Breaking News
light_mode

Kemenkes Tegur Rumah Sakit Gunakan Alat Kesehatan Tak Layak

  • account_circle orba battik
  • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
  • print Cetak

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan akan menegur rumah sakit yang terbukti menggunakan alat kesehatan tidak layak. Kebijakan ini muncul setelah kasus di sebuah rumah sakit daerah menimbulkan kekhawatiran publik karena mengancam keselamatan pasien.


Kemenkes Tegaskan Pentingnya Standar Alat Kesehatan

Jakarta, Battikpost.site — Kemenkes menyatakan komitmen untuk menindak tegas rumah sakit yang lalai menjaga standar pelayanan kesehatan. Tindakan ini dilakukan setelah muncul laporan mengenai kondisi alat medis yang tidak layak pakai di salah satu rumah sakit daerah.

Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan (Dirjen Keslan) Kemenkes, Azhar Jaya, menyoroti pentingnya pencegahan dan kebersihan di lingkungan rumah sakit.

Kita sangat sayangkan sekali dengan adanya belatung dan sebagainya ya. Dan tentu saja ini harus prevention, infection-nya harus super baik,” kata Azhar Jaya kepada wartawan di Jakarta Selatan, Minggu (5/10/2025).

Azhar menilai, penggunaan alat kesehatan di bawah standar berisiko besar terhadap keselamatan pasien. Selain itu, kelalaian semacam ini juga merusak kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan publik. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab utama menjaga kualitas alat kesehatan berada di tangan pengelola rumah sakit.

Kondisi Darurat Tak Bisa Jadi Alasan Pembenaran

Azhar menjelaskan, rumah sakit yang terlibat dalam kasus tersebut berdalih menghadapi situasi darurat sehingga tidak dapat merujuk pasien ke fasilitas lain. Namun, menurutnya, alasan itu tetap tidak bisa diterima.

Biasanya kan karena ini tidak seterusnya ya. Mungkin pada saat itu pasien emergensinya lagi penuh, sehingga pasien ini mungkin tidak bisa dirujuk ke mana-mana. Akhirnya direktur rumah sakit merasa dia perlu memberikan pertolongan dengan alat yang ada, walaupun ini sebenarnya kurang baik buat pasiennya,” ujarnya.

Ia menegaskan, kondisi darurat bukan alasan untuk mengabaikan keselamatan pasien. Rumah sakit harus memiliki prosedur darurat yang memastikan pelayanan tetap aman tanpa melanggar standar alat kesehatan.

Kemenkes berencana memberikan sanksi berupa surat peringatan kepada pihak rumah sakit yang lalai. Azhar menambahkan, informasi mengenai kasus ini pertama kali diketahui melalui unggahan di media sosial.

Saya akan memberikan teguran kepada Direktur Rumah Sakit itu, supaya tidak terjadi lagi. Terima kasih nih teman-teman media ya, karena membantu kami untuk melihat kekurangan-kekurangan di daerah,“ kata Azhar.

Ombudsman Ikut Awasi Kasus di Aceh

Kasus alat kesehatan tidak layak itu juga menarik perhatian Ombudsman RI Perwakilan Aceh. Lembaga tersebut menindaklanjuti laporan tentang temuan belatung di ranjang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Cut Meutia, Aceh Utara.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dian Rubianty, memastikan pihaknya akan segera meminta klarifikasi resmi dari pihak terkait.

Kami akan meminta klarifikasi resmi dari manajemen RSUD Cut Meutia dan Dinas Kesehatan Aceh Utara terkait laporan yang beredar di media dan kejadian ini sangat memprihatinkan,” ujar Dian.

Menurutnya, temuan tersebut menjadi peringatan keras bagi pengelola rumah sakit. Ombudsman menilai pengawasan internal di rumah sakit masih lemah, terutama dalam penerapan standar kebersihan dan pengendalian infeksi.

Dian menambahkan, meski belum ada laporan resmi dari pasien atau keluarga, pihaknya tetap menganggap kasus ini serius. Ia menilai lembaga kesehatan harus memastikan pelayanan publik tetap memenuhi standar kebersihan dan keselamatan.

Kemenkes Dorong Evaluasi Nasional Rumah Sakit

Sebagai tindak lanjut, Kemenkes berkomitmen memperketat pengawasan terhadap seluruh rumah sakit di Indonesia. Pengawasan itu meliputi pemeriksaan alat kesehatan, sistem pencegahan infeksi, dan kebersihan fasilitas medis.

Evaluasi berkala akan diterapkan di setiap daerah untuk memastikan alat kesehatan berfungsi sesuai standar. Langkah ini juga bertujuan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem kesehatan nasional.

Azhar berharap setiap rumah sakit memperhatikan kebersihan dan sistem pengendalian infeksi secara ketat. Ia menegaskan, rumah sakit harus mengutamakan keselamatan pasien dan mencegah terulangnya insiden serupa.

Pasien harus mendapatkan pelayanan yang aman, bersih, dan manusiawi,” ujarnya.

Kemenkes juga mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan temuan terkait alat kesehatan tidak layak atau layanan yang tidak memenuhi standar. Laporan masyarakat akan menjadi bahan penting bagi pemerintah dalam melakukan pembinaan dan evaluasi terhadap fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia.

