Breaking News
light_mode

Delapan Tahanan Kabur Polres Way Kanan Akhirnya Ditangkap

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • print Cetak

Delapan tahanan kabur Polres Way Kanan akhirnya tertangkap setelah polisi melakukan pengejaran intensif kurang dari sepuluh hari. Tim gabungan lintas wilayah melacak para buronan hingga luar provinsi dan menangkap dua orang terakhir di Bandung.


Kronologi Pelarian dari Rumah Tahanan

Lampung, Battikpost.site — Insiden pelarian terjadi di rumah tahanan milik Polres Way Kanan. Kejadian itu berlangsung pada 22 Februari 2026. Para tahanan menjebol plafon ruang tahanan lalu melarikan diri.

Peristiwa tersebut langsung memicu respons cepat aparat kepolisian. Petugas segera membentuk tim pencarian gabungan. Polisi kemudian menyisir berbagai wilayah untuk melacak keberadaan para tahanan.

Tim gabungan melibatkan banyak unsur kepolisian. Personel polres, polsek jajaran, serta unit khusus ikut bergerak. Tekab 308 dan Jatanras juga turun dalam operasi tersebut.

Selain itu, aparat menerima dukungan tambahan dari Polda Lampung. Dukungan itu memperkuat proses pengejaran. Aparat kemudian membangun koordinasi lintas wilayah.

Pernyataan Resmi Kepolisian

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menyampaikan perkembangan terbaru. Ia memastikan operasi pengejaran sudah selesai. Polisi berhasil menangkap seluruh tahanan yang sempat kabur.

“Alhamdulillah, delapan tahanan yang melarikan diri dari Rutan Polres Way Kanan seluruhnya sudah berhasil diamankan. Ini merupakan hasil kerja keras, sinergi, dan soliditas personel Polres Way Kanan yang dibackup Polda Lampung serta jajaran kepolisian lintas wilayah,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Senin (2/3/2026).

Polisi menggelar operasi pencarian sejak awal kejadian. Aparat bekerja siang dan malam. Selain itu, polisi memanfaatkan informasi lapangan untuk mempersempit pergerakan para buronan.

Tim gabungan juga melakukan pelacakan intensif. Petugas memantau berbagai jalur keluar daerah. Dengan langkah itu, polisi menemukan jejak para tahanan secara bertahap.

Penangkapan Bertahap di Berbagai Wilayah

Dalam waktu kurang dari sepekan, polisi lebih dahulu menangkap lima tahanan. Penangkapan itu terjadi di beberapa lokasi berbeda. Aparat menindak setiap informasi yang masuk dari masyarakat.

Salah satu tahanan bernama NAS berusia 24 tahun. Ia merupakan residivis kasus penipuan. Petugas menangkapnya tanpa perlawanan.

Polisi menangkap NAS di Kampung Neki, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan. Penangkapan terjadi pada Sabtu dini hari, 28 Februari 2026. Aparat kemudian membawa tersangka kembali ke tahanan.

Selain itu, aparat juga berhasil menangkap tahanan lain pada hari yang sama. Tahanan berinisial KHN sempat berpindah daerah. Ia mencoba menghindari pengejaran dengan melintasi provinsi.

Polisi akhirnya menangkap KHN di Kecamatan Muara Dua, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan. Aparat menemukan keberadaannya setelah melakukan pelacakan intensif. Penangkapan itu mempersempit daftar buronan.

Pengejaran Berlanjut Hingga Pulau Jawa

Operasi pencarian terus berlanjut setelah penangkapan beberapa tahanan. Polisi masih memburu dua orang terakhir. Tim kemudian memperoleh informasi keberadaan keduanya di Pulau Jawa.

Aparat membangun koordinasi dengan kepolisian setempat. Kerja sama ini mempercepat proses penangkapan. Polisi akhirnya menemukan lokasi persembunyian para buronan.

Dua tahanan terakhir berinisial RA dan JY bersembunyi di sebuah rumah kontrakan. Lokasi tersebut berada di kawasan Jalan Cibaduyut Raya. Wilayah itu termasuk dalam Kota Bandung, Jawa Barat.

Polisi bergerak cepat menuju lokasi tersebut. Aparat kemudian melakukan penangkapan di rumah kontrakan itu. Tim gabungan berhasil mengamankan keduanya.

“Saat proses penangkapan, kedua tahanan terakhir sempat melakukan perlawanan sehingga petugas mengambil tindakan tegas terukur. Setelah itu keduanya dibawa ke Polres Way Kanan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan,” jelas Yuni.

Penangkapan tersebut menutup rangkaian pengejaran panjang. Polisi akhirnya memastikan seluruh tahanan kembali diamankan. Operasi pencarian pun resmi berakhir.

Evaluasi Pengamanan Rumah Tahanan

Setelah penangkapan selesai, kepolisian langsung melakukan evaluasi internal. Langkah ini bertujuan memperkuat sistem keamanan rumah tahanan. Aparat ingin mencegah kejadian serupa pada masa mendatang.

Pihak kepolisian juga memastikan proses hukum tetap berjalan. Para tahanan akan menjalani pemeriksaan lanjutan. Polisi kemudian melanjutkan prosedur hukum sesuai aturan.

“Kami memastikan proses hukum terhadap para tahanan tetap berjalan. Di sisi lain, Polda Lampung juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap SOP penjagaan, sarana prasarana, dan pengamanan rutan guna mencegah kejadian serupa terulang,” tegasnya.

Evaluasi mencakup berbagai aspek penting. Kepolisian meninjau kembali standar operasional penjagaan. Selain itu, aparat juga menilai kondisi sarana dan prasarana rutan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan pengamanan. Kepolisian ingin memastikan sistem berjalan lebih kuat. Dengan begitu, potensi pelarian tahanan dapat diminimalkan.

