Breaking News
light_mode

Pembunuhan Lansia Pekanbaru Diotaki Menantu Terungkap

  • account_circle Orba Battik
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • print Cetak
Kasus pembunuhan lansia Pekanbaru akhirnya terungkap setelah polisi menangkap empat pelaku di dua lokasi berbeda. Peristiwa terjadi di Rumbai dan melibatkan menantu korban sebagai otak pelaku, dengan motif sakit hati serta ekonomi.

Kronologi Pembunuhan Lansia Pekanbaru

Pekan Baru, Battikpost.site — Peristiwa tragis ini terjadi di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau. Korban bernama Dumaris Deniwati Boru Sitio (60). Polisi mengungkap kasus ini setelah melakukan penyelidikan intensif.

Rekaman kamera pengawas membantu aparat mengurai kejadian. Para pelaku datang menggunakan mobil berwarna hitam. Mereka menjalankan rencana secara terstruktur dan terkoordinasi.

Seorang perempuan berinisial AF masuk lebih dulu ke rumah korban. AF merupakan menantu korban. Korban membuka pintu dan menyambut kedatangan tersebut dengan sikap ramah.

Situasi berubah cepat saat seorang pria memasuki rumah. Pelaku membawa balok kayu sebagai alat untuk menyerang korban. Ia langsung memukul korban hingga terjatuh.

Rekaman CCTV Ungkap Peran Pelaku

Rekaman CCTV memperlihatkan detail pergerakan pelaku. AF bertindak sebagai pihak yang memancing korban membuka pintu. Ia memanfaatkan hubungan keluarga untuk melancarkan aksinya.

Setelah korban lengah, pelaku lain masuk ke dalam rumah. Mereka langsung melakukan penyerangan tanpa memberi kesempatan korban melawan. Aksi ini menunjukkan adanya perencanaan sebelumnya.

Korban tidak sempat menyelamatkan diri dari serangan tersebut. Pelaku memanfaatkan kondisi rumah yang sepi. Mereka kemudian menguasai situasi dengan cepat.

Penangkapan di Aceh Tengah dan Binjai

Polisi bergerak cepat setelah mengidentifikasi pelaku. Aparat menangkap dua tersangka pertama di Aceh Tengah. Penangkapan berlangsung pada 30 April.

Polisi kemudian menangkap dua pelaku lain di Binjai, Sumatera Utara. Penangkapan kedua terjadi pada 1 Mei. Aparat mengamankan seluruh pelaku tanpa perlawanan berarti.

“AF dan SL diamankan di Aceh Tengah. Besoknya, tanggal 1, dua orang sisanya atas nama E alias I dan L diamankan di Binjai,” ujar Kapolresta Pekanbaru Kombes Muharman Arta.

Motif Sakit Hati dan Ekonomi

Polisi mengungkap motif utama dalam kasus ini. Pelaku menyimpan rasa sakit hati terhadap korban. Kondisi tersebut memicu niat melakukan tindakan kejahatan.

AF mengaku sering menerima perlakuan tidak menyenangkan. Ia merasa korban sering memarahi dirinya selama tinggal bersama. Perasaan tersebut terus menumpuk hingga memicu aksi kekerasan.

“Hasil pemeriksaan, motif pelaku adalah sakit hati karena saat menjadi menantu dan tinggal bersama korban, pelaku sering dimaki dan dimarahi,” ujarnya.

Selain faktor emosional, pelaku juga memiliki motif ekonomi. Mereka ingin menguasai harta milik korban. Keinginan tersebut memperkuat rencana kejahatan.

Ancaman Hukuman Berat Menanti Pelaku

Polisi menjerat para pelaku dengan pasal berlapis. Aparat memasukkan unsur perampokan dan pembunuhan berencana. Kasus ini termasuk kejahatan berat.

“Ancaman hukuman maksimal berupa pidana mati, penjara seumur hidup, atau paling lama 20 tahun,” kata Muharman.

