Anggaran Berkurang Rp184 Miliar, Pemkab Pringsewu Tetap Bangun
- account_circle Admin
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pemerintah Kabupaten di Kabupaten Pringsewu menghadapi anggaran berkurang Rp184 miliar pada 2026. Namun, pemerintah daerah tetap menjalankan pembangunan, memperbaiki jalan secara bertahap, dan menyerap aspirasi warga melalui Safari Ramadan di Kecamatan Pardasuka.
Kondisi Anggaran Daerah Tahun 2026
Pringsewu, Battikpost.site — Pemerintah Kabupaten Pringsewu menghadapi pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat. Nilainya mencapai Rp184 miliar pada tahun anggaran 2026. Kondisi ini memengaruhi sejumlah program pembangunan daerah.
Namun, pemerintah daerah tetap menjalankan berbagai program prioritas. Pemerintah daerah juga mengatur strategi agar pembangunan tetap berjalan. Selain itu, pemerintah daerah memaksimalkan efisiensi anggaran.
Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, menjelaskan kondisi tersebut kepada masyarakat. Ia menyampaikan penjelasan saat Safari Ramadan dan Ngopi Serasi. Kegiatan berlangsung di Masjid Nurul Falah, Pekon Pujodadi.
Acara itu berlangsung di Kecamatan Pardasuka pada Selasa, 3 Maret 2026. Pemerintah daerah memanfaatkan forum tersebut untuk berdialog langsung. Selain itu, pemerintah daerah juga menyampaikan informasi pembangunan.
Menurut Riyanto, keterbatasan anggaran memengaruhi rencana pembangunan jalan. Pemerintah daerah tidak dapat mengerjakan seluruh proyek sekaligus. Karena itu, pemerintah daerah menjalankan pembangunan secara bertahap.
Pembangunan Tetap Berjalan Meski Anggaran Terbatas
Meski menghadapi keterbatasan anggaran, pemerintah daerah tetap melanjutkan pembangunan. Pemerintah daerah mengutamakan program yang paling mendesak. Selain itu, pemerintah daerah juga menjaga kesinambungan pembangunan daerah.
Pada tahun pertama kepemimpinan, pemerintah daerah mencatat beberapa capaian pembangunan. Pemerintah daerah berhasil membangun empat ruas jalan kabupaten. Pemerintah daerah menggunakan hasil efisiensi anggaran untuk pekerjaan tersebut.
Langkah itu menunjukkan upaya pemerintah daerah menjaga pembangunan tetap berjalan. Selain itu, pemerintah daerah ingin menjaga kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mencari solusi yang realistis.
Pemerintah daerah juga menerima dukungan dari program pusat. Pemerintah pusat menjalankan program Instruksi Presiden Jalan Daerah atau IJD. Program ini membantu pembangunan infrastruktur jalan di daerah.
Melalui program tersebut, Kabupaten Pringsewu memperoleh pembangunan jalan antarkecamatan. Jalan tersebut menghubungkan Kecamatan Banyumas dan Kecamatan Pagelaran Utara. Panjang ruas jalan mencapai sekitar 13,6 kilometer.
Nilai anggaran proyek mencapai sekitar Rp50 miliar. Proyek ini diharapkan meningkatkan konektivitas wilayah. Selain itu, proyek ini juga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Riyanto menyampaikan rasa syukur atas pembangunan yang tetap berjalan. Ia menilai pembangunan tersebut penting bagi masyarakat. Selain itu, pembangunan juga menunjukkan kerja sama pemerintah pusat dan daerah.
Aspirasi Warga dalam Safari Ramadan
Safari Ramadan menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah dan masyarakat. Pemerintah daerah mendengarkan aspirasi warga secara langsung. Selain itu, kegiatan ini memperkuat hubungan pemerintah dan masyarakat.
Wakil Bupati Pringsewu, Umi Laila, memberikan apresiasi kepada masyarakat Pekon Pujodadi. Ia menilai warga masih menjaga budaya gotong royong. Nilai tersebut dinilai penting bagi kehidupan sosial masyarakat.
Menurutnya, kebersamaan masyarakat menjadi kekuatan pembangunan daerah. Selain itu, pemerintah daerah juga membutuhkan dukungan masyarakat. Oleh sebab itu, komunikasi harus terus berjalan.
Ia juga menjelaskan kondisi pemerintahan saat ini. Masa jabatan pemerintah daerah baru berjalan sekitar satu tahun. Karena itu, pemerintah daerah masih menyusun berbagai rencana pembangunan.
Namun, pemerintah daerah tetap berkomitmen bekerja maksimal. Pemerintah daerah ingin mewujudkan visi pembangunan daerah secara bertahap. Selain itu, pemerintah daerah juga berupaya menjaga kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap masyarakat dapat memahami kondisi yang ada. Masih banyak program yang sedang direncanakan, dan kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk mewujudkan Pringsewu yang lebih makmur,” ujarnya.
Kehadiran Tokoh Daerah dalam Kegiatan
Kegiatan Safari Ramadan di Pardasuka melibatkan berbagai unsur daerah. Para pejabat daerah hadir bersama tokoh masyarakat. Selain itu, pemerintah daerah mengajak berbagai lembaga ikut berpartisipasi.
Ketua TP-PKK Pringsewu, Rahayu Riyanto, hadir dalam kegiatan tersebut. Selain itu, hadir juga perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia yang diwakili KH Hambali. Kehadiran tokoh agama memperkuat suasana kebersamaan.
Kemudian, perwakilan Badan Amil Zakat Nasional juga mengikuti kegiatan tersebut. Untung Suhendro hadir sebagai Ketua BAZNAS. Selain itu, jajaran pemerintah daerah turut hadir.
Sekretaris Daerah M. Andi Purwanto juga mengikuti kegiatan tersebut. Anggota DPRD dan unsur forkopimda ikut hadir. Pihak kecamatan, pekon, serta tokoh masyarakat juga berpartisipasi.
Kehadiran berbagai pihak menunjukkan dukungan terhadap pembangunan daerah. Selain itu, kegiatan tersebut memperkuat sinergi antar lembaga. Sinergi ini penting untuk mendukung program pemerintah daerah.
Penyaluran Bantuan Sosial Ramadan
Pada kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan sosial. Pemerintah daerah bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional. Penyaluran bantuan berlangsung selama kegiatan Safari Ramadan.

Bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah daerah ingin membantu warga selama bulan Ramadan. Selain itu, kegiatan ini juga menunjukkan kepedulian sosial pemerintah daerah.
Program bantuan ini menjadi bagian dari kegiatan Safari Ramadan. Pemerintah daerah berharap bantuan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain itu, pemerintah daerah juga ingin memperkuat solidaritas sosial.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah menunjukkan komitmen pelayanan publik. Pemerintah daerah tetap hadir di tengah masyarakat. Selain itu, pemerintah daerah juga membuka ruang komunikasi langsung.
Pemerintah daerah juga berharap masyarakat memahami kondisi anggaran daerah. Pengurangan dana transfer menjadi tantangan nyata tahun ini. Namun, pemerintah daerah tetap berupaya menjaga pembangunan berjalan.
Karena itu, pemerintah daerah mengajak masyarakat terus mendukung pembangunan daerah. Dukungan masyarakat sangat penting bagi kemajuan daerah. Dengan kerja sama, pemerintah daerah optimistis mencapai target pembangunan. (AR).
- Penulis: Admin


