Breaking News
light_mode

Revitalisasi SDN 1 Natar Dituai Sorotan Dugaan Penyimpangan

  • account_circle orba battik
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • print Cetak

Revitalisasi SDN 1 Natar kembali menuai sorotan karena berbagai dugaan penyimpangan, mulai dari transparansi yang hilang, pekerjaan tanpa pengawasan, hingga masalah pembayaran pekerja. Selain itu, masyarakat mempertanyakan keselamatan siswa dan akuntabilitas anggaran proyek.


Dugaan Minim Transparansi dalam Pelaksanaan Proyek

Natar, Battikpost.site — Revitalisasi SDN 1 Natar memicu perhatian publik setelah temuan lapangan memperlihatkan indikasi penyimpangan. Selain itu, proyek dengan nilai anggaran Rp 1.878.064.708 dari APBN 2025 ini seharusnya menghadirkan fasilitas pendidikan aman. Namun, fakta di lapangan justru memperlihatkan dugaan manipulasi dan kelalaian.

Tim menemukan papan informasi proyek tersimpan di gudang. Selain itu, papan tersebut tampak disembunyikan. Temuan ini memunculkan dugaan bahwa pihak terkait sengaja menghilangkan informasi publik. Oleh karena itu, masyarakat tidak dapat mengetahui nilai kontrak, volume pekerjaan, pelaksana proyek, sumber dana, dan waktu pengerjaan.

Permen PUPR No. 14/2020 mewajibkan keterbukaan informasi proyek. Dengan demikian, penyimpangan ini memicu pertanyaan publik mengenai transparansi anggaran.

Pekerjaan Tanpa Panitia dan Tanpa K3 Picu Pertanyaan

Tim investigasi menemukan lokasi proyek tanpa keberadaan panitia pelaksana. Pekerja bahkan mengaku tidak mengenal struktur panitia. Selain itu, mereka tidak pernah menerima arahan resmi. Situasi ini menimbulkan dugaan bahwa proyek tidak melibatkan mekanisme swakelola sesuai aturan.

Para pekerja juga tidak memakai alat keselamatan kerja. Mereka bekerja tanpa helm, rompi, sarung tangan, dan sepatu keselamatan. Sementara itu, siswa tetap beraktivitas di sekitar proyek. Oleh karena itu, masyarakat menilai kondisi ini sangat berbahaya.

Sumber lapangan menduga seorang oknum Kepala Sekolah memborongkan proyek tersebut. Jika dugaan ini benar, maka pola itu melanggar prosedur resmi. Selain itu, pola semacam ini berpotensi menyeret banyak pihak dalam proses hukum.

Material Berserakan dan Dugaan Struktur Tidak Sesuai Standar

Temuan lain menunjukkan material bongkaran berserakan di area sekolah. Selain itu, pecahan kayu, serpihan beton, paku, dan besi terlihat tanpa penataan. Dengan demikian, situasi ini membahayakan siswa yang berlalu-lalang setiap hari.

Tim juga melihat penggunaan material bekas dalam pekerjaan konstruksi. Kanal reng dengan bekas lubang bor baut tampak digunakan kembali. Selain itu, beberapa tembok masih terlihat retak. Namun, pekerja sudah memasang plafon. Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa pekerjaan berlangsung tanpa mengikuti SOP konstruksi.

Selain itu, masyarakat menilai pengerjaan berlangsung secara terburu-buru. Dengan demikian, muncul dugaan bahwa pelaksana proyek mengejar progres fiktif demi memenuhi laporan internal.

Kabel Listrik Semrawut Ancam Keselamatan Siswa

Tim juga menemukan kabel listrik yang menjuntai di berbagai titik. Selain itu, beberapa kabel tampak tidak terikat dan berserakan. Oleh karena itu, kondisi ini mengancam keselamatan siswa sekolah dasar yang aktif bergerak. Dengan demikian, masyarakat merasa khawatir terhadap potensi kecelakaan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Pekerja Belum Dibayar Perkuat Dugaan Penyimpangan

Masalah semakin mencuat ketika pekerja mengaku belum menerima pembayaran. Kondisi ini menyebabkan beberapa pekerja berhenti.
Seorang pekerja menyatakan:

“Kami belum dibayar, bang. Pembayarannya susah. Kami keluar, kami tidak kerja lagi.”

Selain itu, situasi ini menimbulkan pertanyaan serius. Dengan nilai anggaran hampir Rp 1,9 miliar, publik bertanya ke mana aliran dana proyek tersebut. Oleh karena itu, dugaan penyalahgunaan anggaran mencuat semakin kuat.

Situasi ini membuka potensi dugaan pemotongan upah atau penggelapan dana proyek. Selain itu, kondisi tersebut menandakan lemahnya manajemen keuangan dalam pelaksanaan revitalisasi SDN 1 Natar.

Dugaan Pelanggaran Regulasi Menguat

Berbagai regulasi diduga terlanggar dalam proyek ini. Selain itu, pelanggaran tersebut dapat berimplikasi pada sanksi berat.

1. UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja

Pelaksana proyek wajib memastikan keselamatan. Namun, temuan lapangan menunjukkan ketiadaan K3. Oleh karena itu, potensi sanksi mencakup kurungan dan denda.