Keselamatan Pasien Jadi Prioritas Nasional

Kasus di Aceh menjadi pengingat penting bagi semua pihak tentang pentingnya pengawasan fasilitas kesehatan. Pemerintah berupaya memastikan seluruh rumah sakit menerapkan standar pelayanan yang mengutamakan keselamatan dan kebersihan.

Melalui kebijakan pengawasan berlapis dan evaluasi berkala, Kemenkes berharap setiap fasilitas kesehatan mampu menjaga mutu pelayanan. Upaya tersebut diharapkan dapat mencegah terulangnya kasus alat kesehatan tidak layak yang dapat membahayakan pasien.

Kemenkes menegaskan, peningkatan kualitas pelayanan publik di sektor kesehatan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kedisiplinan tenaga medis dan pengawasan manajemen rumah sakit. Dengan kerja sama antara pemerintah, media, dan masyarakat, sistem kesehatan Indonesia diharapkan semakin transparan, bersih, dan berorientasi pada keselamatan pasien. (**).

  • Penulis: orba battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tangani KLB Campak, Khofifah Salurkan 9.825 Vaksin MR ke Sumenep

    Tangani KLB Campak, Khofifah Salurkan 9.825 Vaksin MR ke Sumenep

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

    Sumenep ,BattikPost Site – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bergerak cepat menangani Kasus Luar Biasa (KLB) Campak di Kabupaten Sumenep. Pada Sabtu (23/8/2025), Khofifah meninjau pasien campak di RSUD dr. Moh. Anwar sekaligus memastikan langkah terpadu dijalankan untuk menekan penyebaran penyakit yang telah menelan 17 korban jiwa. Rapat Teknis & Vaksinasi Simbolis Sebelumnya, Khofifah […]

  • Ketua COMBAT DPD Lampung Hendri Sudirman Harapkan Regulasi Jelas dan Pemberian THR bagi Driver Online

    Ketua COMBAT DPD Lampung Hendri Sudirman Harapkan Regulasi Jelas dan Pemberian THR bagi Driver Online

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

     Battikpost, Lampung, [09/03/25] – Ketua COMBAT (Cikal Orang Mau Hebat) DPD Lampung, Hendri Sudirman, menyoroti pentingnya kesejahteraan driver online, terutama terkait kepastian Tunjangan Hari Raya (THR). Menurutnya, meskipun driver online masih berstatus sebagai mitra, mereka memiliki peran besar dalam industri transportasi daring dan sudah selayaknya mendapatkan apresiasi berupa THR yang lebih jelas dan terjamin. “Kami […]

  • Dendi Ramadhona Dituntut 11 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi SPAM

    Dendi Ramadhona Dituntut 11 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi SPAM

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jaksa Penuntut Umum menuntut Dendi Ramadhona dituntut 11 tahun penjara dalam perkara dugaan korupsi proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Dana Alokasi Khusus Tahun Anggaran 2022. Jaksa juga menuntut pembayaran uang pengganti senilai Rp31 miliar serta membacakan tuntutan terhadap empat terdakwa lainnya. Jaksa Tuntut Dendi Ramadhona 11 Tahun Penjara Bandar Lampung, Battikpost.site — Jaksa Penuntut […]

  • Curhat Ibu Pinjam Beras 1 Kg Gerakkan Relawan Sosial Lampung

    Curhat Ibu Pinjam Beras 1 Kg Gerakkan Relawan Sosial Lampung

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Curhat seorang ibu yang hendak meminjam beras satu kilogram di Lampung akhirnya menggerakkan relawan sosial Lampung membantu anak disabilitas dan pejuang leukemia. Peristiwa ini terjadi Selasa, 27 Januari 2026, setelah relawan mendatangi langsung kediaman keluarga tersebut. Kondisi Keluarga yang Memprihatinkan Bandar Lampung, Battikpost.site — Kisah haru ini bermula dari kehidupan seorang ibu dengan tiga anak […]

  • Wagub Lampung Jawab DPRD Soal RPJMD dan Investasi 2025

    Wagub Lampung Jawab DPRD Soal RPJMD dan Investasi 2025

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Battikpost.site – DPRD Provinsi Lampung menggelar rapat paripurna Pembicaraan Tingkat I dengan agenda Jawaban Gubernur Lampung atas pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap tiga Raperda, Rabu (2/7/2025). Dua di antaranya merupakan usulan Pemerintah Provinsi Lampung, yaitu Raperda Tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal serta Raperda RPJMD Provinsi Lampung Tahun 2025–2029. Wakil Gubernur Lampung, Jihan […]

  • Pemprov Lampung Hapus Uang Komite SMA/SMK/SLB Negeri Mulai Tahun Ajaran 2025/2026

    Pemprov Lampung Hapus Uang Komite SMA/SMK/SLB Negeri Mulai Tahun Ajaran 2025/2026

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung mengumumkan penghapusan uang komite bagi seluruh satuan pendidikan negeri jenjang SMA, SMK, dan SLB mulai tahun ajaran 2025/2026. Kebijakan ini merupakan instruksi langsung Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, yang disampaikan dalam rapat bersama kepala sekolah se-Lampung di SMA Negeri 2 Bandar Lampung, Kamis (5/6/2025). 203 Ribu Siswa Negeri […]

expand_less