Breaking News
light_mode

Difabel Lampung Tampil Memukau Lewat Teater Garuda Wisnu Kencana

  • account_circle Orba Battik
  • calendar_month 44 menit yang lalu
  • print Cetak
Pementasan teater difabel Lampung bertajuk Garuda Wisnu Kencana memukau penonton di Bandar Lampung. Paguyuban Sahabat Difabel Lampung (Sadila) menampilkan kisah sarat pesan moral dalam momentum Hari Pendidikan Nasional, sekaligus menegaskan semangat inklusi dan kesetaraan.

Pentas Teater Difabel Sarat Makna

Bandar Lampung, Battikpost.site — Paguyuban Sahabat Difabel Lampung (Sadila) menggelar pementasan teater kabaret yang penuh emosi. Para peserta menghadirkan suasana haru dan kekaguman sepanjang pertunjukan. Penonton menyaksikan kemampuan luar biasa anak-anak difabel di atas panggung.

Pertunjukan mengusung judul “Garuda Wisnu Kencana”. Para pemain membawakan cerita dengan ekspresi kuat dan penuh penghayatan. Mereka menghidupkan kisah yang menghibur sekaligus menggugah perasaan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda tahunan “Teater Kabaret Sahabat”. Penyelenggara memasuki tahun keempat pelaksanaan program tersebut. Momentum tahun ini terasa lebih istimewa karena bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional.

Sadila memanfaatkan momen tersebut untuk menguatkan pesan inklusi. Mereka mengajak masyarakat membuka ruang yang setara bagi semua anak. Pementasan ini juga menjadi sarana edukasi publik tentang kesetaraan.

Cerita Legenda dengan Pesan Moral Kuat

Selama sekitar 90 menit, para pemain menampilkan kisah kolosal dari legenda Nusantara. Mereka mengangkat tema keserakahan dan keadilan dalam alur cerita. Penonton mengikuti perjalanan konflik yang sarat nilai kehidupan.

Para pemeran menggambarkan sosok permaisuri yang dikuasai ambisi. Tokoh tersebut melakukan berbagai cara demi mencapai keinginan. Namun, keadilan tetap hadir sebagai penyeimbang dalam cerita.

Alur cerita menegaskan bahwa keserakahan membawa kehancuran. Nilai moral tersebut menjadi inti pesan pertunjukan. Para difabel menyampaikan pesan itu secara kuat melalui akting mereka.

Penonton menerima pesan tersebut dengan antusias. Mereka menunjukkan apresiasi melalui tepuk tangan panjang. Respons tersebut mencerminkan keberhasilan penyampaian pesan moral.

Proses Kreatif dan Konsep Pertunjukan

Ketua Pelaksana kegiatan, Shiva Ramadhani, menjelaskan alasan pemilihan tema. Ia menegaskan keinginan untuk mengangkat kisah legenda Indonesia ke panggung seni.

Sebelumnya kami sudah mementaskan kisah Malin Kundang, Si Pahit Lidah, hingga Suruntul dan Buaya Perompak. Tahun ini kami ingin menghadirkan konsep yang lebih besar, seperti ‘menurunkan kayangan ke bumi’,” ujarnya saat ditemui usai pementasan, Minggu (3/5/2026).

Tim pelaksana merancang konsep pertunjukan secara matang. Mereka menyusun alur cerita, tata panggung, dan koreografi dengan detail. Setiap elemen mendukung penyampaian pesan utama.

Shiva menegaskan fungsi pertunjukan tidak sekadar hiburan. Ia menyampaikan bahwa tim ingin memberi nilai edukatif kepada masyarakat. Kisah yang ditampilkan mengajak penonton memahami pentingnya integritas.

Pesan yang ingin kami sampaikan adalah keadilan akan tegak dengan caranya sendiri. Kita tidak boleh serakah, karena orang yang serakah tidak akan pernah merasa cukup,” tambahnya.

Difabel Tunjukkan Potensi dan Kesetaraan

Pementasan ini menjadi ruang pembuktian bagi anak-anak difabel. Mereka menunjukkan kemampuan dan kreativitas yang tidak kalah dari anak lainnya. Sadila terus mendorong kepercayaan diri para peserta.

Shiva menegaskan pentingnya menghapus stigma negatif di masyarakat. Ia mengajak semua pihak melihat potensi difabel secara objektif. Panggung teater menjadi media yang efektif untuk menyampaikan pesan tersebut.

Kami ingin menunjukkan bahwa anak-anak disabilitas itu mampu. Mereka bisa berkarya, mereka bisa tampil, dan mereka berusaha untuk sejajar dengan teman-teman non-disabilitas,” tegas Shiva.

Penampilan para difabel menunjukkan kerja keras dan dedikasi tinggi. Mereka berlatih secara intensif untuk mencapai hasil maksimal. Penonton dapat melihat perkembangan kemampuan para peserta.

Tantangan dan Proses Persiapan

Tim pelaksana menjalani proses persiapan selama tiga bulan. Mereka melatih para peserta dengan pendekatan yang sesuai. Pendamping memberikan perhatian penuh selama latihan.

Tim menghadapi berbagai tantangan selama proses tersebut. Mereka harus menjaga fokus dan stamina peserta yang beragam. Setiap peserta memiliki kebutuhan dan karakteristik berbeda.

Pendamping menerapkan metode latihan yang adaptif. Mereka menyesuaikan pendekatan sesuai kondisi peserta. Proses ini membutuhkan kesabaran dan ketelatenan tinggi.

