Mahasiswa Dorong Transformasi Digital di Lampung
- account_circle Orba Battik
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Mahasiswa transformasi digital Lampung menjadi fokus Pemerintah Provinsi Lampung dalam menyiapkan SDM unggul, inovatif, dan adaptif. Ajakan ini disampaikan dalam simposium pendidikan digital di Universitas Lampung, Jumat, untuk memperkuat peran mahasiswa menghadapi tantangan masa depan.
Mahasiswa Jadi Kunci Transformasi Digital
Bandar Lampung, Battikpost.site — Pemerintah Provinsi Lampung mendorong mahasiswa agar aktif membangun masa depan daerah. Pemerintah menekankan penguatan sumber daya manusia, inovasi, dan pemanfaatan teknologi digital.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menyampaikan ajakan tersebut dalam Lampung Digital Education Transformation Symposium (LEDTS) 2026. Kegiatan berlangsung di Hall Fakultas Hukum Universitas Lampung, Jumat, 17 April 2026.
Kegiatan tersebut mengusung tema Sinergi Lintas Sektor: Mewujudkan Ekosistem Pendidikan Digital yang Inklusif dan Berkelanjutan. Tema itu menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak.
Marindo menyampaikan apresiasi atas kesempatan kembali hadir di Universitas Lampung. Ia menilai kampus tersebut berperan besar dalam mencetak generasi unggul.
“Universitas Lampung telah banyak melahirkan SDM unggul yang kini berkiprah di berbagai sektor. Ini menjadi kebanggaan sekaligus bukti bahwa pendidikan tinggi memiliki peran penting dalam pembangunan,” ujarnya.
Bonus Demografi Jadi Peluang Besar
Marindo menegaskan bahwa masa depan Lampung bergantung pada kualitas sumber daya manusia. Ia menilai faktor tersebut lebih penting dibandingkan kekayaan sumber daya alam.
Lampung memiliki jumlah penduduk sekitar 9,5 juta jiwa. Sebagian besar penduduk berada pada usia produktif.
Data menunjukkan sebanyak 69,24 persen penduduk berada pada rentang usia 15 hingga 64 tahun. Kondisi tersebut menghadirkan peluang besar bagi percepatan pembangunan.
“Momentum ini tidak akan terulang. Jika dimanfaatkan dengan baik, Lampung bisa melompat jauh ke depan. Namun jika tidak, bonus demografi justru bisa menjadi beban,” kata Marindo.
Mahasiswa perlu mempersiapkan diri menghadapi kondisi tersebut. Mereka harus memiliki keterampilan, kreativitas, dan daya saing tinggi.
Persaingan dunia kerja semakin ketat. Mahasiswa harus mampu menjawab tantangan tersebut dengan kemampuan yang relevan.
Peran Mahasiswa dalam Inovasi Teknologi
Marindo menegaskan bahwa perkembangan teknologi harus dipandang sebagai peluang. Mahasiswa tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi.
Mahasiswa harus mampu menciptakan inovasi dan solusi bagi masyarakat. Mereka perlu berperan sebagai penggerak perubahan.
“Jangan hanya menjadi pengguna teknologi. Jadilah inovator dan problem solver yang mampu memberikan solusi nyata,” tegasnya.
Peran tersebut sangat penting dalam mendukung transformasi digital di daerah. Mahasiswa dapat menghadirkan ide baru yang bermanfaat.
Mahasiswa juga dapat berkontribusi dalam berbagai sektor. Kontribusi tersebut meliputi pendidikan, ekonomi, hingga pelayanan publik.
Transformasi Digital di Lampung
Pemerintah Provinsi Lampung terus mempercepat transformasi digital. Pemerintah menerapkan digitalisasi di berbagai sektor layanan.
Digitalisasi mencakup pelayanan publik, informasi lowongan kerja, dan pembayaran pajak. Pemerintah juga memanfaatkan teknologi untuk promosi pariwisata.
Selain itu, pemerintah menyediakan kanal pengaduan masyarakat melalui aplikasi Lampung-inn. Aplikasi tersebut memudahkan masyarakat menyampaikan aspirasi.
Langkah tersebut bertujuan mempermudah akses layanan. Pemerintah juga membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas.
Pemerintah terus memperluas infrastruktur digital. Upaya tersebut memastikan masyarakat di berbagai wilayah dapat menikmati manfaat teknologi.
“Kami ingin digitalisasi bisa dirasakan semua lapisan masyarakat. Mahasiswa di daerah harus memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang,” tambahnya.
Peran Kampus dalam Menyiapkan Generasi Digital
Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Lampung, Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, menilai simposium tersebut sebagai langkah strategis. Kegiatan ini membantu mempersiapkan generasi muda menghadapi era digital.
Ia menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi. Mahasiswa harus terus meningkatkan kompetensi.
“Mahasiswa harus mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar, berinovasi, dan meraih masa depan,” ujarnya.
Suripto memaparkan capaian pendidikan di Lampung. Universitas Lampung menerima 86 persen mahasiswa jalur prestasi dari SMA di Lampung.
Pada Program Studi Kedokteran, sebanyak 63 persen mahasiswa juga berasal dari SMA di Lampung. Capaian tersebut menunjukkan peningkatan kualitas pendidikan daerah.
Ia menilai hasil tersebut berasal dari sinergi berbagai pihak. Sekolah, tenaga pendidik, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah berperan aktif.
“Ini menunjukkan bahwa kita telah bergerak bersama memajukan pendidikan. Anak-anak daerah mampu bersaing dan masuk ke program studi unggulan,” katanya.
Kolaborasi Jadi Kunci Kemajuan
Kegiatan ini mendorong mahasiswa untuk menjadi inspirasi bagi pelajar. Mahasiswa dapat memotivasi siswa SMA dan SMK agar terus berkembang.
Mahasiswa juga perlu memanfaatkan teknologi secara maksimal. Mereka harus menyiapkan diri menghadapi masa depan.
Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sekolah menjadi kunci utama. Sinergi tersebut memperkuat pembangunan sumber daya manusia.
Baca Juga Terbaru
Generasi muda memegang peran penting dalam pembangunan daerah. Mereka dapat mendorong Lampung menjadi daerah yang maju dan berdaya saing.
Baca Juga Berita Populer
Transformasi digital membutuhkan dukungan semua pihak. Mahasiswa memiliki posisi strategis dalam mewujudkan perubahan tersebut.
- Penulis: Orba Battik



