Breaking News
light_mode

Peletakan Batu Pertama Asrama Ponpes Arroudhotul Wahida : Amelia Nanda Sari Serukan Pendidikan

  • account_circle Editor
  • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
  • print Cetak

Lampung Selatan, BATTIK MEDIA, Pendidikan menjadi pilar utama dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul. Hal ini disampaikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Amelia Nanda Sari, S.H., M.H., dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Ruang Kelas dan Asrama Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Arroudhotul Wahida di Jalan Sultan Pesirah Lappung Dusun V B Jati Sari, Desa Jatimulyo Kecamatan Jati Agung Kabupeten Lampung Selatan, pada Minggu (2/2/2025).

Amel menegaskan bahwa alokasi anggaran 20% dari APBN maupun APBD untuk pendidikan harus dimanfaatkan secara maksimal demi kemajuan generasi muda.

Menurutnya, pendidikan bukan hanya tentang ilmu akademik, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak yang baik.

” Kita harus memastikan bahwa Lampung Selatan memiliki SDM unggul. Salah satu caranya adalah dengan mendorong pertumbuhan sekolah, baik swasta maupun pondok pesantren, agar semua anak mendapatkan akses pendidikan yang layak,” Jelas Amel, kepada wartawan, Minggu (2/2/2025).

Foto Arif : Sesi Foto bersama, Pimpinan Ponpes Arroudhotul Wahida, Abi Hasan Basri, beserta pengurus yayasan dan juga Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Amelia Nanda Sari, S.H.M.H., usai peletakan Batu Pertama Ruang Kelas dan Asrama Santri, Minggu (2/2/2025)

Politisi Partai Gerinda ini juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersinergi dalam mendukung pendidikan berbasis keagamaan seperti yang dijalankan oleh Pondok Pesantren Arroudhotul Wahida.

” Saya berharap, dengan adanya peletakan batu pertama ini, para santri semakin semangat dalam menimba ilmu, dan masyarakat juga turut berperan aktif dalam memaksimalkan pembangunan pondok ini,” tambahnya.

  • Dukungan Pemerintah Desa

Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Desa (Pemdes) Jatimulyo. Sekretaris Desa, Anton, menegaskan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan pondok pesantren dalam berbagai aspek.

” Kami dari pemerintah desa tentu ikut mendukung segala bentuk kegiatan di Pondok Pesantren Arroudhotul Wahida, baik dari segi fisik maupun kegiatan keagamaan,” ujar Anton.

Ia juga menegaskan bahwa koordinasi antara pondok pesantren dengan pemerintah desa hingga saat ini berjalan dengan baik.

” Kami sering menjalin silaturahmi, baik dengan aparatur desa, RT, maupun masyarakat sekitar. Harapan kami, pondok ini terus berkembang dan menjadi pusat pendidikan agama yang berkualitas,” lanjutnya.

Foto Arif : Santri Ponpes Arroudhotul Wahida, tampak bahagia saat foto bersama, Amelia Nanda Sari, S.H., M.H.,

  • Sejarah Perjuangan dan Kemandirian Ponpes.

Pondok Pesantren Arroudhotul Wahida didirikan oleh Abi Hasan Basri pada tahun 2013 dengan dana awal hanya lima juta rupiah.

Awalnya, dana tersebut direncanakan untuk pengurusan izin klinik, namun akhirnya dialokasikan untuk membangun pondokan asrama kecil beserta kolam ikan untuk budidaya lele.

” Sejak awal, saya ingin pondok ini memiliki kemandirian. Maka, kami mulai dengan budidaya lele. Alhamdulillah, kini berkembang dengan berbagai life skill seperti otomotif, gulung dinamo, jahit menjahit, dan budidaya anggur,” ungkap Abi Hasan Basri.

Meski mengalami banyak tantangan, pondok ini tetap bertahan berkat usaha mandiri dan bantuan dari para donatur. Saat ini, pondok juga memiliki pabrik tahu sebagai salah satu sumber pendanaan.

Foto Arif : Tampak juga, Ustadz Mubarok turut serta dalam prosesi peletakan Batu pertama Ruang Kelas dan Asrama Santri Ponpes Arroudhotul Wahida. 

Abi Hasan berharap kelak masa yang akan datang santri-santrinya bisa mandiri dan menggapai cita cita, serta menjadi pribadi yang mandiri dan unggul serta bermanfaat.

” Harapan saya, Pondok ini bisa menciptakan santri yang kreatif, terampil, mandiri, dan kaffah adalah visi utama pondok pesantren ini,” tutup Abi Hasan Basri.

