Tradisi Sekura Cakak Buah Meriahkan Lebaran di Desa Canggu
- account_circle orba battik
- calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
- print Cetak

Battikpost, Desa Canggu, Lampung Barat — Suasana Lebaran di Desa Canggu, Kecamatan Batu Brak, Kabupaten Lampung Barat, tahun ini terasa lebih meriah dan penuh warna. Warga tumpah ruah ke jalan sejak pagi untuk mengikuti dan menyaksikan Pesta Sekura Cakak Buah, tradisi budaya khas Lampung Barat yang rutin digelar setiap awal bulan Syawal.
Sekura Cakak Buah merupakan tradisi turun-temurun yang memperlihatkan kemeriahan melalui kostum dan topeng warna-warni. Peserta mengenakan topeng (sekura) dengan karakter jenaka, gagah, hingga misterius, sambil berkeliling kampung, berjoget, dan menyapa warga. Tradisi ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana memperkuat tali silaturahmi antarwarga.
Perayaan kali ini digelar pada 6 Syawal 1446 H atau bertepatan dengan 5 April 2025. Meski digelar tiap tahun, antusiasme masyarakat tak pernah surut. Pengunjung lokal hingga dari luar daerah datang untuk menyaksikan langsung keunikan tradisi Sekura Cakak Buah di Desa Canggu.
“Setiap Lebaran, saya dan keluarga selalu menyempatkan hadir di sini. Rasanya belum lengkap Idulfitri tanpa melihat Sekura,” ungkap Erfi Jurina Sari, warga yang setia mengikuti tradisi ini setiap tahun.

Bagian paling ditunggu dari pesta rakyat ini adalah lomba panjat pinang atau yang dikenal dengan “cakak buah“. Deretan pohon pinang berdiri tegak di depan rumah warga, dihias meriah dan dipenuhi hadiah menarik di pucuknya. Warga, tua dan muda, berkerumun menyemangati peserta yang mencoba memanjat bersama, menandakan nilai gotong royong yang kuat dalam budaya setempat.
Kemeriahan makin terasa dengan hadirnya musik tradisional, kuliner khas Lebaran seperti kue segumpal, lemang, dan gulai taboh, serta berbagai atraksi budaya lainnya. Semua elemen ini menjadikan Pesta Sekura Cakak Buah di Lampung Barat sebagai momen yang ditunggu-tunggu setiap tahun.
Baca Juga Terbaru
Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, mengapresiasi semangat masyarakat dalam melestarikan warisan budaya. Ia menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda agar tradisi ini tetap hidup dan dikenal luas.
Baca Juga Berita Populer
“Sekura adalah warisan budaya yang sangat berharga. Kita harus bangga memilikinya dan melibatkan anak muda agar tidak punah,” tegasnya.
Perayaan berlangsung hingga sore hari. Tawa dan keakraban mewarnai setiap sudut desa, membuktikan bahwa Sekura Cakak Buah bukan sekadar tontonan, melainkan bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Lampung Barat. (Orba).
- Penulis: orba battik


