Breaking News
light_mode

Dzikir Lebih Utama dari Doa Saat Sakaratul Maut, Ini Kata Gus Baha

  • account_circle orba battik
  • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
  • print Cetak

Battikpost, Bandar Lampung – Menjelang sakaratul maut, banyak orang bertanya: mana yang lebih utama, berdoa atau berdzikir? Pertanyaan ini tak hanya datang dari kalangan awam, tapi juga dari umat yang sehari-hari tak lepas dari ibadah.

Pada detik-detik terakhir kehidupan, memilih antara doa dan dzikir bukanlah perkara sepele. Ia menjadi bahan renungan yang dalam bagi setiap muslim yang ingin mengakhiri hidup dengan husnul khatimah.

Di tengah masyarakat, sebagian besar meyakini bahwa doa adalah pengiring terbaik menuju akhir hayat. Namun, sebagian lainnya memandang dzikir—mengingat Allah dengan lisan dan hati—sebagai amalan yang lebih layak dilakukan.

Gus Baha: Nabi Menganjurkan Dzikir, Bukan Doa

Ulama kharismatik Nusantara, KH Ahmad Bahauddin Nursalim—akrab disapa Gus Baha—memberikan penjelasan mendalam soal amalan terbaik di ujung kehidupan. Dalam salah satu ceramahnya, Gus Baha menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW tidak menyuruh umatnya untuk berdoa ketika menghadapi sakaratul maut, melainkan berdzikir.

Orang kalau mau meninggal itu, sama Nabi hanya disuruh nyebut ‘Allah, Allah’. Nabi tidak menyuruh berdoa karena berdoa itu bagi orang kebanyakan,” ujar Gus Baha, seperti dikutip dari kanal YouTube @Channel_Nasehat, Jumat (11/4/2025).

Dzikir Menguatkan Jiwa, Doa Mengundang Harap

Menurut Gus Baha, dzikir lebih utama karena menciptakan ketenangan jiwa. Sementara doa sering kali membawa harapan-harapan duniawi yang justru menambah kegelisahan hati, terutama jika harapan tersebut tidak terkabul.

Kalau Anda berdoa, pasti hati Anda akan bertanya: doaku mujarab atau tidak? Doa saya makbul atau tidak?” jelasnya.

Sebaliknya, menyebut nama Allah dengan tulus menghilangkan beban batin dan membawa seseorang pada kepasrahan total kepada-Nya.

Sebut Nama-Nya Hingga Nafas Terakhir

Gus Baha menganjurkan agar seorang muslim membiasakan mengucapkan dzikir, cukup dengan lafaz Allah, Allah, diiringi kesadaran penuh dan hati yang tenang.

Sudah, sampai kamu mati, bilang saja ‘Allah, Allah, Allah’,” ucapnya dengan lembut namun tegas.

Ia juga mengingatkan pentingnya mengenal sifat-sifat Allah saat berdzikir agar dzikir tidak hanya menjadi rutinitas lisan, tapi juga hadir dalam hati.

Terus nyifati Allah. Kamu ingat Allah dengan segala sifat-Nya. Siapa Dia? Rahman, Rahim. Siapa Dia? Khairul ghafirin. Siapa Dia? Arhamurrahimin,” tuturnya.

Dzikir: Jalan Menuju Kepasrahan Sempurna

Dalam menghadapi kematian, dzikir menjadi pengingat keagungan dan kasih sayang Allah. Ia mengantarkan jiwa kepada ketenangan, bukan harapan-harapan yang belum tentu tercapai.

Ketulusan dalam berdzikir menjadikan seseorang lebih siap dan pasrah menerima takdir Ilahi. Tidak ada lagi ganjaran yang dicari, tak ada lagi hasil yang ditunggu—yang tersisa hanyalah cinta, rindu, dan kepasrahan total kepada Sang Maha Pengasih.

Gus Baha menutup penjelasannya dengan mengingatkan, bahwa meskipun doa memiliki tempat istimewa dalam kehidupan seorang muslim, namun saat kematian tiba, dzikir adalah jalan ketenangan yang sejati. (Orba).