Penegak hukum menegaskan akan memproses kasus ini secara tegas. Aparat ingin memberikan efek jera terhadap pelaku kejahatan serupa. Proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan berlaku.

Barang Bukti Perhiasan dan Uang Asing

Pelaku mengambil sejumlah barang berharga milik korban. Mereka mengincar perhiasan dan uang asing. Polisi berhasil mengamankan barang bukti tersebut.

Barang bukti meliputi uang dolar Singapura dengan berbagai pecahan. Polisi menemukan pecahan 100 dolar sebanyak 7 lembar. Selain itu, terdapat pecahan 50 dolar sebanyak 5 lembar.

Polisi juga menemukan pecahan 10 dolar sebanyak 2 lembar. Ada pula pecahan 2 dolar sebanyak 9 lembar. Satu lembar pecahan 5 dolar turut diamankan.

Peran Masing-Masing Pelaku

Polisi mengungkap peran setiap pelaku dalam kasus ini. AF bertindak sebagai otak kejahatan. Ia menyusun rencana dan mengatur jalannya aksi.

SL berperan sebagai eksekutor utama. Ia melakukan pemukulan terhadap korban menggunakan balok kayu. Tindakan tersebut menyebabkan korban meninggal dunia.

“Pemukulan dilakukan berulang kali, hampir lima kali hingga korban meninggal dunia,” ujar Kabid Humas Polda Riau Kombes Zahwani Pandra.

Dua pelaku lain membantu dalam proses perampokan. Mereka ikut mengambil barang berharga milik korban. Semua pelaku bekerja dalam satu skenario.

Hubungan Pelaku yang Kompleks

AF masih berstatus sebagai istri sah anak korban. Namun, ia sudah meninggalkan rumah sejak tahun 2023. Setelah itu, ia menjalin hubungan dengan SL.

AF dan SL kemudian menikah secara siri. Hubungan tersebut memperkuat keterlibatan keduanya dalam aksi kejahatan. Kondisi ini menambah kompleksitas kasus.

Aksi Perampokan Dilakukan Berulang

Polisi menemukan fakta penting dalam penyelidikan. Para pelaku ternyata sudah dua kali melakukan aksi di rumah korban. Aksi pertama terjadi pada 8 April.

Pada aksi pertama, pelaku memperoleh uang sekitar Rp4 juta. Mereka kemudian kembali melakukan aksi kedua. Aksi kedua berlangsung pada 29 April.

Aksi kedua berujung pada pembunuhan korban. Pelaku meningkatkan kekerasan untuk memastikan keberhasilan rencana. Hal ini menunjukkan adanya eskalasi tindakan kriminal.

Pengaruh Narkoba dalam Aksi Kejahatan

Hasil pemeriksaan menunjukkan fakta lain. Keempat pelaku positif mengonsumsi narkoba jenis ekstasi. Mereka menggunakan zat tersebut sebelum melakukan aksi.

Zat tersebut diduga memengaruhi kondisi psikologis pelaku. Pengaruh narkoba meningkatkan keberanian dalam melakukan tindakan keji. Kondisi ini memperparah situasi.

Percakapan Terakhir Sebelum Pembunuhan

Sebelum kejadian, korban sempat berbincang dengan AF. AF berpura-pura datang untuk berkunjung. Korban tidak mencurigai niat tersebut.

Korban sempat bertanya, “Sudah lama kamu tak ke sini? Tumben kamu ke sini.”

Tidak lama kemudian, SL masuk ke dalam rumah. Ia berpura-pura sebagai pengemudi ojek online untuk mengelabui korban.

“Saya sopir Grab, anak ibu pesan Grab tidak bayar,” ucap pelaku.

Korban menanggapi bahwa dirinya tidak pernah menggunakan layanan tersebut. Setelah percakapan singkat itu, pelaku langsung menyerang korban.