Shiva menegaskan pentingnya peran pendamping dalam keberhasilan acara. Ia menyebut dedikasi tim menjadi faktor utama kesuksesan.

Dedikasi para pendamping dan semangat anak-anak menjadi kunci utama. Semua proses akhirnya bisa berjalan dengan baik hingga hari pementasan,” jelasnya.

Harapan untuk Keberlanjutan Program

Pementasan teater difabel Lampung ini meninggalkan kesan mendalam. Penonton merasakan kekuatan pesan kemanusiaan yang disampaikan. Pertunjukan ini memperlihatkan bahwa seni mampu menjadi media perubahan sosial.

Sadila berharap kegiatan ini terus berlanjut setiap tahun. Mereka ingin menjadikan program ini sebagai agenda rutin. Panggung teater diharapkan menjadi ruang ekspresi yang luas.

Organisasi tersebut juga ingin memperluas jangkauan kegiatan. Mereka berupaya melibatkan lebih banyak peserta difabel. Langkah ini bertujuan memperkuat inklusi di masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Sadila mengajak semua pihak mendukung kesetaraan. Mereka menegaskan bahwa setiap anak memiliki potensi. Pementasan ini menjadi bukti nyata kemampuan tersebut.


 

  • Penulis: Orba Battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembunuhan Ayah Kandung di Bandar Lampung Terjadi Usai Penolakan ke Kebun

    Pembunuhan Ayah Kandung di Bandar Lampung Terjadi Usai Penolakan ke Kebun

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Battikpost.site – Tim gabungan dari Polda Lampung, Polresta Bandar Lampung, dan Polsek Kedaton berhasil menangkap RE (36), terduga pelaku pembunuhan terhadap ayah kandungnya, MR (67). Penangkapan dilakukan pada Sabtu (22/11/2025) sekitar pukul 19.15 WIB di area perkebunan Dusun Pal Putih, Desa Karang Anyar, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan. Wakapolresta Bandar Lampung, AKBP Erwin […]

  • Pelaku Pembunuhan Sopir Travel Ditangkap di Way Huwi

    Pelaku Pembunuhan Sopir Travel Ditangkap di Way Huwi

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, Battikpost.site — Penangkapan dramatis terhadap pelaku pembunuhan sopir travel menggegerkan warga Desa Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, Jumat sore (4/7/2025). Puluhan tembakan terdengar memecah keheningan sekitar pukul 16.30 WIB, mengejutkan warga RT 18 yang langsung keluar rumah mencari tahu sumber keributan. Rupanya, suara tembakan itu berasal dari operasi penangkapan Ujang Syafrudin […]

  • Masyarakat Adat Lampung Terabaikan, Kuasa Hukum Desak Cabut Izin Konsesi PT. Inhutani V

    Masyarakat Adat Lampung Terabaikan, Kuasa Hukum Desak Cabut Izin Konsesi PT. Inhutani V

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, BANDAR LAMPUNG – Kuasa Hukum Masyarakat Adat Marga Buay Pemuka Pangeran Ilir (MBPPI) Negara Batin, Way Kanan, Provinsi Lampung, Gindha Ansori Wayka, mendesak pemerintah mencabut izin konsesi PT. Inhutani V atas pengelolaan Kawasan Hutan Register. Ia menilai pengelolaan yang berlangsung sejak 1996 itu tidak memberikan manfaat bagi masyarakat adat, yang secara historis memiliki tanah […]

  • Pelantikan JMSI Lampung Dimatangkan Lewat Gladi Resik

    Pelantikan JMSI Lampung Dimatangkan Lewat Gladi Resik

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Pelantikan Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lampung pada Jumat (10/6/2026) semakin dekat. Panitia dan pengurus menggelar gladi resik di Balai Keratun, Kamis (9/4/2026), guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Persiapan Matang Jelang Pelantikan JMSI Lampung Bandar Lampung, Battikpost.site — Panitia dan pengurus JMSI Lampung mengintensifkan persiapan menjelang pelantikan resmi organisasi. Mereka memusatkan […]

  • Silaturahmi Perguruan Pencak Silat Lampung Meriahkan Tasyakuran dan Maulid Nabi

    Silaturahmi Perguruan Pencak Silat Lampung Meriahkan Tasyakuran dan Maulid Nabi

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, BattikPost Site  – Suasana penuh kebersamaan terasa dalam acara Tasyakuran Rumah Baru yang sekaligus dirangkai dengan silaturahmi perguruan pencak silat se-Provinsi Lampung. Acara yang digelar pada Minggu, 14 September 2025 ini juga menjadi momen memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh keluarga besar Partisan Siliwangi, sebuah wadah kebersamaan para […]

  • Data Dapodik Ungkap Status Aktif Ganda Guru PPPK Paruh Waktu di Jati Agung

    Data Dapodik Ungkap Status Aktif Ganda Guru PPPK Paruh Waktu di Jati Agung

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, Battikpost.site — Dugaan cacat administrasi dalam pengangkatan PPPK Paruh Waktu di Kecamatan Jati Agung semakin menguat setelah data resmi Dapodik dan SIMPKB menunjukkan status aktif ganda seorang guru lintas kementerian. Guru berinisial N, yang sebelumnya diberitakan “nyasar” formasi PPPK Paruh Waktu Penata Layanan Operasional, tercatat masih aktif sebagai guru MTs Darul Maghfiroh Sinar […]

expand_less