat Proklamasi

17 Agustus 1945. Bung Hatta berdiri di samping Bung Karno saat membacakan teks proklamasi. Tapi tahu nggak? Di momen bersejarah itu, Bung Hatta masih lajang—43 tahun dan belum menikah. Bukan karena nggak laku, tapi karena fokusnya ke bangsa dulu.

Bung Karno sampai ikut turun tangan jadi mak comblang.

Mak Comblang Seorang Presiden

Dalam autobiografinya, Bung Hatta cerita bagaimana Bung Karno bilang:

“ Hatta, usiamu sudah lebih dari cukup. Kapan cari pendamping hidup ? ”

Jawaban Bung Hatta? Klasik banget:

“ Karno, bukan nggak kepikiran. Tapi negeri ini masih berjuang. Jepang pun masih di sini. ”

Bung Karno langsung menanggapi:

“ Biar aku carikan. Aku kenal beberapa gadis dari Bandung. ”

Dan Bung Hatta? Dengan kalemnya cuma bilang:

“ Terserah padamu, Karno. Aku percaya. ”

Bertemu Rahmi : Gadis Sunda 19 Tahun

Tak lama, Bung Hatta diperkenalkan dengan Siti Rahmiati, gadis 19 tahun dari Parahyangan. Perkenalan mereka singkat, cuma dua bulan. Tapi cukup untuk bikin Bung Hatta mantap melangkah ke pelaminan.

Mereka menikah pada November 1945 di Mega Mendung, Bogor, karena kondisi Bandung saat itu belum aman.

Mas Kawin: Buku, Bukan Emas

Yang bikin pernikahan mereka legendaris adalah mas kawin-nya. Bukan perhiasan, bukan emas, tapi buku berjudul “Alam Pikiran Yunani”—karya Bung Hatta sendiri yang ditulis saat pengasingan di Boven Digoel.

Ibunya sempat protes, bahkan menawarkan emas. Tapi Bung Hatta tetap kukuh. Baginya, ilmu dan pemikiran lebih bernilai daripada harta.

Cinta Sejati Tak Pandang Usia

Saat menikah, usia Bung Hatta 43 tahun, sementara Rahmi 19 tahun. Tapi jarak usia itu nggak jadi soal. Mereka hidup harmonis, saling mendukung, hingga maut memisahkan.

Kisah cinta Bung Hatta ini jadi bukti bahwa cinta sejati bisa tumbuh bahkan di tengah perjuangan.

Namanya Diabadikan di Belanda

Bung Hatta bukan cuma dikenang di tanah air. Di Belanda, namanya bahkan dijadikan nama jalan sebagai penghormatan atas perjuangan dan integritasnya selama hidup.

Penutup : Cinta, Prinsip, dan Kesetiaan

Kisah Bung Hatta bukan hanya soal politik dan perjuangan, tapi juga soal cinta yang sederhana, penuh makna, dan jauh dari kemewahan.

Jadi buat kamu yang masih ngejar mimpi dan belum nemu pasangan, ingatlah:

Bung Hatta aja menikah di usia 43 tahun, dan tetap menemukan cinta sejatinya.


Penulis: Tim Battikpost | www.battikpost.site
Sumber:

  • Memoir – Bung Hatta (LP3ES, 1979)
  • Republika.co.id
  • Kompas.com
  • Historia.id
  • Arsip Nasional RI

 

  • Penulis: een1978

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Provinsi Lampung Gelar Tradisi Blangikhan, Sambut Ramadan dengan Kearifan Lokal

    Pemerintah Provinsi Lampung Gelar Tradisi Blangikhan, Sambut Ramadan dengan Kearifan Lokal

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung bersama Lampung Sai dan Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) menggelar Tradisi ‘Lampung Blangikhan’ dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan bertempat di Kolam Renang Pahoman Enggal, Jumat (28/02/2025). Tradisi Blangikhan atau Blangiran merupakan tradisi adat Lampung untuk menyucikan diri dengan mandi bersama di sungai sebelum memasuki Bulan Suci […]

  • Ditutup Selimut, Wanita Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Kontrakan di Bakauheni Lampung Selatan

    Ditutup Selimut, Wanita Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Kontrakan di Bakauheni Lampung Selatan

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Lampung Selatan – Seorang wanita ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya di Dusun kenyayan Bawah I Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (23/3/2025). Korban inisal WY (23) warga Dusun Sumber Sari, Desa Kelawi, Bakauheni, Lampung Selatan. Jasadnya ditemukan tergeletak di ruang tamu kontrakan dan ditutupi menggunakan selimut warna abu abu. “Iya, adanya […]

  • Misteri Kematian Edo Januar di Polres Pesawaran, Keluarga Pertanyakan Transparansi Polisi

    Misteri Kematian Edo Januar di Polres Pesawaran, Keluarga Pertanyakan Transparansi Polisi

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    PESAWARAN, Battikpost.site – Kematian tahanan narkoba di Polres Pesawaran kembali menimbulkan pertanyaan serius. Dalam kurun Juni hingga Juli 2025, dua orang tahanan meninggal dunia. Salah satunya adalah Edo Januar (26), warga Pekon Sidoharjo, Kabupaten Pringsewu. Edo ditangkap pada 5 Mei 2025 atas dugaan penyalahgunaan narkotika di wilayah Negeri Katon. Namun, tepat pada 27 Juli 2025, […]

  • URC Legend Percepat Layanan Antar Obat di RSUD Abdul Moeloek

    URC Legend Percepat Layanan Antar Obat di RSUD Abdul Moeloek

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    URC Legend mempercepat layanan antar obat melalui kerja sama dengan RSUD Abdul Moeloek pada Senin (30 Maret 2026). Program ini membantu pasien memperoleh obat secara cepat, tepat, dan aman selama menjalani perawatan di rumah sakit. Kolaborasi Layanan Antar Obat untuk Pasien Bandar Lampung, Battikpost.site — Komunitas relawan URC Legend terus memperkuat peran dalam bidang kemanusiaan. […]

  • Lampung Tuan Rumah HUT REI ke-54 Dorong Ekonomi Daerah

    Lampung Tuan Rumah HUT REI ke-54 Dorong Ekonomi Daerah

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Provinsi Lampung bersiap menjadi tuan rumah HUT REI ke-54 pada 5–8 Mei 2026. Pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan mematangkan persiapan guna mendorong pertumbuhan ekonomi, pariwisata, serta penguatan sektor properti dan UMKM. Persiapan HUT REI ke-54 di Lampung Lampung, Battikpost.site — Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, memimpin rapat persiapan kegiatan tersebut. Ia menggelar […]

  • OTT KPK Tangkap Bupati Pekalongan di Semarang

    OTT KPK Tangkap Bupati Pekalongan di Semarang

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Prin Orba
    • 0Komentar

    Operasi tangkap tangan KPK terhadap Bupati Pekalongan terjadi di Semarang pada Selasa dini hari. Tim membawa tiga orang ke Jakarta untuk pemeriksaan. Penyidik menelusuri dugaan pengadaan di Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam operasi tersebut. Kronologi OTT KPK di Semarang Jakarta, Battikpost.site — Komisi Pemberantasan Korupsi melaksanakan operasi tangkap tangan terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, di wilayah […]

expand_less