Peletakan batu pertama ini dihadiri oleh berbagai lapisan masya mirakat, termasuk aparatur desa dan tokoh agama setempat. Kehadiran Anggota DPRD Lampung Selatan, Amelia Nanda Sari, S.H., M.H., menjadi dorongan semangat bagi santri dan masyarakat dalam mewujudkan pendidikan yang lebih baik. (Arif)

  • Penulis: Editor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polresta Bandar Lampung Bantu Ojol dengan Sembako dan Cek Kesehatan

    Polresta Bandar Lampung Bantu Ojol dengan Sembako dan Cek Kesehatan

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Bandar Lampung | Battikpost.site – Sebanyak 50 driver ojek online (ojol) menerima bantuan sosial dari Polresta Bandar Lampung dalam bentuk paket sembako dan layanan kesehatan gratis. Kegiatan berlangsung di Mapolresta Bandar Lampung pada Jumat (13/6/2025), sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Bhayangkara ke-79. Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, langsung menyerahkan bantuan kepada […]

  • Tanah Longsor Bandar Lampung, TNI dan BPBD Bergerak Cepat Tangani Rumah Warga Terdampak

    Tanah Longsor Bandar Lampung, TNI dan BPBD Bergerak Cepat Tangani Rumah Warga Terdampak

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle haris
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Battikpost.site — Tanah Longsor Bandar Lampung terjadi setelah hujan deras mengguyur kota sejak Minggu malam hingga Senin pagi (23/2/2026), mengakibatkan sebuah rumah warga di kawasan padat penduduk rusak akibat terjangan material tanah dari tebing belakang rumah. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 06.05 WIB di Jalan Pangeran Emir M. Noer, RT 05 LK 02, […]

  • Sidang Cerai Andre Taulany: Istri Persoalkan Domisili, Majelis Tunda Putusan

    Sidang Cerai Andre Taulany: Istri Persoalkan Domisili, Majelis Tunda Putusan

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

    Jakarta, Battik Post– Sidang perceraian antara Andre Taulany dan sang istri, Rien Wartia Trigina alias Erin, kembali digelar di Pengadilan Agama Tigaraksa, Senin (4/8/2025). Agenda sidang kali ini masih berfokus pada proses pembuktian eksepsi yang diajukan pihak Erin. “Agendanya masih pembuktian eksepsi,” ujar Juru Bicara PA Tigaraksa, Mohamad Sholahudin, kepada media.Baca Juga TerbaruGANMN Apresiasi Kinerja […]

  • Bonus Hari Raya Ojol Hanya Rp50 Ribu? Pemerintah Akan Bertindak!

    Bonus Hari Raya Ojol Hanya Rp50 Ribu? Pemerintah Akan Bertindak!

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle een1978
    • 0Komentar

    Jakarta, Battikpost – Sejumlah mitra ojek online (ojol) dan kurir online mulai menerima Bonus Hari Raya (BHR) dari platform seperti Gojek, Grab, dan Maxim. Namun, banyak yang merasa nominalnya tidak sesuai dengan ketetapan pemerintah, bahkan ada yang hanya mendapat Rp50 ribu! BHR ini diberikan berdasarkan Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), yang mengacu pada arahan […]

  • Gotong Royong TPU Kemiling Raya Jadi Agenda Rutin Pemerintah Kecamatan

    Gotong Royong TPU Kemiling Raya Jadi Agenda Rutin Pemerintah Kecamatan

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Karim saputra
    • 0Komentar

    Gotong royong TPU Kemiling Raya kembali berlangsung pada Kamis, 5 Februari 2026, di TPU Jalan Imam Bonjol. Camat Kemiling Raya memimpin langsung kegiatan bersama aparatur kelurahan dan unsur masyarakat guna menjaga kebersihan, ketertiban, serta fungsi sosial tempat pemakaman umum. Pemerintah Kecamatan Menjaga Fasilitas Umum Bandar Lampung, Battikpost.site — Gotong royong TPU Kemiling Raya menjadi agenda […]

  • LPAI Lampung Puji Polresta Bandar Lampung Amankan Pelaku Perkosaan Remaja

    LPAI Lampung Puji Polresta Bandar Lampung Amankan Pelaku Perkosaan Remaja

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    LPAI Apresiasi Langkah Cepat Polresta Bandar Lampung BANDAR LAMPUNG, Battikpost.site  – Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Provinsi Lampung memberikan apresiasi kepada Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandar Lampung, khususnya Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), yang bergerak cepat mengamankan salah satu dari dua terduga pelaku perkosaan terhadap seorang remaja berusia 18 tahun, sebut saja Bunga (bukan […]

expand_less