Warga Keluhkan Jalan Rusak di Karang Jaya
- account_circle Admin
- calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
- print Cetak

Warga Desa Karang Jaya, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan, mengeluhkan kondisi jalan kabupaten yang melintasi wilayah mereka. Jalan tersebut rusak berat dan belum pernah diperbaiki sejak sekitar tahun 2012, padahal menjadi akses utama menuju sekolah, pasar, dan pusat kegiatan ekonomi warga.
Jalan Kabupaten di Karang Jaya Rusak Parah Selama Lebih dari Satu Dekade
Lampung Selatan, Battikpost.site — Warga Desa Karang Jaya menilai kondisi jalan kabupaten yang melintasi wilayah mereka semakin memprihatinkan. Jalur tersebut menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Merbau Mataram dengan pusat kabupaten.
Kini, permukaannya dipenuhi lubang, batu, dan genangan lumpur. Setiap hari, warga melintas dengan penuh kehati-hatian agar tidak tergelincir.
“Seumur hidup saya, jalan ini cuma sekali dibangun. Itu pun sudah lama banget, mungkin tahun 2012-an. Setelah itu ya begini terus,” tutur seorang warga Karang Jaya, Kamis (9/10/2025), dengan nada pasrah namun penuh harap.
Kerusakan terjadi hampir di seluruh ruas jalan. Saat hujan turun, jalan berubah menjadi kubangan lumpur, sedangkan di musim kemarau, debu tebal beterbangan dan mengganggu pandangan pengendara. Kondisi itu memperlambat aktivitas warga dan menurunkan kenyamanan berkendara.
Warga mengaku sudah beberapa kali menyampaikan keluhan kepada pemerintah desa dan kecamatan. Namun hingga kini, belum ada tanda-tanda perbaikan dari pihak kabupaten.
Mereka berharap pemerintah segera meninjau kondisi jalan dan melakukan perbaikan demi keselamatan pengguna jalan.
Pelajar Terpaksa Melintasi Jalan Rusak Setiap Hari
Kerusakan jalan kabupaten di Karang Jaya berdampak besar bagi pelajar yang setiap hari menempuh perjalanan ke sekolah. Banyak siswa harus berjalan kaki atau mengendarai sepeda motor melewati jalan berlubang dan licin.
Kondisi itu menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua karena risiko kecelakaan sangat tinggi, terutama saat musim hujan.
“Mas, bayangin aja, anak-anak tiap hari lewat jalan ini buat ke sekolah. Kasihan, kalau jatuh gimana? Mereka kan masih kecil, masih SMP dan SMK. Ada yang sekolah di Suban, ada juga yang di Mekar Jaya,” ujarnya lirih, sambil menunjuk deretan anak berseragam yang melintas hati-hati di antara batu dan lumpur.
Setiap pagi, para orang tua merasa cemas melepas anak mereka pergi sekolah. Sebagian anak terpaksa menuntun motor ketika jalan terlalu licin, sementara yang lain memilih berjalan kaki agar tidak tergelincir. Keadaan ini menggambarkan betapa pentingnya perbaikan infrastruktur jalan kabupaten bagi keselamatan pelajar dan masyarakat.
Akses jalan yang baik tidak hanya memperlancar transportasi, tetapi juga memberikan rasa aman dan meningkatkan semangat belajar anak-anak di wilayah pedesaan seperti Karang Jaya.
Harapan Warga terhadap Pemerintah Kabupaten
Meski belum ada perbaikan, warga Karang Jaya tetap optimistis. Mereka percaya pemerintah kabupaten akan memperhatikan kondisi jalan sebagaimana proyek perbaikan yang sudah berjalan di wilayah sekitar.
“Kami dengar desa sebelah, Suban dan Karang Raja, sedang diperbaiki jalannya. Katanya anggarannya delapan miliar. Kami senang dengar kabar itu. Mudah-mudahan tahun depan giliran desa kami,” ujar warga lainnya penuh optimisme.
Harapan itu menjadi semangat bagi warga untuk terus beraktivitas meski kondisi jalan sulit dilalui. Mereka yakin, perbaikan jalan kabupaten akan meningkatkan mobilitas warga dan mempercepat pertumbuhan ekonomi. Dengan akses yang lancar, hasil pertanian bisa lebih cepat dibawa ke pasar, biaya transportasi berkurang, dan pendapatan masyarakat meningkat.
Selain itu, jalan yang baik akan memudahkan guru, tenaga kesehatan, dan petugas pelayanan publik menjangkau desa. Warga percaya, pembangunan infrastruktur yang merata akan menciptakan kesejahteraan bersama.
Jalan Kabupaten Berperan Penting dalam Perekonomian Lokal
Sebagian besar warga Karang Jaya bekerja sebagai petani dan pedagang kecil. Mereka mengandalkan jalan kabupaten sebagai jalur utama pengangkutan hasil panen seperti singkong, padi, dan sayuran ke pasar di wilayah tetangga. Namun kerusakan jalan membuat kendaraan angkut sulit masuk ke area perkebunan.
Kondisi itu memaksa petani menjual hasil panen dengan harga lebih murah kepada pengepul yang datang ke desa. Akibatnya, keuntungan mereka berkurang. Warga menilai, jika jalan diperbaiki, rantai distribusi hasil pertanian akan lebih efisien dan harga jual bisa meningkat.
Selain memperkuat sektor pertanian, jalan kabupaten yang baik juga menunjang pelayanan publik. Ambulans, kendaraan dinas, dan petugas kesehatan akan lebih mudah menjangkau masyarakat. Karena itu, warga menilai perbaikan jalan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga kebutuhan dasar untuk meningkatkan kualitas hidup.
Desakan Agar Pemerintah Kabupaten Segera Bertindak
Hingga berita ini diterbitkan, pemerintah Kabupaten Lampung Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait rencana perbaikan jalan kabupaten di wilayah Karang Jaya. Namun warga berharap aspirasi mereka segera mendapat perhatian dan ditindaklanjuti dengan langkah nyata.
Mereka menilai, perbaikan jalan harus menjadi prioritas pembangunan daerah. Pemerataan infrastruktur akan menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi desa-desa di wilayah Merbau Mataram.
Warga juga berharap pemerintah desa bersama pihak kecamatan menyuarakan keluhan ini ke tingkat kabupaten. Mereka percaya, melalui koordinasi dan kemauan politik yang kuat, jalan kabupaten di Karang Jaya dapat diperbaiki dalam waktu dekat.
Baca Juga Berita Populer
Bagi warga, jalan bukan sekadar sarana penghubung. Jalan kabupaten menjadi urat nadi kehidupan yang menentukan maju tidaknya perekonomian desa. Karena itu, mereka menantikan langkah konkret dari pemerintah agar kondisi jalan yang rusak segera berakhir dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. (Tim).
- Penulis: Admin