  • Penulis: orba battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • GANMN Dukung Penertiban Tambang Emas Ilegal di Way Kanan

    GANMN Dukung Penertiban Tambang Emas Ilegal di Way Kanan

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Generasi Anti Narkotika dan Miras Nasional mendukung penertiban tambang emas ilegal di Way Kanan oleh Polda Lampung dan TNI. Organisasi tersebut menilai langkah aparat penting untuk menegakkan hukum serta melindungi lingkungan dari kerusakan akibat aktivitas tambang tanpa izin. GANMN Apresiasi Penertiban Tambang Emas Ilegal LAMPUNG, Battikpost.site — Generasi Anti Narkotika dan Miras Nasional (GANMN) menyampaikan […]

  • Gateball Tunggal Putri Lampung Melaju ke Delapan Besar Pornas Korpri XVII

    Gateball Tunggal Putri Lampung Melaju ke Delapan Besar Pornas Korpri XVII

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Gateball Tunggal Putri Lampung memastikan tempat di babak delapan besar Pekan Olahraga Nasional (Pornas) Korpri XVII Palembang setelah menyapu bersih kemenangan di penyisihan Grup B. Tim Lampung tampil solid dan menunjukkan performa konsisten di setiap laga. Tampil Gemilang di Babak Penyisihan Palembang, Battikpost.site — Kontingen Gateball Tunggal Putri Lampung mencatat hasil gemilang pada pertandingan penyisihan […]

  • Ojol Lampung Gelar Doa Bersama untuk Brigpol Arya Supena

    Ojol Lampung Gelar Doa Bersama untuk Brigpol Arya Supena

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Komunitas ojek online dan Gaspool Lampung menggelar doa bersama untuk Brigpol Arya Supena, S.H., di Bandar Lampung. Ratusan peserta mengikuti kegiatan tersebut sebagai bentuk penghormatan atas gugurnya anggota kepolisian saat menggagalkan aksi pencurian kendaraan bermotor di Jalan ZA Pagar Alam. Ratusan Ojol Ikut Doa Bersama untuk Brigpol Arya Supena Bandar Lampung, Battikpost.site — Ratusan pengemudi […]

  • Rumah di Gedung Meneng Dilalap Api, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

    Rumah di Gedung Meneng Dilalap Api, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Bandar Lampung – Warga Jl. Cengkeh 1, Kelurahan Gedung Meneng, Kecamatan Rajabasa, dikejutkan oleh kobaran api yang melahap sebuah rumah pada Senin (10/3/2025) malam. Diduga akibat korsleting listrik, rumah permanen tersebut hangus dalam hitungan menit, menyebabkan kerugian hingga Rp250 juta. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Anthony Irawan, mengatakan bahwa […]

  • LSM KAKI Lampung Pertanyakan Polda Lampung Soal Kasus Welly Adiwantra

    LSM KAKI Lampung Pertanyakan Polda Lampung Soal Kasus Welly Adiwantra

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Polemik mengenai Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Tengah, Welly Adiwantra, kembali mencuat. LSM KAKI Lampung mempertanyakan perkembangan penanganan kasus yang pernah menyeret nama pejabat tersebut. Publik juga menyoroti manuver birokrasi terbaru yang memicu polemik. Polemik Manuver Birokrasi Sekda Lampung Tengah Lampung, Battikpost.site — Perdebatan publik mengenai kasus Welly Adiwantra kembali muncul di Kabupaten Lampung Tengah. Aktivis […]

  • Brigadir Arya Supena Gugur Saat Gagalkan Curanmor

    Brigadir Arya Supena Gugur Saat Gagalkan Curanmor

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Brigadir Arya Supena, anggota Ditintelkam Polda Lampung, gugur setelah terkena tembakan saat menggagalkan aksi curanmor di Bandar Lampung, Sabtu pagi, 9 Mei 2026. Insiden itu terjadi di Jalan ZA Pagaralam, Kelurahan Labuhan Ratu, sekitar pukul 05.30 WIB. Kronologi Penembakan Brigadir Arya Supena Bandar Lampung, Battikpost.site — Peristiwa tragis itu memicu duka mendalam di lingkungan Kepolisian […]

expand_less