Breaking News
light_mode

Festival Krakatau 2025 Resmi Dibuka, Angkat Tema Nemui Nyimah

  • account_circle orba battik
  • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
  • print Cetak

Bandar lampung, Battikpost.site — Festival Krakatau (K-Fest) ke-34 tahun 2025 resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Sabtu (5/7/2025).

Festival budaya tahunan ini diawali dengan Karnaval Budaya bertema “Nemui Nyimah Mask Street Carnaval” yang diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai komunitas seni dan budaya di Lampung.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jihan menegaskan bahwa Festival Krakatau 2025 bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan wujud nyata semangat kolektif masyarakat Lampung dalam membangun sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

 “Kegiatan hari ini lebih dari sekadar festival. Hari ini adalah momen untuk merayakan kebanggaan kita bersama. Tentang harapan, semangat, dan kekuatan pariwisata dalam pembangunan,” ucapnya.

Ia juga menyoroti filosofi ‘Nemui Nyimah’—sikap ramah, terbuka, dan menjunjung tinggi keragaman—sebagai semangat utama yang menghidupkan Festival Krakatau tahun ini.

 “Falsafah ini menjadi roh Festival Krakatau dan mencerminkan sikap masyarakat Lampung dalam menyambut setiap tamu dengan penuh kehormatan dan kehangatan,” tambah Jihan.

Festival Krakatau disebutnya telah menjadi simbol konsistensi Lampung dalam merawat budaya daerah. Tahun sebelumnya, K-Fest 2024 mencatat lebih dari 30.000 pengunjung dan berdampak besar bagi pelaku UMKM serta sektor parekraf lokal.

Wagub juga menegaskan kesiapan Lampung sebagai pusat pertumbuhan ekonomi wilayah barat Indonesia, dengan mengandalkan infrastruktur strategis seperti Bandara Radin Inten II, Jalan Tol Trans Sumatera, dan Bakauheni Harbour City (BHC).

Ia menutup sambutannya dengan memaparkan lima arah strategis pembangunan pariwisata Lampung:

1. Pengembangan desa wisata berbasis lokal.

2. Peningkatan investasi pariwisata melalui BHC.

3. Penguatan ekosistem event pariwisata.

4. Transformasi digital pelaku ekonomi kreatif.

5. Kolaborasi inklusif lintas sektor.

Sementara itu, Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf RI, Nova Arisne, yang hadir mewakili Menparekraf, menyampaikan apresiasinya kepada Pemprov Lampung atas keberhasilan Festival Krakatau yang kembali masuk dalam 110 event unggulan nasional Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025.

 “Event seperti Festival Krakatau menjadi instrumen efektif untuk promosi destinasi dan peningkatan citra pariwisata daerah,” ujar Nova.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan event berbasis Intellectual Property (IP) agar mampu bersaing di kancah global. Sebagai bentuk penghargaan, Nova menyerahkan piagam KEN 2025 secara simbolis kepada Wagub Jihan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Lampung, Bobby Irawan, dalam laporannya menyampaikan bahwa Festival Krakatau 2025 adalah bagian dari upaya percepatan pemulihan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Rangkaian kegiatan berlangsung sejak 1 hingga 6 Juli 2025, dipusatkan di Lapangan Korpri, Gubernuran. Tahun ini, tema “Nemui Nyimah” diangkat sebagai simbol keramahan dan penyambutan khas budaya Lampung.

 “Masyarakat Lampung siap menyambut wisatawan dengan sopan santun dan kehangatan,” ujarnya.

Acara pembuka berupa Festival Kanian menampilkan 60 UMKM terkurasi, pertunjukan musik, tari, fashion, grafiti, serta kompetisi kreatif dari komunitas urban. Di sisi lain, Pameran Parekraf yang berlangsung 4–6 Juli menghadirkan 20 stan dari dinas kabupaten/kota, sponsor, dan mitra kerja.

Salah satu daya tarik lainnya adalah Lomba Kreasi Sambal Ulek yang diikuti lebih dari 100 peserta, digelar atas dukungan DPD Ikaboga Lampung. Tak ketinggalan, hiburan artis lokal turut meramaikan suasana sejak 4 Juli.

Karnaval budaya yang dilangsungkan pada hari pembukaan juga menjadi magnet utama, menghadirkan 51 kelompok dengan total sekitar 2.500 peserta. Karnaval ini mengangkat inspirasi dari tradisi penutup wajah khas Lampung, seperti sekura dari Lampung Barat dan tupping dari Lampung Selatan.

