Breaking News
light_mode

Viral! Rekrutmen Pengurus Koperasi Merah Putih di Karang Anyar Diduga Sarat Nepotisme

  • account_circle pimred
  • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
  • print Cetak

Battikpost.site, Jati Agung – Rekrutmen pengurus Koperasi Merah Putih di Desa Karang Anyar, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, menuai sorotan publik setelah unggahan viral menuding adanya praktik nepotisme dan ketidaktransparanan dalam proses seleksi.

Jagat maya dihebohkan dengan unggahan Facebook dari akun Gara Soegara yang memposting informasi terkait pengukuhan pengurus Koperasi Merah Putih pada Senin, 19 Mei 2025. Dalam unggahannya, Gara menyebut bahwa mayoritas pengurus yang dikukuhkan merupakan kerabat dari aparat desa.

Hari ini pengukuhan Koperasi Merah Putih Desa Karang Anyar. Tapi yang dikukuhkan keluarga orang dalam semua. Ini tindakan tidak adil bagi masyarakat desa,” tulis Gara dalam unggahan tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa proses rekrutmen dilakukan tanpa tes atau seleksi terbuka.

Hari ini di balai desa ada musyawarah desa terkait pembentukan koperasi, tapi calon pengurusnya sudah ditentukan dan tanpa seleksi,” ungkapnya di kolom komentar.

Unggahan ini viral dan memicu berbagai reaksi netizen. Sebagian besar mengecam dugaan praktik nepotisme dalam pembentukan koperasi desa tersebut. Seorang pengguna bernama Eko Charly bahkan menyatakan siap membantu melaporkan kasus ini ke Bupati Lampung Selatan jika ada bukti kuat.

Kalau ada bukti, laporin aja ke bupati. Saya siap bantu. Saya punya nomornya,” tulis Eko.

Prosedur Pembentukan Koperasi: Harus Transparan dan Demokratis

Mengacu pada aturan resmi, proses pembentukan koperasi di desa harus melalui tahapan partisipatif dan transparan, di antaranya:

1. Musyawarah desa untuk menentukan kebutuhan dan arah koperasi.

2. Pembentukan panitia oleh BPD, bukan oleh pemerintah desa secara langsung.

3. Penyusunan AD/ART secara terbuka.

4. Pemilihan pengurus dan pengawas melalui musyawarah terbuka tanpa konflik kepentingan.

5. Pengesahan badan hukum oleh Kemenkumham melalui sistem SABH.

Langkah ini dirancang agar koperasi dikelola secara adil dan mencerminkan kebutuhan masyarakat.

Minim Transparansi, Potensi Pelanggaran Hukum

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Desa Karang Anyar belum memberikan klarifikasi. Ketiadaan informasi resmi dikhawatirkan memperbesar keresahan warga.

Padahal, UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian dan peraturan turunannya mewajibkan adanya keterbukaan informasi dalam setiap tahap pembentukan koperasi. Jika ditemukan pelanggaran, sanksi administratif hingga pidana bisa dikenakan kepada pihak yang terlibat.

Tuntutan Warga: Transparansi dan Klarifikasi

Warga menuntut transparansi dari pemerintah desa serta klarifikasi resmi mengenai proses rekrutmen. Mereka berharap koperasi sebagai badan usaha milik bersama tidak tercemar praktik KKN.

Media ini akan terus memantau perkembangan dan berupaya menghubungi pihak terkait untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut. (Tim).

  • Penulis: pimred

Rekomendasi Untuk Anda

  • Revitalisasi SDN 1 Natar Dituai Sorotan Dugaan Penyimpangan

    Revitalisasi SDN 1 Natar Dituai Sorotan Dugaan Penyimpangan

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Revitalisasi SDN 1 Natar kembali menuai sorotan karena berbagai dugaan penyimpangan, mulai dari transparansi yang hilang, pekerjaan tanpa pengawasan, hingga masalah pembayaran pekerja. Selain itu, masyarakat mempertanyakan keselamatan siswa dan akuntabilitas anggaran proyek. Dugaan Minim Transparansi dalam Pelaksanaan Proyek Natar, Battikpost.site — Revitalisasi SDN 1 Natar memicu perhatian publik setelah temuan lapangan memperlihatkan indikasi penyimpangan. […]

  • Timnas Indonesia U-17 Juara Grup C dan Lolos Piala Dunia 2025

    Timnas Indonesia U-17 Juara Grup C dan Lolos Piala Dunia 2025

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Jakarta, — Timnas Indonesia U-17 dipastikan melaju ke perempatfinal Piala Asia U-17 2025 usai menorehkan dua kemenangan di Grup C. Kemenangan atas Korea Selatan dan Yaman mengantar Garuda Asia lolos sebagai juara grup sekaligus mengamankan tiket ke Piala Dunia U-17 2025. Timnas Indonesia U-17 tampil luar biasa di Grup C Piala Asia U-17 2025 […]

  • Yonif 7 Marinir Gelar Bakti Kesehatan Sambut HUT ke-22, Warga Ketapang Antusias

    Yonif 7 Marinir Gelar Bakti Kesehatan Sambut HUT ke-22, Warga Ketapang Antusias

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Pesawaran — Dalam rangka menyambut HUT ke-22, Prajurit Batalyon Infanteri 7 Marinir (Yonif 7 Marinir) menggelar kegiatan bakti kesehatan bagi masyarakat Desa Ketapang, Batu Menyan, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung, pada Minggu (11/5/2025). Kegiatan bakti kesehatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial prajurit Yonif 7 Marinir terhadap masyarakat sekitar. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama […]

  • Wagub Lampung: Stunting Ancaman Serius Masa Depan Bangsa

    Wagub Lampung: Stunting Ancaman Serius Masa Depan Bangsa

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Battikpost.site — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan bahwa stunting bukan sekadar persoalan gizi, tetapi ancaman besar bagi masa depan generasi muda dan keberlangsungan bangsa. Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyebutkan bahwa stunting merupakan musuh bersama dan ancaman nyata bagi kemajuan negara. Menurutnya, dampak stunting bukan hanya menghambat pertumbuhan fisik, tetapi juga mempengaruhi […]

  • Viral! Bocah di Gunung Sugih Diduga Dianiaya Warga

    Viral! Bocah di Gunung Sugih Diduga Dianiaya Warga

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Lampung Tengah, Battikpost.site — Sebuah video yang memperlihatkan dugaan kekerasan terhadap seorang anak di Dusun Banjar Mulya, Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah, viral di media sosial dan memicu kemarahan publik. Sebuah video berdurasi satu menit yang beredar luas di media sosial memperlihatkan seorang anak mengalami kekerasan fisik yang dilakukan oleh beberapa warga. Insiden ini diduga […]

  • Bantah Keras Tuduhan Asusila, Wisnu Saputra Siap Tempuh Jalur Hukum

    Bantah Keras Tuduhan Asusila, Wisnu Saputra Siap Tempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Pesawaran – Dugaan perbuatan asusila yang menyeret dua guru SMPN 3 Kedondong, Kabupaten Pesawaran, menjadi sorotan publik. Namun salah satu pihak yang dituduh, Wisnu Saputra, angkat bicara dan membantah keras kabar tersebut. Dalam klarifikasinya kepada media, Wisnu menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan sangat merugikan dirinya, baik secara pribadi maupun profesional. “Apa yang […]

expand_less