Dugaan Pengolahan Minyak Mentah Ilegal di Pesawaran Jadi Sorotan
- account_circle Admin
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Dugaan pengolahan minyak mentah ilegal Pesawaran mencuat di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Aktivitas tersebut diduga berlangsung lebih dari satu bulan. Warga, pemerintah desa, dan masyarakat kini menunggu langkah aparat untuk memastikan legalitas kegiatan tersebut.
Dugaan Aktivitas Berlangsung di Gudang Terpencil
Pesawaran, Battikpost.site — Sejumlah sumber di lapangan mengungkap dugaan aktivitas pengolahan minyak mentah di sebuah gudang di Desa Sukajaya Lempasing. Gudang itu berdiri di kawasan yang relatif terpencil.
Lokasi yang jauh dari permukiman membuat aktivitas di area tersebut diduga berlangsung tanpa banyak diketahui masyarakat. Warga baru mengetahui keberadaan gudang setelah aktivitasnya semakin sering terlihat.
Salah seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan menjelaskan dugaan alur distribusi minyak hasil pengolahan tersebut.
“Gudang tersebut untuk mengolah minyak mentah (cong). Setelah melalui proses pengolahan, minyak kemudian dibawa ke Pantai Quinarta karena kapal milik GS terparkir khusus untuk mengangkut minyak olahan tersebut,” ujar sumber.
Sumber yang sama menyebut seorang pengelola berinisial HD diduga mengelola aktivitas tersebut. Menurut sumber itu, HD merupakan orang kepercayaan pemilik gudang berinisial GS.
Sumber tersebut juga menyampaikan dugaan adanya oknum aparat yang memberikan perlindungan terhadap aktivitas itu. Namun, seluruh informasi tersebut masih berupa dugaan dan belum memiliki pembuktian hukum.
Seluruh pihak yang disebutkan belum memberikan konfirmasi maupun klarifikasi kepada media. Pihak terkait juga belum menyampaikan penjelasan resmi mengenai informasi tersebut.
Kepala Desa Membenarkan Keberadaan Gudang
Kepala Desa Sukajaya Lempasing, Edy, memberikan keterangan saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa (4/8). Ia membenarkan keberadaan gudang pengolahan BBM yang diduga ilegal di wilayahnya.
“Sudah satu bulan lebih gudang tersebut beroperasi, tapi sampai saat ini pemilik gudang tidak ada koordinasi kepada aparatur desa setempat,” ujar Edy.
Edy menilai setiap aktivitas pengolahan BBM harus mengikuti ketentuan yang berlaku. Pengelola juga wajib berkoordinasi dengan pemerintah desa.
“Kalaupun gudang tersebut benar mengolah BBM harusnya ada izin, minimal pemberitahuan ke desa. Namun faktanya sampai saat ini kami tidak mengetahui siapa pemilik gudang tersebut,” katanya.
Edy meminta aparat penegak hukum segera memeriksa aktivitas tersebut. Ia juga berharap instansi terkait menelusuri seluruh dokumen perizinan serta legalitas operasional gudang.
Pemerintah Desa Soroti Risiko Lingkungan
Edy mengingatkan wilayahnya beberapa kali mengalami kebakaran gudang pengolahan BBM ilegal. Menurutnya, kondisi itu menunjukkan besarnya risiko yang dapat muncul apabila aktivitas serupa terus berlangsung.
“Saya selaku kepala desa berharap adanya langkah tegas dari aparat pemerintah maupun instansi terkait apabila benar gudang tersebut melakukan kegiatan ilegal. Sudah beberapa kali di wilayah saya terjadi gudang pengolahan BBM ilegal terbakar. Itu hal serius dan tidak bisa dianggap main-main. Selain itu, kami juga mempertanyakan bagaimana izin operasional maupun pengelolaan limbahnya, apakah berpotensi mencemari lingkungan atau tidak,” tegasnya.
Pemerintah desa juga mempertanyakan izin operasional dan pengelolaan limbah gudang tersebut. Pemerintah desa menilai pengelola harus memastikan aktivitasnya tidak membahayakan lingkungan sekitar.
Warga Mengaku Khawatir
Sejumlah warga mengaku resah dengan aktivitas yang diduga berlangsung di gudang tersebut. Mereka mengaku mencium bau menyengat dari sekitar lokasi.
Baca Juga Terbaru
Warga juga menilai proses pengolahan minyak secara tradisional berpotensi memicu kebakaran. Mereka khawatir aktivitas tersebut membahayakan permukiman apabila pengelola tidak menerapkan standar keselamatan.
“Kami khawatir karena aktivitasnya seperti tidak memiliki standar keamanan. Kalau terjadi kebakaran, tentu bisa membahayakan warga,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Masyarakat berharap aparat segera memeriksa lokasi tersebut. Warga juga meminta pemerintah memastikan seluruh aktivitas usaha berjalan sesuai ketentuan hukum.
Aparat Diharapkan Segera Menyelidiki
Aparat penegak hukum masih perlu menyelidiki dugaan pengolahan minyak mentah ilegal di Pesawaran. Penyelidikan diperlukan untuk memastikan legalitas kegiatan tersebut.
Apabila aparat membuktikan adanya pelanggaran, pemerintah dapat menjatuhkan sanksi sesuai peraturan di bidang energi dan perlindungan lingkungan hidup.
Hingga berita ini terbit, kepolisian maupun instansi terkait belum menyampaikan keterangan resmi mengenai dugaan tersebut.
Tim redaksi masih berupaya menghubungi seluruh pihak yang namanya muncul dalam informasi awal untuk memperoleh konfirmasi dan klarifikasi.
Baca Juga Berita Populer
Pemberitaan ini akan terus mengikuti perkembangan kasus tersebut. Redaksi tetap memberikan ruang hak jawab kepada seluruh pihak yang disebut sesuai dengan Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.
- Penulis: Admin
- Sumber: Pesawaran



