
Foxconn Tawarkan Bonus Besar Jelang Rilis iPhone 17
China, BattikPost Site – Pabrik perakitan iPhone 17 di Zhengzhou, China, tengah gencar membagikan bonus besar bagi pekerjanya. Menurut laporan South China Morning Post, pekerja yang bertahan tiga bulan berhak atas bonus 8.000 yuan atau sekitar Rp18 juta.
Bonus tersebut melonjak dari awal Juli yang hanya 4.500 yuan (Rp10 juta). Kenaikan ini dilakukan untuk mendorong pekerja bertahan hingga peluncuran resmi iPhone 17 pada September mendatang.
Gaji Per Jam Naik Bertahap
Selain bonus, Foxconn juga menaikkan tarif gaji per jam. Agen perekrutan Zhengzhou Fungonglian Human Resources menyebutkan, gaji pekerja kini mencapai 28 yuan (Rp63.400) per jam. Sebelumnya, gaji sempat naik bertahap dari 23,5 yuan di awal Juli, menjadi 24 yuan pertengahan bulan, lalu 25 yuan akhir Juli, hingga 27 yuan pada awal Agustus.
Sementara itu, pabrik Foxconn di Shenzhen juga menawarkan bayaran tinggi, yakni 26 yuan (Rp58.800) per jam bagi pekerja kontrak hingga 30 November 2025. Angka ini jauh lebih tinggi dibanding unit produksi lain, misalnya pekerja earphone Bluetooth yang hanya mendapat 22 yuan (Rp49.800) per jam.
Bonus Rutin untuk Jaga Produksi
Foxconn memang kerap mengeluarkan bonus demi menjaga jalur produksinya tetap lancar. Pada awal 2022, perusahaan bahkan menawarkan bonus menginap tiga bulan sebesar 10.000 yuan (Rp22,6 juta) plus tarif 31 yuan (Rp70.200) per jam.
Menurut Securities Times, Juli menjadi musim puncak perekrutan pekerja Foxconn. Fang Siming, asisten manajer SDM perusahaan, menegaskan bahwa rekrutmen akan terus ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan produksi iPhone 17.
Baca Juga Terbaru
Apple Perluas Produksi ke India
Meski produksi di China masih mendominasi, Apple kini mulai menggeser fokus ke India. Bloomberg melaporkan, manufaktur di India akan merakit empat model iPhone 17, termasuk seri premium Pro.
Perakitan di India kini ditangani oleh lima pabrik yang dioperasikan Foxconn serta perusahaan raksasa lokal Tata Group.(Karim)
