Gubernur Lampung Tinjau Perbaikan Jalan Pattimura Metro
- account_circle orba battik
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pemerintah Provinsi Lampung mempercepat perbaikan jalan Pattimura Metro dan ruas Metro–Kota Gajah. Rahmat Mirzani Djausal meninjau langsung pekerjaan tersebut, Senin (23/2/2026). Pemerintah menargetkan pemeliharaan selesai sebelum Lebaran agar mobilitas masyarakat tetap lancar dan aman.
Gubernur Lampung Tinjau Pemeliharaan Jalan Provinsi
Metro, Battikpost.site — Pemerintah Provinsi Lampung mempercepat penanganan kerusakan jalan provinsi di sejumlah wilayah. Program ini berfokus pada perbaikan titik rusak yang berpotensi mengganggu mobilitas masyarakat. Pemerintah daerah juga menyiapkan langkah teknis untuk menjaga kualitas infrastruktur jalan.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memimpin langsung peninjauan di beberapa ruas jalan penting. Tim meninjau Ruas Jalan Pattimura di Kota Metro serta Ruas Metro–Kota Gajah. Kegiatan berlangsung pada Senin, 23 Februari 2026.
Peninjauan ini menjadi bagian dari respons cepat pemerintah terhadap kerusakan jalan. Pemerintah Provinsi Lampung menjalankan program tersebut melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung. Instansi itu mengoordinasikan pekerjaan pemeliharaan di berbagai titik jalan provinsi.
Selain itu, pemerintah memprioritaskan kelancaran mobilitas masyarakat selama Ramadan. Curah hujan tinggi memengaruhi kondisi jalan di beberapa daerah. Karena itu, pemerintah mempercepat proses pemeliharaan sebelum arus mudik meningkat.
Pemerintah daerah menargetkan seluruh ruas jalan yang masuk daftar pemeliharaan selesai sebelum Lebaran. Target ini mendukung keselamatan pengguna jalan. Pemerintah juga berharap kondisi jalan tetap layak dilalui kendaraan.
Perbaikan Jalan Pattimura Metro Jadi Prioritas
Gubernur Lampung memeriksa langsung pekerjaan di Ruas Jalan Pattimura. Tim teknis menutup lubang jalan serta meratakan badan jalan. Pemerintah mengutamakan kualitas pekerjaan agar masyarakat merasa aman saat melintas.
Pemerintah daerah menilai kondisi drainase menjadi faktor penting dalam kerusakan jalan. Sistem drainase yang tidak optimal menyebabkan air meluap ke badan jalan. Kondisi ini mempercepat kerusakan permukaan jalan.
“Drainase harus dipastikan bersih dan berfungsi dengan baik agar air tidak menggenang dan merusak badan jalan,” ujarnya.
“Untuk sementara ini, kita melakukan pemeliharaan jalan sehingga masyarakat dapat melintasi dengan aman dan nyaman,” tambah Gubernur Mirza.
Selain pemeliharaan, pemerintah juga menyiapkan rencana pembangunan lanjutan. Setelah Lebaran, pemerintah akan membangun infrastruktur jalan sepanjang satu kilometer. Proyek tersebut menggunakan metode rigid beton.
Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp10 miliar untuk pembangunan itu. Program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas jalan secara jangka panjang. Dengan demikian, masyarakat dapat menggunakan jalan dengan lebih nyaman.
Penanganan Drainase di Ruas Metro–Kota Gajah
Pemerintah juga meninjau kondisi jalan di ruas Metro–Kota Gajah. Tim melakukan pengerukan saluran air di bahu jalan. Langkah ini menjaga aliran air tetap lancar saat hujan turun.
Selain itu, tim juga melakukan penutupan lubang jalan dan perataan badan jalan. Pemerintah ingin memastikan kondisi jalan tetap aman bagi kendaraan. Upaya tersebut sekaligus mencegah kerusakan lebih lanjut.
Gubernur Mirza menilai pemeliharaan ini sangat penting bagi masyarakat. Pemerintah ingin menjaga kelancaran distribusi barang dan mobilitas warga. Momentum Ramadan dan Idulfitri meningkatkan aktivitas perjalanan di berbagai daerah.
Pemerintah Provinsi Lampung juga melakukan peninjauan di Ruas Bandar Jaya–Simpang Mandala, Lampung Tengah. Pemerintah sebelumnya membangun infrastruktur jalan di lokasi tersebut pada tahun 2025. Proyek itu menggunakan metode rigid beton untuk meningkatkan ketahanan jalan.
Penanganan Terpadu di Sejumlah Ruas Strategis
Pemerintah tidak hanya fokus pada tiga ruas jalan utama. Unit Pelaksana Teknis Daerah di berbagai wilayah juga menjalankan penanganan terpadu. Program ini menyasar sejumlah ruas strategis yang membutuhkan perbaikan.
Beberapa ruas yang mendapat perhatian antara lain Kali Rejo–Bangun Rejo. Selain itu, pemerintah juga menangani ruas Kotabumi–Bandar Abung. Pemerintah juga memperbaiki ruas Daya Murni–Gunung Batin.
Pemerintah Provinsi Lampung mengoordinasikan pekerjaan tersebut secara bertahap. Setiap wilayah menjalankan pemeliharaan sesuai kebutuhan teknis di lapangan. Langkah ini membantu menjaga kondisi jalan tetap layak digunakan.
Pemerintah daerah juga menyiapkan program pembangunan infrastruktur jalan skala besar. Program ini mencakup 62 ruas jalan provinsi. Pelaksanaan program dijadwalkan setelah Lebaran.
Program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur secara berkelanjutan. Pemerintah berharap konektivitas antarwilayah semakin kuat. Selain itu, distribusi barang dan jasa juga dapat berjalan lebih lancar.
Penjelasan Dinas BMBK tentang Program Pemeliharaan
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, memberikan penjelasan mengenai program ini. Ia menegaskan bahwa pemerintah menjalankan pemeliharaan rutin dan darurat. Fokus utama berada pada penambalan serta perbaikan titik jalan yang rusak.
“Untuk kepentingan mudik, jalan provinsi harus aman dan nyaman dilalui. Ruas yang masuk pemeliharaan kami tangani sebelum Lebaran, supaya tidak ada lubang yang membahayakan masyarakat,” ujar Taufiqullah.
Ia juga menjelaskan perbedaan antara program pemeliharaan dan pembangunan jalan tahun 2026. Pemerintah menjalankan pemeliharaan sekarang untuk keselamatan pengguna jalan. Sementara itu, pembangunan 62 ruas jalan mengikuti tahapan pengadaan.
“Jadi perlu kami luruskan, pemeliharaan menjelang Lebaran jalan terus, sedangkan pembangunan 2026 tetap sesuai aturan dan jadwal setelah tender. Ini dua proses yang berbeda dan tidak saling tumpang tindih,” jelasnya.
“Prinsipnya sederhana, jangan biarkan masyarakat mudik di jalan berlubang. Soal pembangunan 2026, itu tetap kami siapkan secara matang agar pekerjaan fisik bisa langsung berjalan setelah seluruh proses administrasi selesai,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmen menjaga keselamatan masyarakat selama arus mudik. Pemerintah juga memastikan program pembangunan jalan berjalan tertib dan sesuai ketentuan. Langkah ini sekaligus memperkuat kualitas infrastruktur daerah.
Pemerintah berharap kondisi jalan tetap mantap dan layak digunakan masyarakat. Infrastruktur yang baik mendukung aktivitas ekonomi serta perjalanan warga. Dengan demikian, masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.
- Penulis: orba battik