Cegah Penyalahgunaan BBM, Polda Lampung Periksa Sejumlah SPBU
- account_circle orba battik
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Polda Lampung bersama instansi terkait memeriksa sejumlah SPBU di Bandar Lampung, Jumat (30/10/2026). Kegiatan itu menyasar distribusi BBM melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk mencegah penimbunan dan penyelewengan BBM bersubsidi.
Pengawasan Distribusi BBM
Bandar Lampung, Battikpost.site — Polda Lampung menggelar KRYD setelah rapat lintas sektoral pada Selasa (27/10/2026). Forum tersebut mempertemukan sejumlah instansi untuk memperkuat koordinasi pengawasan distribusi BBM.
Rapat itu membahas langkah pencegahan terhadap penyalahgunaan dan penyelewengan distribusi BBM. Pengawasan terutama menyasar penyaluran BBM bersubsidi yang harus mengikuti ketentuan.
Personel gabungan memulai kegiatan sekitar pukul 13.30 WIB. Mereka kemudian bergerak menuju sejumlah SPBU yang menjadi sasaran pengawasan.
Tim melibatkan Ditreskrimsus Polda Lampung, Bidpropam, Satbrimob, dan Dit Samapta. Polisi juga melibatkan Polisi Militer TNI AD dan Polisi Militer TNI AU.
Selain unsur kepolisian dan TNI, Satpol PP Provinsi Lampung turut mengikuti kegiatan tersebut. Dinas ESDM Provinsi Lampung dan perwakilan Pertamina Lampung juga bergabung dalam pengawasan.
Keterlibatan berbagai instansi memperkuat pengawasan distribusi BBM secara terpadu. Tim gabungan juga dapat meningkatkan koordinasi ketika menemukan indikasi pelanggaran di lapangan.
-
Empat SPBU Menjadi Sasaran
Tim gabungan memeriksa empat SPBU di wilayah Kota Bandar Lampung. Pengawasan tersebut bertujuan memastikan pengelola menjalankan distribusi BBM sesuai ketentuan.
Lokasi pertama berada di SPBU Nomor 23.351.124, Jalan Ratu Dibalau, Kelurahan Tanjung Senang. Tim kemudian melanjutkan pengawasan ke SPBU Nomor 24.351.140 di Jalan Pagar Alam, Gang PU.
Petugas juga mendatangi SPBU Nomor 23.351.10 di Jalan R.A. Basyid, Kelurahan Labuhan Dalam. Lokasi terakhir berada di SPBU Nomor 24.351.112, Jalan Ratu Dibalau, Kelurahan Way Kandis.
Pengawasan tersebut mencakup aktivitas distribusi BBM pada masing-masing lokasi. Tim menjalankan kegiatan sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai potensi penyalahgunaan.
Pemeriksaan juga menjadi bagian dari upaya menjaga penyaluran BBM agar tetap berjalan sesuai aturan. Pemerintah bersama aparat penegak hukum perlu memastikan masyarakat menerima BBM sesuai peruntukannya.
Tim gabungan turut mengantisipasi praktik penimbunan BBM. Mereka juga mengawasi potensi penyelewengan dalam proses distribusi.
-
Polda Lampung Perkuat Koordinasi
Kabidhumas Polda Lampung Kombes Pol. Yuni Iswandari menyampaikan komitmen kepolisian dalam memperkuat pengawasan. Menurutnya, koordinasi lintas sektoral menjadi bagian penting dalam mencegah penyalahgunaan BBM.
“Pengawasan terhadap distribusi BBM perlu dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan. Kami berkomitmen untuk memperkuat sinergi dengan seluruh instansi terkait guna mencegah penyalahgunaan BBM serta memastikan pendistribusiannya berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran,” ujarnya.
Yuni juga meminta pengelola SPBU dan masyarakat menaati ketentuan pembelian serta pendistribusian BBM. Imbauan tersebut berlaku untuk seluruh pihak yang terlibat dalam rantai distribusi.
Kepatuhan terhadap aturan dapat membantu menjaga distribusi BBM tetap tertib. Langkah tersebut juga dapat mengurangi peluang penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Polisi mengajak masyarakat ikut mengawasi distribusi BBM di lingkungan masing-masing. Masyarakat dapat menyampaikan laporan apabila menemukan dugaan pelanggaran.
Baca Juga Terbaru
“Kami mengimbau agar tidak melakukan penimbunan, penyelewengan, maupun penyalahgunaan BBM untuk kepentingan yang bertentangan dengan hukum. Apabila masyarakat menemukan indikasi pelanggaran, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.
Pengawasan Berlanjut
Polda Lampung menempatkan pengawasan distribusi BBM sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban. Aparat juga berupaya memastikan distribusi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kegiatan KRYD mempertemukan unsur kepolisian, TNI, pemerintah daerah, serta pihak Pertamina. Sinergi tersebut membantu setiap instansi menjalankan fungsi pengawasan sesuai kewenangannya.
Tim mencatat situasi pada seluruh lokasi pengawasan berlangsung aman dan kondusif. Tidak ada gangguan keamanan yang menghambat pelaksanaan kegiatan.
Polda Lampung juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pengawasan secara berkala. Koordinasi dengan instansi terkait akan terus menjadi bagian dari langkah tersebut.
Pengawasan berkelanjutan dapat membantu mencegah berbagai bentuk penyalahgunaan BBM. Upaya itu sekaligus mendukung distribusi BBM yang tertib dan tepat sasaran.
-
Fokus Mencegah Penyalahgunaan
Polda Lampung menjalankan pengawasan untuk menjaga distribusi BBM tetap sesuai aturan. Aparat juga mengajak masyarakat dan pengelola SPBU menjalankan kewajiban masing-masing.
Pengawasan tidak hanya berfokus pada SPBU sebagai titik penyaluran. Tim juga memperkuat koordinasi untuk mengantisipasi potensi pelanggaran dalam distribusi.
Baca Juga Berita Populer
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama menjaga kepentingan masyarakat. Pemerintah dan aparat penegak hukum perlu memastikan BBM bersubsidi sampai kepada masyarakat sesuai peruntukannya.
Kegiatan KRYD menunjukkan komitmen lintas instansi dalam menjaga distribusi energi. Polda Lampung akan melanjutkan koordinasi untuk mencegah penyalahgunaan BBM di wilayah Kota Bandar Lampung.
- Penulis: orba battik