Operasi Gabungan dan Koordinasi Lintas Wilayah

Operasi penangkapan ini menunjukkan pentingnya koordinasi antarwilayah. Aparat bekerja bersama dalam satu komando operasi. Sinergi tersebut mempercepat proses pelacakan para buronan.

Polisi juga memanfaatkan jaringan informasi dari berbagai daerah. Setiap petugas menyampaikan perkembangan terbaru secara cepat. Alur komunikasi yang baik membantu keberhasilan operasi.

Selain itu, kerja sama lintas satuan memperkuat upaya penegakan hukum. Tim gabungan dapat bergerak fleksibel sesuai kebutuhan lapangan. Pendekatan ini mempercepat proses penangkapan.

Keberhasilan operasi ini sekaligus menunjukkan respons cepat aparat kepolisian. Polisi mampu mengendalikan situasi setelah insiden pelarian. Langkah cepat itu menjaga keamanan wilayah dan kepercayaan publik.

Dengan selesainya operasi tersebut, seluruh tahanan kembali berada dalam pengawasan aparat. Polisi kini melanjutkan proses hukum terhadap mereka. Kasus pelarian ini juga menjadi bahan evaluasi bagi pengamanan rutan ke depan.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewan Pers Gandeng LPSK, Jamin Keamanan Jurnalis

    Dewan Pers Gandeng LPSK, Jamin Keamanan Jurnalis

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    JAKARTA | Battikpost.site – Dewan Pers resmi menjalin kerja sama strategis dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) serta Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan). Kolaborasi ini bertujuan memperkuat perlindungan terhadap jurnalis investigatif yang kerap menghadapi risiko saat menjalankan tugas jurnalistik. Penandatanganan nota kesepahaman digelar di Mangkuluhur Artotel Suites, Jakarta Selatan, Selasa (24/06/2025). […]

  • Wakil Gubernur Lampung Dorong Pramuka Lampung Timur Cetak Generasi Unggul

    Wakil Gubernur Lampung Dorong Pramuka Lampung Timur Cetak Generasi Unggul

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengajak pengurus Gerakan Pramuka Lampung Timur mencetak SDM unggul, inklusif, dan berdaya saing. Ajakan itu muncul saat pelantikan pengurus di Lampung Timur, Jumat (27/2/2026), menuju visi Indonesia Emas 2045. Pelantikan Pengurus Pramuka Lampung Timur Lampung Timur, Battikpost.site — Pemerintah Provinsi Lampung menghadiri pelantikan pengurus Mabicab dan Kwarcab Gerakan Pramuka Lampung […]

  • Polisi Tembakkan Gas Air Mata di Sekitar Kampus Unisba dan Unpas Bandung, Bentrok Pecah dengan Mahasiswa

    Polisi Tembakkan Gas Air Mata di Sekitar Kampus Unisba dan Unpas Bandung, Bentrok Pecah dengan Mahasiswa

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

    Bandung, 2 September 2025, BattikPost Site – Situasi mencekam terjadi di sekitar area kampus Universitas Islam Bandung (Unisba) dan Universitas Pasundan (Unpas), Selasa (2/9) dini hari. Polisi menembakkan gas air mata yang membuat kawasan kampus dipenuhi asap hingga memicu kepanikan mahasiswa. Peristiwa itu berawal dari patroli gabungan TNI-Polri yang menyisir jalanan Kota Bandung untuk menciptakan […]

  • Serangan Digital Merupakan Bentuk Kekerasan Terhadap Pers

    Serangan Digital Merupakan Bentuk Kekerasan Terhadap Pers

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Nasional, Battikpost.site, – Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPMN), dan Human Rights Working Group (HRWG) meluncurkan skor terbaru Indeks Keselamatan Jurnalis di Indonesia, di Jakarta Selatan, pada Kamis, 20 Februari 2025. Riset ini menyimpulkan skor keselamatan jurnalis selama 2024 lalu adalah 60,5 poin atau masuk kategori “agak terlindungi”. Peluncuran indeks ini bertepatan dengan pelaksanaan Konvensi Media […]

  • Peringatan HUT ke-80 Persit di Bandar Lampung Berlangsung Khidmat dan Meriah

    Peringatan HUT ke-80 Persit di Bandar Lampung Berlangsung Khidmat dan Meriah

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Kodam XXI/Radin Inten menggelar peringatan HUT Persit ke-80 Tahun 2026 di Aula Sudirman Makodam, Selasa (21/04/2026). Pangdam Mayjen TNI Kristomei Sianturi memimpin langsung kegiatan tersebut bersama Ketua Persit Daerah XXI. Peringatan HUT Persit ke-80 Berlangsung Khidmat Bandar Lampung, Battikpost.site — Kodam XXI/Radin Inten menyelenggarakan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana secara khidmat […]

  • Capaian Imunisasi Campak Sumenep Belum Merata Tahun 2025

    Capaian Imunisasi Campak Sumenep Belum Merata Tahun 2025

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

    Capaian Imunisasi Campak di Sumenep Belum Merata Sumenep, Battikpost.site, – Capaian imunisasi campak di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, hingga kini belum merata. Data terbaru dari Dinas Kesehatan menunjukkan adanya perbedaan signifikan antar kecamatan dalam persentase imunisasi. Kondisi ini memperlihatkan bahwa meskipun beberapa wilayah mengalami peningkatan, pemerataan imunisasi masih menghadapi tantangan besar. Giligenting Catat Capaian Imunisasi […]

expand_less