Breaking News
light_mode

Prabowo Tunjuk Djamari Menko Polkam, Pakar Soroti Senioritas dan Rekonsiliasi Masa Lalu

  • account_circle karim saputra
  • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
  • print Cetak

JAKARTA, BattikPost.Site — Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam). Penunjukan ini menuai sorotan, terutama dari kalangan pengamat yang menilai keputusan tersebut sarat dengan pertimbangan senioritas militer dan hubungan personal di masa lalu.

Peneliti dari Indonesia Strategic & Defence Studies (ISDS), Edna Caroline, mengatakan bahwa langkah Prabowo menunjukkan kuatnya tradisi senioritas dalam lingkup militer yang ikut mewarnai dinamika politik sipil.

“Posisi Menko Polkam menuntut sosok yang senior, apalagi ia akan mengkoordinasikan TNI, Polri, dan Kementerian Pertahanan. Dengan pemberian jabatan Jenderal Kehormatan, Djamari memperoleh otoritas penuh sebagai Menko Polkam,” kata Edna, Rabu (17/9).

Senioritas Militer Jadi Pertimbangan Utama

Menurut Edna, penunjukan Djamari memperlihatkan bahwa Prabowo masih menempatkan aspek hierarki dan senioritas sebagai faktor penting. Hal ini sejalan dengan tradisi militer, di mana posisi strategis biasanya dipegang oleh perwira dengan pengalaman panjang.

Djamari sendiri pernah menjadi pengasuh taruna Akabri angkatan 1974, satu angkatan dengan Prabowo setelah ia tinggal kelas dari angkatan 1973. Kedekatan personal itu semakin memperkuat alasan penunjukan.

Rekonsiliasi Masa Lalu dengan Prabowo

Yang menarik, Edna menyinggung fakta sejarah bahwa Djamari merupakan Sekretaris Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yang pada 1998 merekomendasikan pemecatan Prabowo. Meski begitu, kini keduanya justru bekerja bersama dalam kabinet.

“Ini menunjukkan bahwa Prabowo tidak menjadikan masa lalu sebagai penghalang. Sebaliknya, ia melakukan rekonsiliasi personal yang kini terwujud dalam penunjukan Djamari,” ungkap Edna.

Setelah reformasi, Djamari bahkan bergabung dengan Partai Gerindra, semakin menegaskan hubungan politik dan personal yang kembali terjalin.

Dinamika Polkam di Lingkaran Militer 70-an

Edna juga memberi catatan kritis terhadap komposisi lingkaran Polkam saat ini. Selain Djamari, terdapat nama Sjafrie Sjamsoeddin dan Prabowo sendiri yang berasal dari angkatan 70-an di Akabri.

“Dengan latar belakang yang sama, dikhawatirkan proses pengambilan keputusan hanya didominasi satu perspektif. Kehadiran figur seperti Budi Gunawan sebelumnya, yang berasal dari Polri, sempat memberikan warna berbeda,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya keterbukaan dan diskusi agar kebijakan Polkam tidak hanya bersandar pada pola pikir satu generasi dan latar belakang militer semata.

Penunjukan Djamari: Antara Loyalitas, Senioritas, dan Politik

Langkah Prabowo menunjuk Djamari dapat dipandang sebagai kombinasi dari faktor loyalitas, senioritas, serta kebutuhan menjaga stabilitas politik. Djamari yang kini menyandang gelar Jenderal Kehormatan dinilai mampu menjadi figur koordinatif di tengah kompleksitas hubungan antara TNI, Polri, dan kementerian terkait.

Edna menilai, ke depan tantangan besar Menko Polkam adalah memastikan koordinasi yang efektif, terbuka, dan mampu merangkul berbagai perspektif, bukan sekadar dari kalangan militer.

Kesimpulan

Penunjukan Djamari Chaniago sebagai Menko Polkam memperlihatkan dua hal penting: pertama, kuatnya tradisi senioritas militer dalam struktur kekuasaan di Indonesia; kedua, adanya rekonsiliasi politik antara Djamari dan Prabowo setelah masa lalu yang penuh dinamika.