Serangan berlangsung cepat dan brutal. Pelaku memukul korban hingga meninggal dunia. Polisi kini memastikan seluruh pelaku telah diamankan dan menjalani proses hukum.

  • Penulis: Orba Battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Permahi Lampung Desak Mabes Polri Ambil Alih Tambang Emas Ilegal

    Permahi Lampung Desak Mabes Polri Ambil Alih Tambang Emas Ilegal

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Permahi Lampung mendesak Mabes Polri mengambil alih penanganan kasus tambang emas ilegal di Way Kanan. Organisasi itu menilai proses hukum berjalan lambat. Mereka juga meminta aparat membuka perkembangan perkara secara jelas kepada publik. Kritik Kinerja Aparat dalam Kasus Way Kanan Lampung, Battikpost.site — Ketua Permahi Lampung, Tri Rahmadona, S.H., menyampaikan penilaian tersebut pada Senin (27/4/2025). […]

  • NU Media Jati Agung Silaturahmi ke JMSI Lampung

    NU Media Jati Agung Silaturahmi ke JMSI Lampung

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Battikpost.site – Jajaran redaksi NU Media Jati Agung mengunjungi Kantor Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lampung pada Senin (29/9/2025). Kunjungan itu menjadi ajang silaturahmi dan langkah awal kerja sama antarmedia untuk memperkuat sinergi di dunia digital. Komisaris Kyai Ahmad Mubarok bersama Direktur Andri Supriyadi memimpin rombongan redaksi. Ketua Pengda JMSI Lampung […]

  • Garuda Dibantai Australia, Indonesia Terperosok di Klasemen

    Garuda Dibantai Australia, Indonesia Terperosok di Klasemen

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Sidney (20/03/25) – Tim Nasional Indonesia harus menelan kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Hasil ini tak hanya memperpanjang tren negatif skuad Garuda, tetapi juga memperumit peluang mereka untuk melangkah lebih jauh dalam kompetisi. Laga yang berlangsung di Allianz Stadium, Sydney, sejatinya bisa dimulai dengan […]

  • Garuda Taklukkan Bahrain 1-0, Tetap Bertahan di Posisi 4 Klasemen Grup C

    Garuda Taklukkan Bahrain 1-0, Tetap Bertahan di Posisi 4 Klasemen Grup C

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Jakarta, 25 Maret 2025 – Timnas Indonesia sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Bahrain dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (25/3/2025), Garuda tampil dominan dan memastikan tiga poin berkat gol tunggal Ole Romeny. Sejak menit awal, Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan. Tim […]

  • Camat Kemiling Tinjau Aliran Sungai Way Balau di Jalan Sejahtera

    Camat Kemiling Tinjau Aliran Sungai Way Balau di Jalan Sejahtera

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Camat Kemiling meninjau aliran Sungai Way Balau di Jalan Sejahtera, Bandar Lampung. Peninjauan ini bertujuan memastikan aliran air tetap lancar serta mengantisipasi potensi banjir. Pemerintah kecamatan juga menindaklanjuti arahan Wali Kota Bandar Lampung terkait pemantauan drainase. Camat Kemiling Tinjau Kondisi Sungai Way Balau Bandar Lampung, Battikpost.site – Camat Kemiling Andi S. Kesuma, SE., MM meninjau […]

  • Meneladani Rasulullah SAW: Amalan Utama di 10 Hari Terakhir Ramadhan

    Meneladani Rasulullah SAW: Amalan Utama di 10 Hari Terakhir Ramadhan

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Bandar Lampung – Ramadhan adalah tamu agung yang datang hanya sekali dalam setahun. Sejak hari pertama, kita disambut dengan limpahan rahmat dan kesempatan untuk memperbaiki diri. Namun, seperti semua perjalanan, Ramadhan juga memiliki akhirnya. Kini, kita telah memasuki 10 hari terakhir—fase paling istimewa yang Rasulullah SAW ajarkan untuk kita manfaatkan sebaik mungkin. Di malam-malam […]

expand_less