2. PP No. 50 Tahun 2012 tentang SMK3

Kontraktor wajib menerapkan manajemen keselamatan. Namun, situasi lapangan memperlihatkan sebaliknya. Dengan demikian, proyek dapat memperoleh sanksi penghentian hingga pemutusan kontrak.

3. Perpres 16/2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa

Papan informasi wajib terpasang. Namun, temuan menunjukkan papan proyek disembunyikan. Oleh karena itu, dugaan pelanggaran aturan pengadaan semakin kuat.

4. UU 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik

Indikasi penghilangan informasi publik dapat berujung sanksi administratif. Selain itu, publik dapat mengajukan gugatan hukum.

Publik Mendesak Pemeriksaan Aparat Penegak Hukum

Masyarakat menilai kejanggalan ini bukan sekadar persoalan teknis. Selain itu, permasalahan ini mengarah pada dugaan korupsi anggaran pendidikan. Dengan demikian, publik meminta Inspektorat Lampung Selatan, APIP Dinas Pendidikan, Kejaksaan Negeri Lampung Selatan, dan Unit Tipidkor Polres Lampung Selatan memeriksa proyek tersebut.

Masyarakat menilai revitalisasi SDN 1 Natar seharusnya menghadirkan keamanan dan kenyamanan. Namun, proyek ini justru menyajikan dugaan praktik tidak wajar. Selain itu, publik berharap pemeriksaan komprehensif dapat memastikan akuntabilitas anggaran negara. (Tim).

  • Penulis: orba battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerebek Sarang Narkoba di Natar, Polda Lampung Dapat Dukungan Warga

    Gerebek Sarang Narkoba di Natar, Polda Lampung Dapat Dukungan Warga

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Lampung Selatan – Warga Desa Merak Batin Induk, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, memberikan apresiasi tinggi terhadap tindakan sigap Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polda Lampung yang berhasil menggagalkan aktivitas penyalahgunaan narkoba di wilayah mereka, Minggu (1/6/2025) sore. Penggerebekan dilakukan sekitar pukul 16.00 WIB di area belakang Kantor PLN Desa Merak Batin. Dari operasi tersebut, petugas […]

  • Tragedi Pantai Titian Mutiara: 8 Anak Terseret Ombak, 3 Meninggal, 1 Masih dalam Pencarian

    Tragedi Pantai Titian Mutiara: 8 Anak Terseret Ombak, 3 Meninggal, 1 Masih dalam Pencarian

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Lampung Selatan – Suasana di Pantai Titian Mutiara, Kecamatan Rajabasa, berubah menjadi kepanikan saat delapan anak terseret ombak besar pada Jumat siang (21/03/2025). Tiga anak ditemukan meninggal dunia, empat selamat, dan satu lainnya masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan. Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 11.30 WIB, saat anak-anak yang sedang bermain di […]

  • Warga Giriharjo Keluhkan Asap dan Kebisingan Usaha Kopra di Permukiman

    Warga Giriharjo Keluhkan Asap dan Kebisingan Usaha Kopra di Permukiman

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, Battikpost.site  — Warga Dusun Giriharjo, Merbau Mataram, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan, semakin resah akibat aktivitas pengolahan kopra di tengah kawasan padat penduduk. Usaha tersebut menimbulkan asap pekat, bau menyengat, serta kebisingan hingga tengah malam. Oleh karena itu, warga meminta agar kegiatan itu segera dipindahkan dari lingkungan perumahan. “Warga pada ngeluh karena […]

  • Tiga Anggota Polres Way Kanan Gugur dalam Penggerebekan Judi Sabung Ayam

    Tiga Anggota Polres Way Kanan Gugur dalam Penggerebekan Judi Sabung Ayam

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikposr, Bandar Lampung – Tiga anggota Polres Way Kanan gugur saat melaksanakan tugas dalam penggerebekan judi sabung ayam pada Selasa (18/3). Ketiganya diketahui mengalami luka tembak dari arah depan, sebagaimana hasil autopsi yang dilakukan oleh tim medis Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung. Kasubbid Dokpol Biddokes Polda Lampung, AKBP drg. Legowo Hamijoyo, Sp.BM, mengungkapkan bahwa autopsi […]

  • Polisi Survei Jalur Mudik Lampung Selatan Jelang Operasi Ketupat 2026

    Polisi Survei Jalur Mudik Lampung Selatan Jelang Operasi Ketupat 2026

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Polisi melakukan survei jalur mudik Lampung Selatan menjelang Operasi Ketupat 2026 pada 21 Februari 2026. Tim Satlantas Polres memeriksa lintas tengah, lintas timur, serta buffer zone. Kegiatan ini memetakan potensi kerawanan arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah. Persiapan Awal Operasi Ketupat 2026 Lampung Selatan, Battikpost.site — Jajaran Satuan Lalu Lintas Polres di Lampung Selatan memulai […]

  • Festival PSKBI CUP: Cetak Atlet Muda Berprestasi dan Lestarikan Budaya Silat Banten

    Festival PSKBI CUP: Cetak Atlet Muda Berprestasi dan Lestarikan Budaya Silat Banten

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost.site, SERANG — Paguron Singandaru Karuhun Banten Indonesia (PSKBI) menggelar Festival Kejuaraan Pencak Silat tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Provinsi Banten pada Senin, 26 Mei 2025, bertempat di Gedung Pramuka, Jalan Cikulur, Ciracas, Banten. Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Serang Zeka Bachdi yang mewakili Wali […]

expand_less