Jalan Badak Bandar Lampung Cepat Rusak, Warga Soroti Proyek Aspal
- account_circle Admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Jalan Badak Bandar Lampung cepat rusak meski proyek pengaspalan baru selesai kurang dari enam bulan lalu. Warga Kelurahan Sidodadi mengeluhkan banyaknya lubang di badan jalan dan meminta Dinas Pekerjaan Umum segera melakukan evaluasi serta perbaikan.
Kondisi Jalan Badak Mulai Membahayakan Pengendara
Bandar Lampung, Battikpost.site — Kerusakan jalan kembali menjadi sorotan masyarakat di Kota Bandar Lampung. Kali ini, keluhan datang dari warga Jalan Badak, Kelurahan Sidodadi. Mereka menilai kondisi jalan semakin memprihatinkan meski proyek pengaspalan tergolong baru selesai.
Pantauan di lokasi menunjukkan banyak titik jalan mengalami kerusakan cukup parah. Permukaan aspal tampak mengelupas di beberapa bagian. Sejumlah titik juga terlihat amblas dan berlubang.
Lubang jalan memiliki ukuran berbeda-beda. Beberapa lubang bahkan cukup besar dan berpotensi memicu kecelakaan. Kondisi itu membuat pengendara harus memperlambat kendaraan saat melintas.
Kerusakan paling berbahaya muncul ketika malam hari. Pengendara motor kesulitan melihat lubang karena minim pencahayaan. Risiko kecelakaan juga meningkat saat hujan turun dan genangan air menutupi permukaan jalan.
Warga sekitar mengaku kecewa dengan hasil proyek tersebut. Mereka menilai usia jalan masih sangat baru. Namun, kondisi jalan justru terlihat seperti infrastruktur lama yang tidak mendapat perawatan.
“Baru beberapa bulan selesai diaspal tapi sekarang sudah banyak lubang. Kalau malam atau hujan sangat berbahaya bagi pengendara motor karena lubangnya tidak terlihat jelas,” ujar salah seorang warga, Kamis (21/5/2026).
Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan Proyek
Masyarakat mulai mempertanyakan kualitas pengerjaan proyek pengaspalan Jalan Badak. Mereka menilai kerusakan yang muncul dalam waktu singkat tidak seharusnya terjadi.
Menurut warga, proyek pengaspalan berlangsung pada akhir tahun 2025. Jalan tersebut belum genap setahun digunakan masyarakat. Namun, permukaan aspal sudah mengalami kerusakan di berbagai titik.
Kondisi itu memunculkan dugaan adanya masalah dalam proses pengerjaan proyek. Warga menilai kualitas material perlu mendapat perhatian serius. Mereka juga meminta pemerintah mengevaluasi pengawasan selama pekerjaan berlangsung.
Kerusakan jalan sering menjadi perhatian masyarakat karena menyangkut keselamatan pengguna jalan. Infrastruktur yang cepat rusak juga memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas penggunaan anggaran pembangunan.
Warga berharap pemerintah tidak hanya fokus menyelesaikan proyek secara administratif. Mereka juga meminta kualitas pembangunan menjadi prioritas utama agar infrastruktur dapat bertahan lama.
Selain membahayakan pengguna jalan, kondisi jalan berlubang mengganggu aktivitas masyarakat. Pengendara harus lebih berhati-hati saat melintas. Arus kendaraan juga menjadi lebih lambat karena pengemudi menghindari lubang.
Masyarakat sekitar setiap hari menggunakan Jalan Badak untuk berbagai aktivitas. Jalan tersebut menjadi akses penting bagi warga di kawasan Sidodadi dan sekitarnya. Karena itu, kerusakan jalan langsung berdampak pada mobilitas masyarakat.
Masyarakat Minta Dinas PU Segera Bertindak
Warga meminta Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung segera turun ke lokasi. Mereka berharap pemerintah melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap kondisi jalan yang rusak.
Baca Juga Terbaru
Masyarakat juga meminta pemerintah segera memperbaiki titik jalan berlubang. Mereka khawatir kerusakan akan semakin meluas apabila pemerintah terlambat melakukan penanganan.
Selain perbaikan, warga meminta adanya evaluasi terhadap kontraktor pelaksana proyek. Mereka berharap pemerintah dapat memastikan setiap proyek berjalan sesuai standar kualitas yang berlaku.
“Dana pembangunan itu berasal dari uang rakyat. Jadi hasilnya juga harus berkualitas dan tahan lama, bukan baru beberapa bulan sudah rusak,” kata warga lainnya.
Warga menilai kualitas pembangunan jalan sangat penting bagi kepentingan umum. Infrastruktur jalan menjadi fasilitas dasar yang digunakan masyarakat setiap hari. Karena itu, hasil pembangunan harus mampu memberikan manfaat jangka panjang.
Baca Juga Berita Populer
Infrastruktur Berkualitas Menjadi Harapan Masyarakat
Pembangunan infrastruktur jalan selalu menjadi perhatian masyarakat di daerah perkotaan. Jalan yang baik dapat mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga. Sebaliknya, jalan rusak sering memicu keluhan karena menghambat aktivitas harian.
Masyarakat berharap pemerintah daerah meningkatkan pengawasan terhadap setiap proyek pembangunan. Pengawasan yang baik dinilai mampu menjaga kualitas pekerjaan sejak tahap awal hingga proyek selesai.
Selain pengawasan, warga juga berharap pemerintah memperhatikan kualitas material yang digunakan. Material yang sesuai standar dapat membantu meningkatkan daya tahan jalan dalam jangka panjang.
Kerusakan jalan dalam waktu singkat sering memunculkan ketidakpuasan publik. Warga berharap pemerintah dapat menjawab keluhan masyarakat dengan langkah konkret dan cepat.
Masyarakat juga menginginkan adanya transparansi dalam pelaksanaan proyek pembangunan. Mereka berharap pemerintah terbuka mengenai proses pengerjaan dan pengawasan proyek yang menggunakan anggaran publik.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung terkait kerusakan Jalan Badak tersebut. (TIM).
- Penulis: Admin