Meski langkah ini dinilai strategis, para pengamat tetap mengingatkan perlunya keterbukaan dan pluralitas pandangan agar kebijakan Polkam tidak berjalan di jalur tunggal militeristik semata. (Karim).

  • Penulis: karim saputra

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek Rehabilitasi Terminal Rajabasa Disorot Soal K3 dan Pengawasan

    Proyek Rehabilitasi Terminal Rajabasa Disorot Soal K3 dan Pengawasan

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Proyek Rehabilitasi Terminal Rajabasa di Bandar Lampung menuai sorotan karena pekerja tanpa APD, kebocoran bangunan, dan dugaan lemahnya pengawasan. Proyek bernilai Rp1 miliar itu berada di bawah Kementerian Perhubungan melalui BPTD Lampung dan tetap berjalan saat hujan turun. Kondisi Lapangan Saat Hujan Turun Bandar Lampung, Battikpost.site — Hujan turun deras di kawasan Terminal Tipe A […]

  • Stories of Resilience: Failed Gadgets That Paved the Way for Future Successes

    Stories of Resilience: Failed Gadgets That Paved the Way for Future Successes

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
    • account_circle Editor
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Sumino: Kami Terus Berkomitmen Membangun Tiyuh Tri Tunggal Jaya

    Sumino: Kami Terus Berkomitmen Membangun Tiyuh Tri Tunggal Jaya

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Pemerintah Tiyuh Tri Tunggal Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat, berkomitmen mempercepat pembangunan infrastruktur Tiyuh Tri Tunggal Jaya pada tahun anggaran 2025. Fokus utama diarahkan pada pembangunan gorong-gorong, drainase, dan lapisan penetrasi (lapen) sepanjang 600 meter guna meningkatkan kesejahteraan dan mobilitas warga. Fokus Pembangunan Infrastruktur Dasar TUBABA, Battikpost.site — Pemerintah tiyuh terus memperlihatkan […]

  • Mikroba PA63 Diperkenalkan di Desa Sukanegara untuk Perbaiki Tanah dan Tingkatkan Hasil Panen

    Mikroba PA63 Diperkenalkan di Desa Sukanegara untuk Perbaiki Tanah dan Tingkatkan Hasil Panen

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Program Pertanian Ramah Lingkungan di Desa Sukanegara Lampung Selatan, Battikpost.site — Pemerintah Desa Sukanegara, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, mengambil langkah nyata dalam memperbaiki kualitas pertanian melalui perkenalan mikroba PA63. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mendorong pertanian ramah lingkungan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah desa, […]

  • Brimob Lindas Ojol di Pejompongan, 7 Anggota Ditangkap Polri

    Brimob Lindas Ojol di Pejompongan, 7 Anggota Ditangkap Polri

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Insiden Brimob Lindas Ojol di Pejompongan Jakarta, Battikpost.site – Brimob lindas ojol di Pejompongan menyebabkan seorang pengendara ojek online meninggal dunia. Menyusul tragedi ini, aparat menangkap tujuh anggota Brimob yang terlibat dan kini menjalani pemeriksaan intensif di Kwitang, Jakarta. Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim menegaskan bahwa Polri akan memproses kasus tersebut secara transparan dan […]

  • Maknai Sumpah Pemuda, Sobri Siswanto Ajak Pemuda dan Pelajar Bangun Tubaba dengan Semangat Kolaborasi

    Maknai Sumpah Pemuda, Sobri Siswanto Ajak Pemuda dan Pelajar Bangun Tubaba dengan Semangat Kolaborasi

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, Battikpost.site — Dalam momentum peringatan Sumpah Pemuda 28 Oktober, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tulang Bawang Barat, Sobri Siswanto, S.Kom., M.M, mengajak seluruh pemuda dan pelajar di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai untuk meneladani semangat Sumpah Pemuda sebagai energi baru dalam membangun daerah. Menurut Sobri, […]

expand_less