Rangkaian K-Fest akan ditutup dengan Krakatau Run pada Minggu (6/7/2025) dengan dua rute 5 km dan 10 km mengelilingi Kota Bandarlampung. Penutupan ditandai dengan Malam Pesona Kemilau Krakatau, yang akan menampilkan pemenang lomba dan hiburan dari artis lokal dan nasional seperti Mr Jono dan Joni, terbuka bagi masyarakat umum. (Red).

  • Penulis: orba battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mediasi Panas Sengketa Aset Universitas Malahayati, Massa dari Jakarta Akhirnya Pulang

    Mediasi Panas Sengketa Aset Universitas Malahayati, Massa dari Jakarta Akhirnya Pulang

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Lampung – Konflik sengketa aset di Kampus Universitas Malahayati memasuki babak baru. Sekitar 150 orang dari Jakarta yang datang untuk menyelesaikan perselisihan akhirnya sepakat untuk kembali setelah melalui mediasi dengan Polda Lampung. Mediasi berlangsung pada Minggu (2/3/2025) pukul 14.30 WIB, dipimpin oleh Kasubdit Sosbud dan Kanit IV Subdit Sosbud Ditintelkam Polda Lampung. Dialog ini […]

  • Culture Literary Festival 2025, Pemprov Lampung Dukung Literasi & SDM Unggul

    Culture Literary Festival 2025, Pemprov Lampung Dukung Literasi & SDM Unggul

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui dukungan terhadap kegiatan-kegiatan literasi. Hal ini ditegaskan oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, M. Firsada, saat membuka secara resmi acara Culture Literary Festival dan World Book Day 2025 di Gedung Serbaguna UIN Raden Intan, Bandar […]

  • Dua LSM Demo di Kantor Wali Kota Bandar Lampung, Tuntut Copot Kasatpol PP

    Dua LSM Demo di Kantor Wali Kota Bandar Lampung, Tuntut Copot Kasatpol PP

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ratusan massa dari dua lembaga swadaya masyarakat menggelar demo Kantor Wali Kota Bandar Lampung pada Kamis (5/3/2026). Massa menuntut evaluasi kinerja Satpol PP. Mereka juga meminta pencopotan Kasatpol PP dan Kepala Bidang Perda terkait dugaan pungutan liar. Massa LSM Gelar Demo di Kantor Wali Kota Bandar Lampung Bandar Lampung, Battikpost.site — Ratusan massa yang tergabung […]

  • Pemprov Lampung Tegaskan Komitmen Daerah Inklusif

    Pemprov Lampung Tegaskan Komitmen Daerah Inklusif

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya membangun daerah inklusif yang ramah bagi penyandang disabilitas. Komitmen ini disampaikan saat audiensi dengan DPD Gerkatin Lampung di Ruang Kerja Wakil Gubernur pada Senin, 6 Oktober 2025. Pemprov Lampung Dukung Kesetaraan bagi Penyandang Disabilitas Bandar Lampung, Battikpost.site — Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat upaya menciptakan daerah inklusif yang memberikan akses […]

  • Tingkatkan Produksi Padi, Lampung Sambut Gerakan Indonesia Menanam 2025

    Tingkatkan Produksi Padi, Lampung Sambut Gerakan Indonesia Menanam 2025

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Metro — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dorong seluruh pemerintah daerah di Provinsi Lampung untuk menyongsong kemandirian pangan dan menyukseskan produk padi 3,5 juta ton. “Kita menanam serentak ini agar ada semangat di seluruh provinsi Lampung bagaimana kita agar menyongsong ketahanan pangan, kemandirian pangan dan tahun ini kita sukseskan kegiatan produksi kita dari 2,7 […]

  • Warga Geram Jalan Rusak di Pahoman Tak Diperbaiki, Padahal Dekat Rumah Dinas Wali Kota

    Warga Geram Jalan Rusak di Pahoman Tak Diperbaiki, Padahal Dekat Rumah Dinas Wali Kota

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Bandar Lampung – Warga Kelurahan Pahoman dibuat geram dengan kondisi Jalan Gatot Subroto yang rusak parah dan membahayakan pengguna jalan. Ironisnya, kerusakan ini hanya berjarak beberapa ratus meter dari rumah dinas Wali Kota Bandar Lampung, namun belum juga mendapat perhatian serius dari pemerintah. Kerusakan jalan yang berada di ruas utama tersebut telah berlangsung cukup […]

expand_less