Breaking News
light_mode

Polisi Gerebek Gubuk Sabu di Gunung Sugih, Tiga Pelaku Kabur

  • account_circle orba battik
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • print Cetak
Polisi gerebek gubuk sabu di Gunung Sugih, Lampung Tengah, Jumat sore, 24 April 2026. Petugas menemukan alat hisap, timbangan digital, dan plastik klip. Tiga pria kabur ke arah sungai saat aparat datang dan kini masih dicari.

Polisi Bongkar Lokasi Diduga Tempat Pesta Sabu

Lampung Tengah, Battikpost.site — Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Tengah menggerebek sebuah gubuk di wilayah Komering Agung, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah, Jumat, 24 April 2026 sekitar pukul 15.00 WIB.

Petugas menduga gubuk itu menjadi lokasi pesta narkoba. Polisi juga menduga tempat tersebut dipakai untuk transaksi sabu.

Aparat bergerak setelah menerima laporan warga. Masyarakat merasa resah karena aktivitas di lokasi itu terlihat mencurigakan.

Warga menilai sejumlah orang sering datang dan berkumpul di area tersebut. Mereka menduga aktivitas itu berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.

Kasat Reserse Narkoba Polres Lampung Tengah, Iptu Tekun Ibadata, S.I.K., M.H mewakili Kapolres AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H menyampaikan pihaknya segera menindaklanjuti laporan itu.

Berdasarkan informasi yang kami terima, lokasi tersebut diduga menjadi tempat pesta narkoba sekaligus lokasi transaksi. Kami langsung melakukan penyelidikan dan penggerebekan,” ujar Kasat Narkoba, Sabtu (25/4/2026).

Langkah cepat itu menunjukkan respons kepolisian terhadap keluhan warga. Polisi menilai informasi masyarakat sangat penting dalam pengungkapan kasus narkoba.

Petugas Temukan Sejumlah Barang Bukti

Saat tim tiba di lokasi, gubuk sudah kosong. Namun, kondisi sekitar menunjukkan kegiatan baru saja berlangsung.

Petugas lalu memeriksa area dalam dan sekitar bangunan. Dari pemeriksaan itu, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.

Barang bukti pertama berupa satu bundel plastik klip bening ukuran besar. Polisi juga menemukan tiga bundel plastik klip ukuran sedang.

Selain itu, petugas menyita empat alat hisap sabu atau bong. Polisi juga mengamankan empat pipa kaca pirek.

Petugas berikutnya menemukan dua buah sekop kecil. Polisi lalu mengamankan tiga sumbu api.

Di lokasi yang sama, aparat menemukan tiga unit timbangan digital. Barang tersebut kerap dipakai untuk menakar barang terlarang secara presisi.

Temuan barang bukti itu memperkuat dugaan bahwa lokasi tersebut tidak sekadar tempat berkumpul biasa. Polisi menduga aktivitas di sana berlangsung berulang.

Barang bukti itu kini berada dalam penguasaan penyidik. Polisi akan memakai barang tersebut untuk kebutuhan penyelidikan lanjutan.

  • HT Diduga Dipakai Memantau Jalur Masuk

Selain alat terkait sabu, polisi juga menyita satu unit handy talky atau HT.

Aparat menduga alat komunikasi itu dipakai jaringan pelaku untuk mengawasi situasi sekitar lokasi.

HT ini kami duga digunakan oleh bandar atau jaringan mereka untuk berkomunikasi dengan orang-orang yang ditempatkan di jalur akses menuju lokasi. Fungsinya untuk memantau situasi dan memberikan peringatan jika ada orang asing atau petugas datang,” tambahnya.

Dugaan itu menunjukkan pola kerja yang tersusun. Polisi menilai ada sistem pengawasan untuk mengamankan aktivitas di lokasi tersebut.

Dengan sistem itu, pelaku bisa mengetahui pergerakan orang yang masuk. Mereka juga bisa menyiapkan langkah melarikan diri.

Tiga Orang Kabur ke Arah Sungai

Dalam penggerebekan itu, petugas sempat melihat tiga orang di sekitar lokasi.

Saat polisi mendekat, ketiganya langsung melarikan diri. Mereka kabur menuju sungai di belakang gubuk.

Pada saat kami datang, ada tiga orang yang melarikan diri dengan cara menyeberangi sungai. Kami langsung melakukan pengejaran, dan hingga saat ini mereka masih dalam proses pencarian,” ungkap Tekun.

Petugas langsung mengejar para pelaku. Namun, ketiganya berhasil lolos dari kejaran saat itu.

Polisi kini terus memburu identitas dan keberadaan mereka. Penyidik juga mengembangkan informasi dari barang bukti yang ditemukan.

Aparat menduga para pelaku mengetahui kedatangan petugas lebih dulu. Dugaan itu sejalan dengan temuan alat komunikasi di lokasi.

Jika informasi masuk lebih cepat, pelaku memiliki waktu untuk kabur. Karena itu, polisi mendalami kemungkinan adanya penjaga jalur masuk.

Polisi Robohkan Gubuk di Lokasi

Setelah penggerebekan selesai, petugas merobohkan gubuk tersebut.

Langkah itu bertujuan mencegah lokasi kembali dipakai untuk kegiatan serupa. Polisi ingin memutus pemanfaatan tempat itu sebagai sarana penyalahgunaan narkoba.

Tindakan ini kami lakukan agar lokasi tersebut tidak lagi dimanfaatkan untuk kegiatan serupa di kemudian hari,” tegasnya.

Pembongkaran juga memberi pesan tegas kepada pelaku lain. Polisi tidak memberi ruang bagi tempat yang diduga menjadi pusat transaksi narkoba.

Penertiban lokasi semacam ini sering menjadi bagian penegakan hukum. Polisi berupaya menutup titik rawan yang berpotensi muncul kembali.

Polisi Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba

Kasat Narkoba menegaskan jajarannya akan terus meningkatkan penindakan. Fokus utama menyasar lokasi pesta maupun transaksi narkoba di Lampung Tengah.

Kami berkomitmen untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Lampung Tengah. Kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan secara berkelanjutan,” katanya.

Ia menilai perang melawan narkoba membutuhkan konsistensi. Penindakan tidak cukup dilakukan sekali saja.

Karena itu, kepolisian akan terus memantau wilayah rawan. Polisi juga akan menindak setiap informasi yang masuk dari masyarakat.

  • Polisi Minta Dukungan Warga

Tekun mengajak masyarakat ikut berperan aktif. Warga diminta tidak ragu melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.

Pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri oleh aparat. Dibutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar upaya ini bisa berjalan maksimal,” pungkasnya.

Partisipasi warga dinilai penting dalam pencegahan narkoba. Informasi dari lingkungan sekitar sering menjadi pintu awal pengungkapan kasus.

Polisi berharap kerja sama masyarakat terus meningkat. Dengan dukungan bersama, upaya memberantas narkoba dapat berjalan lebih efektif di Lampung Tengah.

  • Penulis: orba battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Bersama Hipmi

    Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Bersama Hipmi

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) memaksimalkan potensi ekonomi daerah melalui hilirisasi komoditas unggulan. Ajakan itu ia sampaikan dalam pertemuan bersama BPD Hipmi Lampung di Bandarlampung, Sabtu (14/3/2026). Gubernur Lampung Ajak Hipmi Kembangkan Hilirisasi Komoditas Bandar Lampung, Battikpost.site — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong pengusaha muda memanfaatkan momentum pertumbuhan […]

  • IMF Desak Klarifikasi Dugaan Penggerebekan Anggota DPRD

    IMF Desak Klarifikasi Dugaan Penggerebekan Anggota DPRD

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Integrity Media Forum (IMF) meminta klarifikasi terkait dugaan penggerebekan dua anggota DPRD Kota Bandar Lampung berinisial SN dan EH di Hotel Radisson Bandar Lampung. IMF meminta semua pihak mengedepankan fakta dan verifikasi. IMF Soroti Informasi Dua Anggota DPRD Bandar Lampung, Battikpost.site — Ketua Umum Integrity Media Forum, Indra Segalo Galo, menyoroti informasi yang berkembang terkait […]

  • Meneladani Rasulullah SAW: Amalan Utama di 10 Hari Terakhir Ramadhan

    Meneladani Rasulullah SAW: Amalan Utama di 10 Hari Terakhir Ramadhan

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Bandar Lampung – Ramadhan adalah tamu agung yang datang hanya sekali dalam setahun. Sejak hari pertama, kita disambut dengan limpahan rahmat dan kesempatan untuk memperbaiki diri. Namun, seperti semua perjalanan, Ramadhan juga memiliki akhirnya. Kini, kita telah memasuki 10 hari terakhir—fase paling istimewa yang Rasulullah SAW ajarkan untuk kita manfaatkan sebaik mungkin. Di malam-malam […]

  • Online Scam Kamboja: Ratusan WNI Minta Pulang ke KBRI

    Online Scam Kamboja: Ratusan WNI Minta Pulang ke KBRI

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Iyan
    • 0Komentar

    Pemberantasan Online Scam Kamboja Picu Lonjakan Laporan WNI Jakarta, Battikpost.site – Kasus online scam Kamboja mendorong ratusan warga negara Indonesia (WNI) untuk melapor ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh dan mengajukan fasilitas deportasi ke Tanah Air. Pemerintah Kamboja meningkatkan pemberantasan sindikat penipuan daring dalam beberapa hari terakhir sehingga jumlah laporan WNI terus meningkat. Ratusan […]

  • Culture Literary Festival 2025, Pemprov Lampung Dukung Literasi & SDM Unggul

    Culture Literary Festival 2025, Pemprov Lampung Dukung Literasi & SDM Unggul

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui dukungan terhadap kegiatan-kegiatan literasi. Hal ini ditegaskan oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, M. Firsada, saat membuka secara resmi acara Culture Literary Festival dan World Book Day 2025 di Gedung Serbaguna UIN Raden Intan, Bandar […]

  • Gubernur Lampung Tinjau MPLS dan Hapus Uang Komite SMA

    Gubernur Lampung Tinjau MPLS dan Hapus Uang Komite SMA

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Battikpost.site — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menunjukkan komitmen kuat terhadap dunia pendidikan dengan meninjau langsung pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 3 Bandar Lampung, Selasa (15/7/2025). Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan kebijakan penghapusan uang komite di seluruh sekolah negeri jenjang SMA, SMK, dan SLB se-Provinsi Lampung. Gubernur Lampung Rahmat […]

expand_less